Uncategorized

Webinar Live Instagram JAHERA ‘Herbal Healing’ : Mengajak Generasi Muda untuk Kembali Mengenal Manfaat Tanaman Herbal

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Webinar Live Instagram JAHERA ‘Herbal Healing’ : Mengajak Generasi Muda untuk Kembali Mengenal Manfaat Tanaman Herbal Tanggal Rilis: 19 Oct 2024 | 00:00 Lokasi: Panggarangan, Lebak Selatan Penulis: Patricia Lorena Panggarangan, Lebak Selatan, 19 Oktober 2024 – Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan membangun kembali kepercayaan generasi muda terhadap penggunaan tanaman herbal, Jelajahi Herbal Nusantara (JAHERA) Tim 2 Humanity Project akan menyelenggarakan webinar live Instagram pada tanggal 19 Oktober 2024 melalui platform Instagram @yuk.jahera. Webinar live Instagram dipandu oleh Juan Andreas sebagai host, dengan narasumber Resti Yuliani, sebagai pemilik Kafe Herbal di Vila Hejo Kiarapayung, Panggarangan, Lebak Selatan. Live Instagram dihadiri oleh sekitar 40 peserta yang aktif berpartisipasi dengan mengajukan pertanyaan terkait pemanfaatan tanaman herbal. Diskusi meliputi kearifan lokal jamu, manfaat herbal, serta kiat dan resep tradisional. Peserta juga berkonsultasi mengenai resep herbal untuk perawatan kulit, rambut, dan asam lambung, membuka peluang bagi generasi muda untuk kembali memahami pentingnya tanaman herbal. “Acaranya sangat bagus, karena mengangkat topik herbal yang jarang diminati anak muda. Jadi kalau misal ada anak muda yang membahas pasti pembahasannya lebih asik dan juga lebih mudah di notice oleh anak muda.” Ujar Resti Yuliani, pemilik Kafe Herbal. Resti Yuliani juga berharap generasi muda semakin banyak mengonsumsi tanaman herbal, sehingga tidak hanya konsumsi meningkat, tetapi juga transaksi herbal di Indonesia mengalami pertumbuhan. “Mudah-mudahan, lebih banyak anak muda yang minum tanaman herbal dan juga lebih banyak yang menjual. Soalnya, kalau banyak yang jual pastinya pembeli juga meningkat dan tingkat konsumsi juga pasti terdampak. Sekarang kan masih langka, kalau begitu aksesnya pasti lebih mudah.” Selama webinar Instagram live, antusiasme generasi muda menunjukkan bahwa tanaman herbal masih memiliki potensi besar untuk berkembang di kalangan mereka. Harapannya, tanaman herbal dapat terus menjadi bagian dari kearifan lokal yang tidak dilupakan oleh generasi muda di Indonesia. Penulis: Patricia LorenaUntuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi:Anis Faisal RezaKetua Gugus Mitigasi Lebak SelatanTelp. +62 878-0979-8555 — Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan: Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah sebuah komunitas  yang didirikan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Panggarangan, Lebak Selatan, Banten. Sebagai sebuah inisiatif masyarakat yang bertujuan untuk membangun masyarakat Lebak Selatan yang siaga dan tangguh dalam menghadapi bencana, GMLS bergerak dalam bidang mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana. Per tahun 2023, Gugus Mitigasi Lebak Selatan beranggotakan delapan orang dari berbagai latar belakang dan usia. Berkolaborasi dengan 28 kolaborator yang bergerak di berbagai bidang, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mewujudkan Tsunami Ready Program di wilayah Lebak Selatan yang diukur melalui 12 Tsunami Ready Indicators. Saat ini, Gugus Mitigasi Lebak Selatan sedang menginisiasi Community Resilience Program di wilayah Lebak Selatan bersama kolaborator dan perguruan tinggi dari berbagai negara. Sejak pertama kali dibentuk pada 13 Oktober 2020, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari banyak pihak, di antaranya National Tsunami Ready Board (NTRB) Indonesia dan penganugerahan status Tsunami Ready oleh International Oceanographic Commission UNESCO (IOC-UNESCO). Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.gmls.org, dan media sosial GMLS, Instagram (@gugusmitigasibaksel), TikTok (@gugusmitigasibaksel), YouTube (Gugus Mitigasi Lebak Selatan), dan Facebook (Gugus Mitigasi Lebak Selatan). Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Webinar Live Instagram JAHERA ‘Herbal Healing’ : Mengajak Generasi Muda untuk Kembali Mengenal Manfaat Tanaman Herbal Read More »

Kunjungan Marimba Kedua: Meningkatkan Minat Baca Anak di Desa Panggarangan

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Kunjungan Marimba Kedua: Meningkatkan Minat Baca Anak di Desa Panggarangan Tanggal Rilis: 12 Oct 2024 | 10:00 Lokasi: Panggarangan, Lebak Penulis: Benediktus Kuncoro Pamungkas Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) bersama mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) sukses melaksanakan kunjungan kedua kegiatan Marimba pada 12 Oktober 2024, bertujuan untuk meningkatkan minat baca anak-anak di Desa Panggarangan. Desa Panggarangan, 12 Oktober 2024 – Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) bersama mahasiswa dari Tim 1 Humanity Project Batch 5 Universitas Multimedia Nusantara (UMN) telah sukses melaksanakan kunjungan kedua kegiatan Marimba (Mari Membaca) pada tanggal 12 Oktober 2024. Acara ini bertujuan untuk mengajak anak-anak di Desa Panggarangan membaca buku, bercerita, dan bermain bersama, serta menyisipkan nilai-nilai kehidupan yang baik. Kegiatan Marimba kedua berlangsung di Desa Panggarangan dari pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Dalam acara tersebut, Tim 1 Humanity Project Batch 5 mengajak anak-anak untuk berpartisipasi dalam berbagai aktivitas menarik, termasuk bermain Pesan Berantai, Membaca Buku Anak, bermain Ular Naga, dan melakukan Tebak-tebakan mengenai mitigasi bencana. “Kegiatan Marimba ini adalah upaya kami untuk meningkatkan minat baca anak-anak sekaligus memberikan pemahaman tentang mitigasi bencana dengan cara yang menyenangkan,” ujar salah satu anggota tim Humanity Project. “Kami percaya bahwa belajar melalui permainan dapat membantu anak-anak lebih mudah memahami informasi penting.” Acara ini mendapat sambutan hangat dari anak-anak dan masyarakat setempat. Dengan pendekatan interaktif dan menyenangkan, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam setiap aktivitas yang dilakukan. Gugus Mitigasi Lebak Selatan berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan literasi dan pendidikan di daerah rawan bencana. Kegiatan Marimba ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana sambil memberikan pendidikan yang bermanfaat. Dengan keberhasilan kegiatan ini, tim Humanity Project berharap dapat melanjutkan program-program serupa di masa mendatang untuk terus memberdayakan anak-anak dan masyarakat di Desa Panggarangan. Penulis: Benediktus Kuncoro Pamungkas Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi: Anis Faisal Reza Ketua Gugus Mitigasi Lebak Selatan Telp. +62 878-0979-8555 — Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan: Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah sebuah komunitas  yang didirikan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Panggarangan, Lebak Selatan, Banten. Sebagai sebuah inisiatif masyarakat yang bertujuan untuk membangun masyarakat Lebak Selatan yang siaga dan tangguh dalam menghadapi bencana, GMLS bergerak dalam bidang mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana. Per tahun 2023, Gugus Mitigasi Lebak Selatan beranggotakan delapan orang dari berbagai latar belakang dan usia. Berkolaborasi dengan 28 kolaborator yang bergerak di berbagai bidang, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mewujudkan Tsunami Ready Program di wilayah Lebak Selatan yang diukur melalui 12 Tsunami Ready Indicators. Saat ini, Gugus Mitigasi Lebak Selatan sedang menginisiasi Community Resilience Program di wilayah Lebak Selatan bersama kolaborator dan perguruan tinggi dari berbagai negara. Sejak pertama kali dibentuk pada 13 Oktober 2020, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari banyak pihak, di antaranya National Tsunami Ready Board (NTRB) Indonesia dan penganugerahan status Tsunami Ready oleh International Oceanographic Commission UNESCO (IOC-UNESCO). Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.gmls.org, dan media sosial GMLS, Instagram (@gugusmitigasibaksel), TikTok (@gugusmitigasibaksel), YouTube (Gugus Mitigasi Lebak Selatan), dan Facebook (Gugus Mitigasi Lebak Selatan). Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Kunjungan Marimba Kedua: Meningkatkan Minat Baca Anak di Desa Panggarangan Read More »

Safari Kampung: Edukasi dan Kreativitas Anak di Kampung Cisi’ih Situregen

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Safari Kampung: Edukasi dan Kreativitas Anak di Kampung Cisi’ih Situregen Tanggal Rilis: 12 Oct 2024 | 00:00 Lokasi: Panggarangan, Lebak Penulis: Fakhira Nurul Ramadhani Universitas Multimedia Nusantara (UMN) bekerja sama dengan Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) menggelar event “Safari Kampung” di Kampung Cisiih, Banten. Event ini mengedukasi anak-anak melalui permainan edukatif yang mendorong berpikir kritis, kerjasama tim, dan kreativitas. Berbeda dari sebelumnya, event kali ini menggabungkan mitigasi bencana dengan pengembangan pariwisata berbasis komunitas, dengan tujuan meningkatkan ekonomi lokal dan keberlanjutan. Selain itu, Desa Situregen dipilih sebagai titik evakuasi yang berpotensi jadi destinasi wisata. Panggarangan, Lebak – Sebagai bagian dari program Merdeka Belajar: Kampus Merdeka (MBKM), Universitas Multimedia Nusantara (UMN) kembali bekerja sama dengan Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) dalam menggelar event bertajuk “Safari Kampung”. Event ini dilaksanakan di Kampung Cisiih, Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten. Tujuan event ini adalah untuk memberikan edukasi dengan cara yang lebih menyenangkan dan partisipatif, melalui serangkaian permainan yang dirancang khusus untuk anak-anak. Dalam kegiatan kali ini, para mahasiswa MBKM mengajak permainan edukatif Tebak-Tebakan dan ABC 5 Dasar yang tidak hanya menghibur, tapi juga membuat anak-anak dapat berpikir kritis, bekerjasama dalam tim, dan mengembangkan kemampuan creative thinking (pemikiran kreatif). “Kami berharap dengan pendekatan yang berbeda ini, anak-anak di Kampung Cisi’ih tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga merasakan keseruan dan kebersamaan,” ujar Putu Runityaningsih sebagai anggota event Safari Kampung. Adapun yang membedakan Safari Kampung Batch 5 dari batch sebelumnya adalah pendekatannya yang lebih interaktif, berbasis permainan, serta penggabungan mitigasi bencana dengan potensi pariwisata yang berfokus pada pengembangan ekonomi lokal dan keberlanjutan. Di samping itu, peran aktif Paguyuban Pohon Kelapa Kampung Cisiih dan keterlibatan anak-anak sebagai sasaran utama menjadikan program ini lebih partisipatif dan berfokus pada masa depan. “ini bisa dijadikan momentum yang baik untuk warga, disamping ini untuk mitigasi, tapi lokasi ini akan dijadikan untuk wisata.” sambutan Fauzy Fathulloh sebagai anggota Paguyuban Pohon Kelapa Kampung Cisi’ih Situregen. Event Safari Kampung ini tidak hanya fokus pada permainan, tetapi juga mencoba untuk menggabungkan kesiapsiagaan dengan pengembangan wisata berbasis komunitas. Desa Situregen, khususnya Pasir Tangkil, dianggap sebagai titik strategis evakuasi yang juga dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata. Ini memberikan nilai tambah yang besar untuk masyarakat dalam jangka panjang. Penulis: Fakhira Nurul Ramadhani Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi: Anis Faisal Reza Ketua Gugus Mitigasi Lebak Selatan Telp. +62 878-0979-8555 — Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan: Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah sebuah komunitas  yang didirikan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Panggarangan, Lebak Selatan, Banten. Sebagai sebuah inisiatif masyarakat yang bertujuan untuk membangun masyarakat Lebak Selatan yang siaga dan tangguh dalam menghadapi bencana, GMLS bergerak dalam bidang mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana. Per tahun 2023, Gugus Mitigasi Lebak Selatan beranggotakan delapan orang dari berbagai latar belakang dan usia. Berkolaborasi dengan 28 kolaborator yang bergerak di berbagai bidang, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mewujudkan Tsunami Ready Program di wilayah Lebak Selatan yang diukur melalui 12 Tsunami Ready Indicators. Saat ini, Gugus Mitigasi Lebak Selatan sedang menginisiasi Community Resilience Program di wilayah Lebak Selatan bersama kolaborator dan perguruan tinggi dari berbagai negara. Sejak pertama kali dibentuk pada 13 Oktober 2020, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari banyak pihak, di antaranya National Tsunami Ready Board (NTRB) Indonesia dan penganugerahan status Tsunami Ready oleh International Oceanographic Commission UNESCO (IOC-UNESCO). Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.gmls.org, dan media sosial GMLS, Instagram (@gugusmitigasibaksel), TikTok (@gugusmitigasibaksel), YouTube (Gugus Mitigasi Lebak Selatan), dan Facebook (Gugus Mitigasi Lebak Selatan). Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Safari Kampung: Edukasi dan Kreativitas Anak di Kampung Cisi’ih Situregen Read More »

Tim 1 Humanity Project Batch 5 UMN Gelar Kegiatan Marimba di Desa Panggarangan

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Tim 1 Humanity Project Batch 5 UMN Gelar Kegiatan Marimba di Desa Panggarangan Tanggal Rilis: 10 Oct 2024 | 18:00 Lokasi: Panggarangan, Lebak Penulis: Benediktus Kuncoro Pamungkas Acara Marimba (Mari Membaca) yang digagas oleh Tim 1 Humanity Project Batch 5 Universitas Multimedia Nusantara (UMN), bersama Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS), berhasil meningkatkan minat baca anak-anak di Desa Panggarangan lewat beragam aktivitas edukatif dan menyenangkan. Kegiatan ini berfokus pada meningkatkan literasi membaca dan menyampaikan nilai-nilai kehidupan yang baik kepada generasi muda, sementara juga memperkuat kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana alam. Acara ini dipuji karena antusiasme partisipan dan komitmen GMLS dalam mendukung program-literasi di daerah rawan bencana. Desa Panggarangan, 10 Oktober 2024 – Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) bersama mahasiswa dari Tim 1 Humanity Project Batch 5 Universitas Multimedia Nusantara (UMN) telah sukses melaksanakan kunjungan pertama kegiatan Marimba (Mari Membaca) pada tanggal 10 Oktober 2024. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca anak-anak di Desa Panggarangan melalui berbagai aktivitas edukatif dan menyenangkan. Kegiatan Marimba berlangsung di desa setempat dari pukul 16.00 hingga 17.45 WIB. Dalam acara tersebut, Tim 1 Humanity Project Batch 5 mengajak anak-anak untuk berpartisipasi dalam sejumlah aktivitas, termasuk membaca bersama, mempelajari hewan-hewan melalui buku dongeng, bermain permainan edukatif mengenai nama-nama negara dan buah-buahan, serta bernyanyi lagu anak-anak. “Marimba adalah inisiatif yang kami luncurkan untuk tidak hanya meningkatkan literasi membaca, tetapi juga menyisipkan nilai-nilai kehidupan yang baik kepada anak-anak,” ujar salah satu anggota tim Humanity Project. “Kami percaya bahwa dengan membangun kebiasaan membaca sejak dini, kita dapat membantu anak-anak mengembangkan imajinasi dan pengetahuan mereka.” Kegiatan ini disambut antusias oleh anak-anak dan masyarakat setempat. Melalui pendekatan interaktif dan menyenangkan, para peserta menunjukkan minat yang tinggi dalam setiap aktivitas yang dilakukan. Gugus Mitigasi Lebak Selatan berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan literasi dan pendidikan di daerah rawan bencana. Kegiatan Marimba ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana sambil memberikan pendidikan yang bermanfaat. Dengan suksesnya kegiatan ini, Tim 1 Humanity Project berharap dapat melanjutkan program-program serupa di masa mendatang untuk terus memberdayakan anak-anak dan masyarakat di Desa Panggarangan. Penulis: Benediktus Kuncoro Pamungkas Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi: Anis Faisal Reza Ketua Gugus Mitigasi Lebak Selatan Telp. +62 878-0979-8555 — Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan: Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah sebuah komunitas  yang didirikan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Panggarangan, Lebak Selatan, Banten. Sebagai sebuah inisiatif masyarakat yang bertujuan untuk membangun masyarakat Lebak Selatan yang siaga dan tangguh dalam menghadapi bencana, GMLS bergerak dalam bidang mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana. Per tahun 2023, Gugus Mitigasi Lebak Selatan beranggotakan delapan orang dari berbagai latar belakang dan usia. Berkolaborasi dengan 28 kolaborator yang bergerak di berbagai bidang, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mewujudkan Tsunami Ready Program di wilayah Lebak Selatan yang diukur melalui 12 Tsunami Ready Indicators. Saat ini, Gugus Mitigasi Lebak Selatan sedang menginisiasi Community Resilience Program di wilayah Lebak Selatan bersama kolaborator dan perguruan tinggi dari berbagai negara. Sejak pertama kali dibentuk pada 13 Oktober 2020, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari banyak pihak, di antaranya National Tsunami Ready Board (NTRB) Indonesia dan penganugerahan status Tsunami Ready oleh International Oceanographic Commission UNESCO (IOC-UNESCO). Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.gmls.org, dan media sosial GMLS, Instagram (@gugusmitigasibaksel), TikTok (@gugusmitigasibaksel), YouTube (Gugus Mitigasi Lebak Selatan), dan Facebook (Gugus Mitigasi Lebak Selatan). Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Tim 1 Humanity Project Batch 5 UMN Gelar Kegiatan Marimba di Desa Panggarangan Read More »

Kedatangan Deutsche Welle Ke Lebak Selatan

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Kedatangan Deutsche Welle Ke Lebak Selatan Tanggal Rilis: 11 Oct 2024 | 13:00 Lokasi: Panggarangan, Lebak Penulis: Marcelline Tjhin Panggarangan, Lebak – Deutsche Welle mengunjungi Lebak Selatan pada 9 Oktober 2024, untuk meningkatkan kesadaran tentang isu Megathrust dan mendukung komunitas terdampak bencana, dengan fokus pada peran Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) dalam penanganan dan kesiapsiagaan bencana. Panggarangan, Lebak – Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan isu Megathrust dan memberikan dukungan kepada komunitas yang terdampak bencana, Deutsche Welle telah melakukan kunjungan ke Lebak Selatan pada 9 Oktober 2024. Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan sorotan mendalam mengenai keadaan masyarakat, termasuk Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) sebagai komunitas yang membantu masyarakat dalam penanganan bencana. Setelah Deutsche Welle melakukan riset terhadap kebencanaan yang terjadi di Indonesia, media tersebut menemukan kegiatan GMLS dan tertarik untuk mencari tahu bagaimana GMLS memberikan dampak ke masyarakat di Panggarangan terkait pengetahuan dan kesiapsiagaan bencana. Kegiatan ini dimulai dengan pertemuan dengan Anis Faisal Reza, selaku direktur GMLS dalam membicarakan program-program yang telah dijalani oleh GMLS. Deutsche Welle akan meliput berbagai inisiatif yang telah dilaksanakan, termasuk program yang akan dijalani oleh Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara. “Deutsche Welle merupakan sebuah media elektronik milik Jerman yang memiliki jaringan internasional, termasuk Indonesia. Deutsche Welle meliput berbagai topik dan salah satunya adalah lingkungan serta isu-isu lokal dari perspektif internasional.” Ujar Iryanda, wartawan Deutsche Welle. Iryanda sebagai salah satu wartawan Deutsche Welle berharap program yang dijalankan oleh GMLS beserta mahasiswa Univeritas Multimedia Nusantara dapat memberikan dampak besar kepada masyarakat dan liputan yang dibuat oleh Deutsche Welle dapat menambah wawasan masyarakat Indonesia akan potensi bencana di Lebak Selatan. “Menurutku, dengan terlaksananya program Tsunami Ready sudah bagus sekali karena terdapat beberapa indikator yang dirasa sudah siap ketika memang terjadi bencana. Semoga masyarakat dapat lebih sadar akan bencana alam dan menyiapkan diri mereka masing-masing.” Selama kunjungan, tim Deutsche Welle berinteraksi langsung dengan warga, mendengarkan pengalaman mereka, serta melihat berbagai program bantuan yang telah dilaksanakan oleh GMLS maupun mahasiswa UMN. Selain itu, Deutsche Welle juga akan memberikan platform bagi warga untuk menyampaikan harapan dan tantangan yang mereka hadapi ketika terjadi bencana. Penulis: Marcelline Tjhin Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi: Anis Faisal Reza Ketua Gugus Mitigasi Lebak Selatan Telp. +62 878-0979-8555 — Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan: Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah sebuah komunitas  yang didirikan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Panggarangan, Lebak Selatan, Banten. Sebagai sebuah inisiatif masyarakat yang bertujuan untuk membangun masyarakat Lebak Selatan yang siaga dan tangguh dalam menghadapi bencana, GMLS bergerak dalam bidang mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana. Per tahun 2023, Gugus Mitigasi Lebak Selatan beranggotakan delapan orang dari berbagai latar belakang dan usia. Berkolaborasi dengan 28 kolaborator yang bergerak di berbagai bidang, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mewujudkan Tsunami Ready Program di wilayah Lebak Selatan yang diukur melalui 12 Tsunami Ready Indicators. Saat ini, Gugus Mitigasi Lebak Selatan sedang menginisiasi Community Resilience Program di wilayah Lebak Selatan bersama kolaborator dan perguruan tinggi dari berbagai negara. Sejak pertama kali dibentuk pada 13 Oktober 2020, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari banyak pihak, di antaranya National Tsunami Ready Board (NTRB) Indonesia dan penganugerahan status Tsunami Ready oleh International Oceanographic Commission UNESCO (IOC-UNESCO). Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.gmls.org, dan media sosial GMLS, Instagram (@gugusmitigasibaksel), TikTok (@gugusmitigasibaksel), YouTube (Gugus Mitigasi Lebak Selatan), dan Facebook (Gugus Mitigasi Lebak Selatan). Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Kedatangan Deutsche Welle Ke Lebak Selatan Read More »

MARIMBA Season 2: Membangun Minat Baca Anak

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events MARIMBA Season 2: Membangun Minat Baca Anak Tanggal Rilis: 12 May 2024 | 19:00 Lokasi: Panggarangan, Lebak Penulis: Joshua Steven Yawan Panggarangan, Lebak – Kolaborasi antara Universitas Multimedia Nusantara (UMN) dengan Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) melalui program Merdeka Belajar: Kampus Merdeka (MBKM) Humanity Project Batch 4 mengadakan event Mari Membaca (Marimba) Season 2. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu (12/05/2024) bertempat di Rumah Baca Marimba, RT 04, Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan, Lebak dan diikuti oleh lebih dari 30 peserta yang terdiri dari anak-anak usia 5 – 12 tahun. Panggarangan, Lebak – Kolaborasi antara Universitas Multimedia Nusantara (UMN) dengan Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) melalui program Merdeka Belajar: Kampus Merdeka (MBKM) Humanity Project Batch 4 mengadakan event Mari Membaca (Marimba) Season 2. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu (12/05/2024) bertempat di Rumah Baca Marimba, RT 04, Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan, Lebak dan diikuti oleh lebih dari 30 peserta yang terdiri dari anak-anak usia 5 – 12 tahun. Marimba Season 2 merupakan bentuk keberlanjutan dari event dengan nama yang sama yang sudah pernah dilakukan pada MBKM Humanity Project Batch 3 lalu. Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak di sekitar Desa Panggarangan bisa lebih sering berkunjung ke Rumah Baca Marimba dan lebih lanjut diharapkan hal ini mampu meningkatkan minat baca dalam diri anak-anak yang tinggal di Desa Panggarangan. Melody Dennise selaku ketua penyelenggara Marimba season 2 berharap dengan adanya pembaruan tersebut, dapat meningkatkan kunjungan Rumah Baca Marimba bagi masyarakat Desa Panggarangan khususnya anak-anak dan remaja. “Untuk kedepannya saya berharap teman-teman sering mengunjungi Rumah Baca dan belajar sambil bermain bersama dengan teman-teman disini” kata Melody Dennise selaku ketua penyelenggara Marimba season 2. Sutardi selaku perwakilan dari Ketua Rukun Tetangga (RT) 04 sekaligus mewakili Badan Permusyawaratan Desa (BDP) Panggarangan berharap rekan-rekan mahasiswa bisa membagikan ilmu yang bermanfaat untuk anak-anak di Desa Panggarangan. “Saya mohon rekan-rekan mahasiswa bisa memberikan ilmu dan pengetahuan yang sekiranya bermanfaat bagi anak-anak di sini (Desa Panggarangan) supaya anak-anak ini kelak bisa menjadi orang-orang hebat di negeri ini” kata Sutardi dalam sambutannya. Dayah Fata Fadillah selaku perwakilan dari GMLS berharap Rumah Baca Marimba tidak hanya menjadi pajangan tetapi bisa menjadi tempat anak-anak bermain secara edukatif yang menyenangkan. “Semoga, ke depannya Rumah (Baca) Marimba ini tidak hanya dijadikan pajangan saja, tetapi anak-anak bisa semakin sering berdatangan ke sini untuk membaca dan bermain” kata Dayah dalam sambutannya mewakili GMLS. Adapun hal penting yang membedakan Marimba season 2 dari event serupa yang pernah diadakan sebelumnya adalah pada kesempatan ini, penyelenggara melakukan re-dekorasi Rumah Baca Marimba untuk meningkatkan minat anak-anak berkunjung ke Rumah Baca Marimba serta membuka donasi untuk menambah variasi buku inspiratif dan edukatif serta menyediakan berbagai permainan edukatif yang diharapkan mampu melatih kemampuan motorik anak-anak di Desa Panggarangan. Penulis: Joshua Steven Yawan Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi: Anis Faisal Reza Ketua Gugus Mitigasi Lebak Selatan Telp. +62 878-0979-8555 — Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan: Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah sebuah komunitas  yang didirikan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Panggarangan, Lebak Selatan, Banten. Sebagai sebuah inisiatif masyarakat yang bertujuan untuk membangun masyarakat Lebak Selatan yang siaga dan tangguh dalam menghadapi bencana, GMLS bergerak dalam bidang mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana. Per tahun 2023, Gugus Mitigasi Lebak Selatan beranggotakan delapan orang dari berbagai latar belakang dan usia. Berkolaborasi dengan 28 kolaborator yang bergerak di berbagai bidang, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mewujudkan Tsunami Ready Program di wilayah Lebak Selatan yang diukur melalui 12 Tsunami Ready Indicators. Saat ini, Gugus Mitigasi Lebak Selatan sedang menginisiasi Community Resilience Program di wilayah Lebak Selatan bersama kolaborator dan perguruan tinggi dari berbagai negara. Sejak pertama kali dibentuk pada 13 Oktober 2020, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari banyak pihak, di antaranya National Tsunami Ready Board (NTRB) Indonesia dan penganugerahan status Tsunami Ready oleh International Oceanographic Commission UNESCO (IOC-UNESCO). Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.gmls.org, dan media sosial GMLS, Instagram (@gugusmitigasibaksel), TikTok (@gugusmitigasibaksel), YouTube (Gugus Mitigasi Lebak Selatan), dan Facebook (Gugus Mitigasi Lebak Selatan). Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

MARIMBA Season 2: Membangun Minat Baca Anak Read More »

Petualangan Diri: Pelatihan Fasilitator Rumah Baca MARIMBA

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Petualangan Diri: Pelatihan Fasilitator Rumah Baca MARIMBA Tanggal Rilis: 07 May 2024 | 18:00 Lokasi: Panggarangan, Lebak Penulis: Joshua Steven Yawan Panggarangan, Lebak – Universitas Multimedia Nusantara (UMN) bersama Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) melalui program “Merdeka Belajar: Kampus Merdeka (MBKM) Humanity Project” berkolaborasi bersama ID Flow Stories mengadakan kegiatan pelatihan fasilitator Rumah Baca MARIMBA (Mari Membaca) bertajuk “Petualangan Diri”. Panggarangan, Lebak – Universitas Multimedia Nusantara (UMN) bersama Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) melalui program “Merdeka Belajar: Kampus Merdeka (MBKM) Humanity Project” berkolaborasi bersama ID Flow Stories mengadakan kegiatan pelatihan fasilitator Rumah Baca MARIMBA (Mari Membaca) bertajuk “Petualangan Diri”. Pelatihan ini berpusat di Villa Hejo Kiarapayung, Panggarangan, Lebak pada Selasa (07/05/2024), pukul 10.00 – 14.30 WIB.Kegiatan ini diikuti oleh 14 mahasiswa Universitas Setia Budhi yang tergabung dalam organisasi Taman Baca Mahasiswa (TBM) Annajah dengan tujuan mendukung peningkatan minat baca khususnya anak-anak usia dini di Desa Panggarangan dengan mempersiapkan para fasilitator yang mampu mengelola serta mendampingi anak-anak yang berada di Rumah Baca MARIMBA. “Semoga workshop pelatihan untuk mempersiapkan fasilitato Marimba bisa memberikan bekal ilmu yang positif buat para peserta kedepannya” kata Kitra selaku panitia penyelenggara workshop. Untuk mencapai tujuan tersebut workshop yang diadakan di pusat kegiatan GMLS ini mengundang Resha Rashtrapatiji atau yang akrab disapa Kak Resha sebagai narasumber atau trainer untuk melatih dan mempersiapkan para peserta pelatihan. Kak Resha adalah seorang pendongeng dan founder ID Flow Stories. Kegiatan ini terdiri dari dua materi utama, antara lain adalah Self Development (mengenal dan menggali potensi diri) dan Cara Merancang Taman Baca yang Asik. Kedua materi ini dibawakan oleh Kak Resha dengan metode open discussion. “Dengan memberikan pembekalan pada fasilitator tentang bagaimana mengenal dan menggali potensi diri kami berharap fasilitator-fasilitator itu dapat merancang satu program yang asik buat mengelola taman baca sehingga anak-anak disekitar memiliki minat yang makin tinggi untuk datang ke taman baca dan belajar berbagai hal dan Alhamdullilah respon peserta sangat antusias dan tentunya harapan kita antusiasme saat latihan dilanjutkan saat praktek pendampingan di lapangan” kata Kak Resha. Rumah Baca MARIMBA sudah berdiri selama hampir satu tahun dan dibutuhkan fasilitator-fasilitator yang mampu dan mau mengabdikan dirinya untuk melayani masyarakat khususnya anak-anak agar minat baca pada diri anak-anak semakin meningkat. Peningkatan minat baca menjadi fokus utama Rumah Baca MARIMBA. Anis Faisal Reza atau yang akrab disapa Abah Lala selaku Ketua Umum GMLS berharap kegiatan ini bisa menjadi kolaborasi yang baik antara Taman Baca Annajah dan Gugus Mitigasi Lebak Selatan. “Saya bermimpi satu kampung ada satu pojok dimana ada satu tempat anak-anak untuk bermain tidak hanya berkutat dengan gadget,” ujar Ketua Umum GMLS Anis Faisal Reza. Penulis: Joshua Steven Yawan Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi: Anis Faisal Reza Ketua Gugus Mitigasi Lebak Selatan Telp. +62 878-0979-8555 — Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan: Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah sebuah komunitas  yang didirikan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Panggarangan, Lebak Selatan, Banten. Sebagai sebuah inisiatif masyarakat yang bertujuan untuk membangun masyarakat Lebak Selatan yang siaga dan tangguh dalam menghadapi bencana, GMLS bergerak dalam bidang mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana. Per tahun 2023, Gugus Mitigasi Lebak Selatan beranggotakan delapan orang dari berbagai latar belakang dan usia. Berkolaborasi dengan 28 kolaborator yang bergerak di berbagai bidang, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mewujudkan Tsunami Ready Program di wilayah Lebak Selatan yang diukur melalui 12 Tsunami Ready Indicators. Saat ini, Gugus Mitigasi Lebak Selatan sedang menginisiasi Community Resilience Program di wilayah Lebak Selatan bersama kolaborator dan perguruan tinggi dari berbagai negara. Sejak pertama kali dibentuk pada 13 Oktober 2020, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari banyak pihak, di antaranya National Tsunami Ready Board (NTRB) Indonesia dan penganugerahan status Tsunami Ready oleh International Oceanographic Commission UNESCO (IOC-UNESCO). Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.gmls.org, dan media sosial GMLS, Instagram (@gugusmitigasibaksel), TikTok (@gugusmitigasibaksel), YouTube (Gugus Mitigasi Lebak Selatan), dan Facebook (Gugus Mitigasi Lebak Selatan). Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Petualangan Diri: Pelatihan Fasilitator Rumah Baca MARIMBA Read More »

Niskala Camp 2024: Membangun Jiwa Kewirausahaan Pemuda Desa

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Niskala Camp 2024: Membangun Jiwa Kewirausahaan Pemuda Desa Tanggal Rilis: 10 May 2024 | 18:00 Lokasi: Panggarangan, Lebak Penulis: Joshua Steven Yawan Panggarangan, Lebak – Universitas Multimedia Nusantara (UMN) dan Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) melalui program “Merdeka Belajar: Kampus Merdeka (MBKM) Humanity Project” Menggelar kegiatan “Niskala Entrepreneurship Camp 2024”. Pelatihan ini berpusat di Pendopo Villa Hejo Kiarapayung, Panggarangan, Lebak pada Rabu (08/05/2024) hingga Jumat (10/05/2024). Panggarangan, Lebak — Universitas Multimedia Nusantara (UMN) dan Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) melalui program “Merdeka Belajar: Kampus Merdeka (MBKM) Humanity Project” Menggelar kegiatan “Niskala Entrepreneurship Camp 2024”. Pelatihan ini berpusat di Pendopo Villa Hejo Kiarapayung, Panggarangan, Lebak pada Rabu (08/05/2024) hingga Jumat (10/05/2024). “Niskala Camp 2024 merupakan sebuah pelatihan yang mengajak serta mengedukasi pemuda desa di wilayah Lebak Selatan untuk menyadari bahwa ada banyak potensi yang tersimpan di sekitar mereka bahkan di dalam diri mereka dan membantu para pemuda ini untuk bisa memanfaatkan potensi-potensi tersebut menjadi sebuah peluang berwirausaha” kata Joshua Yawan selaku panitia penyelenggara. Selama 3 hari 2 malam, 11 peserta yang berasal dari berbagai desa di wilayah Lebak Selatan ini mengikuti pelatihan intensif mengenai bagaimana cara memulai serta merintis usaha secara mandiri guna mencapai salah satu misi GMLS, yaitu Community Resilience atau Resiliensi Masyarakat. Para peserta yang terdiri dari 4 lulusan SMA dan 7 pelajar SMK ini mengikuti beberapa materi, antara lain adalah “Pembangunan Karakter”, “Sesi Motivasi dan Hypnotherapy”, dan “Entrepreneurship Workshop”. Kegiatan ini dirancang serta diselenggarakan oleh empat mahasiswa MBKM Humanity Project Batch 4, yaitu Joshua Yawan, Jennifer Landau, Aulia Syifa, dan Angeline Susanto. Keempat materi tersebut dibawakan oleh empat narasumber, yaitu Aan Anugerah yang merupakan pendiri Jagabalai dan Relawan kebencanaan yang membawakan materi “Pembangunan Karakter” melalui metode gamification dan outbond. Berikutnya adalah Susilo Dwi Hatmanto, dosen UMN sekaligus pemilik jaringan warteg di wilayah Jabodetabek yang membawakan materi “Asesmen Risiko”. Kemudian, materi berikutnya adalah “Motivasi: Pengenalan Diri dan Hypnotherapy” yang dibawakan oleh Tri Nugroho Kusumo, seorang sociopreneur dan founder dari komunitas Sadarin. Niskala Camp ditutup dengan materi “Entrepreneurship Bootcamp” yang dibawakan oleh Khairul Syafuddin, dosen Universitas Sahid Jakarta sekaligus pengusaha ternak bebek di Klaten, Jawa Tengah. Selain keempat narasumber utama tersebut, Niskala Camp 2024 juga dihadiri oleh Kepala Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Kebudayan dan Pariwisata Pemerintah Kabupaten Lebak, Farid Surawan, S.E., Komite Ekraf Pemerintah Kabupaten Lebak bidang Edukasi sekaligus Ketua Asosisasi Pelaku Ekraf Lebak, Banitia Farish Islami, serta Ketua Lebak Ekonomi Kreatif (Leekraf) sekaligus Wakil Ketua Komite Ekraf Lebak dan founder dari Arenkula Nusantara, Andhy Yuliandi beserta para pelaku ekonomi kreatif dari Leekraf. Pada kesempatan ini, Andhy Yuliandi beserta tim Leekraf mengadakan simulasi pengolahan produk berbasis aren. Para peserta diajak untuk langsung mencoba melakukan salah satu tahap dalam berwirausaha, yaitu produksi. Andhy Yuliandi mengatakan bahwa program edukasi melalui pelatihan kewirausahaan merupakan kegiatan positif yang harus diteruskan ke wilayah lain di Lebak. “Program-program seperti ini (Niksala Camp 2024) merupakan hal yang patut dilakukan juga di seluruh wilayah Lebak guna meningkatkan kapasitas pemuda melalui ekonomi kreatif” ujar Andhy. “Kami akan terus mendukung program-program pelatihan seperti ini (Niskala Camp 2024).” tambah Andhy. Anis Faisal Reza atau yang akrab disapa Abah Lala selaku pendiri sekaligus Ketua GMLS mengatakan bahwa Niskala Camp akan menjadi agenda rutin kolaborasi antara UMN dan GMLS yang diharapkan akan terus mencetak para entrepreneur berkualitas dari wilayah Lebak Selatan. “Niskala Camp akan terus menjadi event berkelanjutan yang akan diadakan setiap tahunnya dengan tema yang berbeda-beda dan akan menjadi sebuah brand tersendiri dan diharapkan jumlah peserta setiap tahunnya akan terus meningkat.” kata Abah Lala. Penulis: Joshua Steven Yawan Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi: Anis Faisal Reza Ketua Gugus Mitigasi Lebak Selatan Telp. +62 878-0979-8555 — Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan: Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah sebuah komunitas  yang didirikan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Panggarangan, Lebak Selatan, Banten. Sebagai sebuah inisiatif masyarakat yang bertujuan untuk membangun masyarakat Lebak Selatan yang siaga dan tangguh dalam menghadapi bencana, GMLS bergerak dalam bidang mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana. Per tahun 2023, Gugus Mitigasi Lebak Selatan beranggotakan delapan orang dari berbagai latar belakang dan usia. Berkolaborasi dengan 28 kolaborator yang bergerak di berbagai bidang, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mewujudkan Tsunami Ready Program di wilayah Lebak Selatan yang diukur melalui 12 Tsunami Ready Indicators. Saat ini, Gugus Mitigasi Lebak Selatan sedang menginisiasi Community Resilience Program di wilayah Lebak Selatan bersama kolaborator dan perguruan tinggi dari berbagai negara. Sejak pertama kali dibentuk pada 13 Oktober 2020, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari banyak pihak, di antaranya National Tsunami Ready Board (NTRB) Indonesia dan penganugerahan status Tsunami Ready oleh International Oceanographic Commission UNESCO (IOC-UNESCO). Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.gmls.org, dan media sosial GMLS, Instagram (@gugusmitigasibaksel), TikTok (@gugusmitigasibaksel), YouTube (Gugus Mitigasi Lebak Selatan), dan Facebook (Gugus Mitigasi Lebak Selatan). Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Niskala Camp 2024: Membangun Jiwa Kewirausahaan Pemuda Desa Read More »

Pedagang Siaga: Komunikasi Mitigasi Bencana melalui Pedagang

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Pedagang Siaga: Komunikasi Mitigasi Bencana melalui Pedagang Tanggal Rilis: 11 May 2024| 07:00 Lokasi: Panggarangan, Lebak Penulis: Anastasia Sekar Maharani Panggarangan, Lebak – Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS),berkolaborasi bersama dua mahasiswa dari Proyek MBKM Humanity Project Angkatan ke-4Universitas Multimedia Nusantara (UMN) yaitu Anastasia Sekar Maharani dan JesslynAngelina dengan menyelenggarakan seminar berjudul “Kunci Sukses Menarik Pelanggandan Menjadi Pedagang Siaga”. Panggarangan, Lebak (11/5) – Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS), berkolaborasi bersama dua mahasiswa dari Proyek MBKM Humanity Project Angkatan ke-4 Universitas Multimedia Nusantara (UMN) yaitu Anastasia Sekar Maharani dan Jesslyn Angelina dengan menyelenggarakan seminar berjudul “Kunci Sukses Menarik Pelanggan dan Menjadi Pedagang Siaga”. Seminar ini diselenggarakan di Pendopo Villa Hejo Kiarapayung, Panggarangan, Banten, pada hari Sabtu, 11 Mei 2024, dan dilakukan pada pukul 19.00 – 21.30 WIB. Acara ini bertujuan untuk memberdayakan komunitas pedagang di Panggarangan agar selalu siaga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan sekaligus menyebarkan informasi tentang mitigasi bencana kepada masyarakat sekitar, khususnya mengenai potensi adanya bencana alam tsunami. Seminar tersebut dibawakan oleh Nike Putri Yunandika, seorang dosen dan praktisi Ilmu Komunikasi di Universitas Multimedia Nusantara. Para pedagang dibekali informasi seputar teknik berjualan, cara berkomunikasi dengan pelanggan, serta bagaimana menjadi agen komunikasi mitigasi bencana. Selain itu, Anis Faisal Reza atau lebih dikenal dengan panggilan Abah Lala, menyampaikan sedikit pesan tentang upaya mitigasi gempa bumi dan tsunami di lingkungan, serta mengajak para pedagang untuk menjadi perpanjangan tangan dari komunikasi mitigasi bencana. Setelah penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan pemberian seragam kepada para pedagang, termasuk topi, rompi, dan tas siaga bencana. Para pedagang juga diberikan informasi seputar tugas seorang Pedagang Siaga, dimana para pedagang dijadikan mitra dari GMLS untuk menjadi agen komunikasi mitigasi bencana yang memiliki tugas untuk menyebarluaskan ke masyarakat tentang adanya potensi tsunami besar megathrust dan memberikan edukasi mitigasi kepada mereka. Para pedagang yang hadir berjumlah 21 orang, yang juga merupakan bagian dari PKC (Pedagang Keliling Community) dan ZIPAC (Zejak Insan Pedagang Community), secara resmi dijadikan Pedagang Siaga setelah acara selesai. Mereka secara antusias akan melaksanakan tugas dari Pedagang Siaga dan media berjualan mereka pun, seperti gerobak, motor, atau stan jualan mereka akan difasilitasi poster dan stiker dengan tema “Hayu Urang Siaga Caah Laut”, yang berarti “Ayo, kita siaga banjir laut (tsunami)”, sekaligus mendukung salah satu program GMLS, yaitu program Tsunami Ready. Penulis: Anastasia Sekar Maharani Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi: Anis Faisal Reza Ketua Gugus Mitigasi Lebak Selatan Telp. +62 878-0979-8555 — Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan: Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah sebuah komunitas  yang didirikan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Panggarangan, Lebak Selatan, Banten. Sebagai sebuah inisiatif masyarakat yang bertujuan untuk membangun masyarakat Lebak Selatan yang siaga dan tangguh dalam menghadapi bencana, GMLS bergerak dalam bidang mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana. Per tahun 2023, Gugus Mitigasi Lebak Selatan beranggotakan delapan orang dari berbagai latar belakang dan usia. Berkolaborasi dengan 28 kolaborator yang bergerak di berbagai bidang, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mewujudkan Tsunami Ready Program di wilayah Lebak Selatan yang diukur melalui 12 Tsunami Ready Indicators. Saat ini, Gugus Mitigasi Lebak Selatan sedang menginisiasi Community Resilience Program di wilayah Lebak Selatan bersama kolaborator dan perguruan tinggi dari berbagai negara. Sejak pertama kali dibentuk pada 13 Oktober 2020, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari banyak pihak, di antaranya National Tsunami Ready Board (NTRB) Indonesia dan penganugerahan status Tsunami Ready oleh International Oceanographic Commission UNESCO (IOC-UNESCO). Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.gmls.org, dan media sosial GMLS, Instagram (@gugusmitigasibaksel), TikTok (@gugusmitigasibaksel), YouTube (Gugus Mitigasi Lebak Selatan), dan Facebook (Gugus Mitigasi Lebak Selatan). Link Folder Dokumentasi: [Dokumentasi Seminar Pedagang Siaga](https://drive.google.com/drive/folders/1-f6rYl4qdoDxZogTmEAoFxyatvKO5YKI)   Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Pedagang Siaga: Komunikasi Mitigasi Bencana melalui Pedagang Read More »

Be Hero (Bayah’s Hero): Edukasi Mitigasi dan Resiliensi dalam Kreativitas

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Be Hero (Bayah’s Hero): Edukasi Mitigasi dan Resiliensi dalam Kreativitas Tanggal Rilis: 21 Nov 2023 | 10:00 Lokasi: Panggarangan, Lebak Penulis: Cindy Oktaviani & Sindy Monica Panggarangan, Lebak – Menyelamatkan orang sekitar ketika terjadi bencana menjadi salah satu peran penting dalam manajemen kebencanaan. Pada dasarnya setiap orang dapat menjad pahlawan yang menjadi penyelamat pada saat bencana, bagi orang lain dan terlebih menjadi sosok pahlawan untuk diri sendiri agar dapat menyelamatkan diri dari bencana gempa maupun tsunami. Maka dari itu, diperlukan kapasitas dan kemampuan dalam meningkatkan kepedulian terhadap diri sendiri dalam menghadapi diri dari bencana. Bayah, Lebak – Menyelamatkan orang sekitar ketika terjadi bencana menjadi salah satu peran penting dalam manajemen kebencanaan. Pada dasarnya setiap orang dapat menjad pahlawan yang menjadi penyelamat pada saat bencana, bagi orang lain dan terlebih menjadi sosok pahlawan untuk diri sendiri agar dapat menyelamatkan diri dari bencana gempa maupun tsunami. Maka dari itu, diperlukan kapasitas dan kemampuan dalam meningkatkan kepedulian terhadap diri sendiri dalam menghadapi diri dari bencana. Sebagai bentuk kesiapsiagaan dan untuk beradaptasi terhadap bencana, Gugus Mitigasi Lebak Selatan berkolaborasi dengan Mahasiswa MBKM Humanity Project Batch III UMN dalam melaksanakan kegiatan bernama BE HERO yang berbentuk edukasi bagi siswa-siswi SMAN di SMAN 01 BAYAH pada hari Sabtu (21/11). Nama “BE HERO” diambil dari kata Bayah’s Hero (Pahlawan Bayah). Be Hero hadir dengan harapan untuk membantu siswa-siswi agar dapat menjadi pahlawan untuk diri sendiri dan siap dalam menyelamatkan diri dari bencana. Dalam kegiatan ini, diadakan beberapa rangkaian acara di dalamnya untuk mengajak antusiasme siswa-siswi dalam mempelajari hal tersebut yang dikemas dalam sebuah kreatifitas. Kegiatan Be Hero ini diikuti secara meriah oleh seluruh siswa-siswi SMAN 01 Bayah sekaligus dihadiri oleh Bapak Kepala Sekolah Asep Darmamulya beserta jajaran guru lainnya yang kemudian dihadiri oleh Bapak Anis Faisal Reza selaku ketua dari Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) dan juga dihadiri oleh Ibu Advenita Gita Elmada selaku dosen kordinator MBKM Proyek kemanusiaan pada Program Studi Strategic Communications UMN. “Kegiatan seperti ini penting dilakukan untuk menyadarkan bahwa mereka berada di zona yang berbahaya dan minimal mereka mengetahui cara untuk menyelamatkan diri,” ujar Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Bayah Asep Darma Mulya. “Ada sesuatu di Selatan yang bisa kita tonjolkan, walau dalam segi prestasi akademik mungkin kita sulit bersaing dengan yang di kota. Namun, secara kesiapsiagaan dalam menghadapi risiko terburuk dari bencana kita selangkah lebih unggul,” ujar Ketua Gugus Mitigasi Lebak Selatan Anis Faisal Reza. Sebagai kelanjutan dari kegiatan pre-event sebelumnya, kegiatan Be Hero yang dilaksanakan pada Sabtu (21/11) kemarin terdiri dari tiga rangkaian acara lainnya. Kegiatan bertaut festival ini menghadirkan Bazar UMKM yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas 11 dengan menghadirkan total 8 stand bazar di dalamnya. Hal ini dibuat dengan tujuan untuk melakukan pemberdayaan terhadap masyarakat terutama siswa-siswi SMAN 01 Bayah agar memiliiki daya juang ekonomi dan bertahan saat pasca bencana. Selama berlangsungnya acara, siswa-siswi tersebut juga diminta untuk mempresentasikan makanan serta minuman yang mereka jual pada bazar UMKM tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan rangkaian acara lainnya yaitu performance dengan tujuan untuk meningkatkan antusiasme serta kesadaran siswa-siswi dan juga komunitas sekolah tentang kesiapsiagaan dari bencana yang mungkin akan mereka hadapi nantinya. Kegiatan edukasi mitigasi bencana yang dikemas dengan sebuah performance mengharapkan agar siswa-siswi dapat belajar terkait dengan mitigasi kebencanaan lebih lanjut pada saat persiapan dan juga lomba. Penampilan yang dilakukan dikemas dengan menarik melalui tari, nyanyian, dan juga teater yang di dalamnya berisikan pesan terkait mitigasi bencana. Hal ini dilakukan untuk memengaruhi emosi penonton dalam memahami pesan yang ingin disampaikan agar dapat lebih melekat dalam pikiran mereka yang melihatnya. Dilanjutkan dengan kegiatan terakhir dari rangkaian yaitu lomba cerpen. Kegiatan ini diadakan dengan tujuan untuk mengembangkan intelektual peserta dalam berpikir secara kreatif melalui cerpen. Lomba yang dilakukan mengambil tema terkait dengan mitigasi bencana yang dijadikan dalam sebuah buku berjudul “Laut Bercerita”. Pembuatan dan pembacaan cerpen yang dilakukan oleh siswa-siswi juga dikemas semenarik mungkin agar pesan terkait dengan mitigasi kebencanaan bisa tersampaikan kepada seluruh siswa-siswi SMAN 01 Bayah berserta komunitas sekolah lainnya. Kegiatan Be Hero Festival diakhiri dan ditutup dengan kegiatan doorprize dan juga pembagian hadiah kepada para pemenang lomba. Penulis: Cindy Oktaviani dan Sindy Monica Link Dokumentasi: Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi: Anis Faisal Reza Ketua Gugus Mitigasi Lebak Selatan Telp. +62 878-0979-8555 Maria Advenita Gita Elmada Communication and Media Relations Gugus Mitigasi Lebak Selatan Telp. +62 896-3565-9054 Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan: Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah sebuah komunitas yang didirikan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Panggarangan, Lebak Selatan, Banten. Sebagai sebuah inisiatif masyarakat yang bertujuan untuk membangun masyarakat Lebak Selatan yang siaga dan tangguh dalam menghadapi bencana, GMLS bergerak dalam bidang mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana. Per tahun 2023, Gugus Mitigasi Lebak Selatan beranggotakan delapan orang dari berbagai latar belakang dan usia. Berkolaborasi dengan 28 kolaborator yang bergerak di berbagai bidang, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mewujudkan Tsunami Ready Program di wilayah Lebak Selatan yang diukur melalui 12 Tsunami Ready Indicators. Saat ini, Gugus Mitigasi Lebak Selatan sedang menginisiasi Community Resilience Program di wilayah Lebak Selatan bersama kolaborator dan perguruan tinggi dari berbagai negara. Sejak pertama kali dibentuk pada 13 Oktober 2020, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari banyak pihak, di antaranya National Tsunami Ready Board (NTRB) Indonesia dan penganugerahan status Tsunami Ready oleh International Oceanographic Commission UNESCO (IOC-UNESCO). Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.gmls.org, dan media sosial GMLS, Instagram (@gugusmitigasibaksel), TikTok (@gugusmitigasibaksel), YouTube (Gugus Mitigasi Lebak Selatan), dan Facebook (Gugus Mitigasi Lebak Selatan). Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Be Hero (Bayah’s Hero): Edukasi Mitigasi dan Resiliensi dalam Kreativitas Read More »

Shopping Cart