May 2025

Template Events

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Rumah MARIMBA 1: Pusat Literasi Anak di Kampung Panggarangan Tanggal Rilis: 19 Apr 2025 | 00:00 Lokasi: Panggarangan, Lebak Penulis: Yvest Tanno & Michelle Shannon Garot Lebak, 19 April 2025 – Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) kembali menyelenggarakan kegiatan di Rumah Mari Membaca (MARIMBAa) pertamanya di Kampung Panggarangan, Lebak Selatan, pada hari Sabtu, 19 April 2025 pukul 14:00-16:00 WIB. Kegiatan di pusat literasi anak Kampung Panggarangan yang bertujuan untuk meningkatkan literasi anak sejak dini melalui kegiatan belajar sambil bermain yang dikemas secara menyenangkan ini diikuti oleh 27 anak yang mayoritas berusia 4 hingga 6 tahun. Lebak, 19 April 2025 – Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) kembali menyelenggarakan kegiatan di Rumah Mari Membaca (MARIMBA) pertamanya di Kampung Panggarangan, Lebak Selatan, pada hari Sabtu, 19 April 2025 pukul 14:00-16:00 WIB. Kegiatan di pusat literasi anak Kampung Panggarangan yang bertujuan untuk meningkatkan literasi anak sejak dini melalui kegiatan belajar sambil bermain yang dikemas secara menyenangkan ini diikuti oleh 27 anak yang mayoritas berusia 4 hingga 6 tahun. Kegiatan Rumah MARIMBA sendiri merupakan bagian dari upaya berkelanjutan GMLS untuk meningkatkan literasi dan membangun generasi muda yang siap, tanggap, dan resilien. Menghadapi potensi bencana alam di Lebak Selatan, anak-anak sebagai kelompok rentan perlu memiliki tingkat literasi yang tinggi, kemampuan berpikir kritis, dan pastinya semangat belajar sejak dini. Pada kegiatan Rumah MARIMBA kali ini, GMLS bersama mahasiswa Humanity Project Batch VI Universitas Multimedia Nusantara, membawa rangkaian aktivitas yang seru ke pusat literasi anak-anak Kampung Panggarangan, yaitu Rumah MARIMBA 1, yang telah berdiri sejak tahun 2023. Kegiatan dimulai dengan permainan “Dance and Freeze” sebagai ice breaking. Kemudian, anak-anak diajak untuk bermain buru huruf, yaitu mencari kertas bertuliskan huruf yang sebelumnya telah disembunyikan dan menyebutkan kata dengan awalan huruf yang ditemukannya. Kegiatan selanjutnya adalah mendengarkan dongeng adaptasi kisah Kura-Kura dan Kelinci. Dengan mendengarkan dongeng, anak-anak dapat mempelajari dan mengingat nilai moral yang terkandung di dalamnya. Harapannya, anak-anak juga dapat mendengarkan dongeng yang berkaitan dengan kebencanaan, seperti dongeng “Caah Laut” dari Bayah, untuk meningkatkan kesadaran akan potensi bencana di sekitarnya. Kegiatan diakhiri dengan mengerjakan worksheet membaca dan menulis. Anak-anak yang usianya lebih besar diajarkan untuk membantu adik-adiknya yang kesulitan mengerjakan worksheet sebagai wujud kepedulian terhadap adik dan teman-teman. Anak-anak juga dibantu oleh para warga setempat yang menjadi fasilitator Rumah MARIMBA Panggarangan. Siti Nur Fadilah, Guru TK PGRI 1 Panggarangan, yang juga merupakan fasilitator Rumah MARIMBA Panggarangan, menyampaikan bahwa Rumah MARIMBA Panggarangan juga menjadi suatu wadah untuk anak-anak beradaptasi dan saling mengenal satu sama lain. “Biasanya kan anak-anak lebih sering, kecanduan, main game online. Setelah ada MARIMBA, mereka jadi belajar bareng, bermain bermain bareng disini”, jelasnya. Fasilitator Rumah MARIMBA Panggarangan yang akrab dipanggil Dilah ini juga menceritakan mengenai seorang anak yang pada awalnya pemalu, tidak mau bergabung dengan teman-temannya. “Tapi setelah ada MARIMBA, Dilah pelan-pelan ngajak gabung, dan ternyata mau”, lanjutnya. Rumah MARIMBA Panggarangan menjadi ruang alternatif belajar, bermain, dan bersosialisasi di Kampung Panggarangan. Kegiatannya menggabungkan pendekatan edukatif dan hiburan untuk memperkenalkan literasi sejak usia dini. GMLS percaya bahwa membentuk kecintaan terhadap membaca tidak harus kaku, tapi bisa tumbuh melalui pengalaman yang menyenangkan dan bermakna. Dengan tingkat literasi yang lebih baik, GMLS yakin anak-anak akan lebih tangguh hadapi potensi bencana. GMLS akan kembali menyelenggarakan kegiatan Rumah MARIMBA di Kampung Panggarangan pada akhir bulan Mei 2025. Untuk berpartisipasi atau informasi lebih lanjut, mohon kunjungi @rumahmarimba atau @gugusmitigasibaksel. Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) merupakan sebuah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang mitigasi bencana sebagai bentuk kemanusiaan di daerah Lebak Selatan, Banten. Didirikan pada tahun 2020, GMLS hadir sebagai wujud kepedulian masyarakat lokal terhadap ancaman bencana alam, khususnya tsunami. Dengan visi “Masyarakat Lebak Selatan yang Siaga dan Tangguh Menghadapi Potensi Bencana Alam, GMLS melaksanakan berbagai kegiatan berkaitan dengan program Tsunami Ready dan Community Resilience. Hingga saat ini, GMLS telah mencatat berbagai pencapaian, salah satunya membantu Desa Panggarangan meraih status “Tsunami Ready Community” dari IOC-UNESCO, dan menjadi pionir dalam upaya membangun ketahanan masyarakat terhadap bencana di wilayah Banten. Untuk informasi lebih lanjut, mohon kunjungi www.gmls.org atau @gugusmitigasibaksel. Kontak Media Yvest Tanno Media Relations Manager Gugus Mitigasi Lebak Selatan Telp. +62 895-1880-6387 Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Template Events Read More »

Rumah MARIMBA 1: Pusat Literasi Anak di Kampung Panggarangan

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Rumah MARIMBA 1: Pusat Literasi Anak di Kampung Panggarangan Tanggal Rilis: 19 Apr 2025 | 00:00 Lokasi: Panggarangan, Lebak Penulis: Yvest Tanno & Michelle Shannon Garot Lebak, 19 April 2025 – Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) kembali menyelenggarakan kegiatan di Rumah Mari Membaca (MARIMBA) pertamanya di Kampung Panggarangan, Lebak Selatan, pada hari Sabtu, 19 April 2025 pukul 14:00-16:00 WIB. Kegiatan di pusat literasi anak Kampung Panggarangan yang bertujuan untuk meningkatkan literasi anak sejak dini melalui kegiatan belajar sambil bermain yang dikemas secara menyenangkan ini diikuti oleh 27 anak yang mayoritas berusia 4 hingga 6 tahun. Lebak, 19 April 2025 – Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) kembali menyelenggarakan kegiatan di Rumah Mari Membaca (MARIMBA) pertamanya di Kampung Panggarangan, Lebak Selatan, pada hari Sabtu, 19 April 2025 pukul 14:00-16:00 WIB. Kegiatan di pusat literasi anak Kampung Panggarangan yang bertujuan untuk meningkatkan literasi anak sejak dini melalui kegiatan belajar sambil bermain yang dikemas secara menyenangkan ini diikuti oleh 27 anak yang mayoritas berusia 4 hingga 6 tahun. Kegiatan Rumah MARIMBA sendiri merupakan bagian dari upaya berkelanjutan GMLS untuk meningkatkan literasi dan membangun generasi muda yang siap, tanggap, dan resilien. Menghadapi potensi bencana alam di Lebak Selatan, anak-anak sebagai kelompok rentan perlu memiliki tingkat literasi yang tinggi, kemampuan berpikir kritis, dan pastinya semangat belajar sejak dini. Pada kegiatan Rumah MARIMBA kali ini, GMLS bersama mahasiswa Humanity Project Batch VI Universitas Multimedia Nusantara, membawa rangkaian aktivitas yang seru ke pusat literasi anak-anak Kampung Panggarangan, yaitu Rumah MARIMBA 1, yang telah berdiri sejak tahun 2023. Kegiatan dimulai dengan permainan “Dance and Freeze” sebagai ice breaking. Kemudian, anak-anak diajak untuk bermain buru huruf, yaitu mencari kertas bertuliskan huruf yang sebelumnya telah disembunyikan dan menyebutkan kata dengan awalan huruf yang ditemukannya. Kegiatan selanjutnya adalah mendengarkan dongeng adaptasi kisah Kura-Kura dan Kelinci. Dengan mendengarkan dongeng, anak-anak dapat mempelajari dan mengingat nilai moral yang terkandung di dalamnya. Harapannya, anak-anak juga dapat mendengarkan dongeng yang berkaitan dengan kebencanaan, seperti dongeng “Caah Laut” dari Bayah, untuk meningkatkan kesadaran akan potensi bencana di sekitarnya. Kegiatan diakhiri dengan mengerjakan worksheet membaca dan menulis. Anak-anak yang usianya lebih besar diajarkan untuk membantu adik-adiknya yang kesulitan mengerjakan worksheet sebagai wujud kepedulian terhadap adik dan teman-teman. Anak-anak juga dibantu oleh para warga setempat yang menjadi fasilitator Rumah MARIMBA Panggarangan. Siti Nur Fadilah, Guru TK PGRI 1 Panggarangan, yang juga merupakan fasilitator Rumah MARIMBA Panggarangan, menyampaikan bahwa Rumah MARIMBA Panggarangan juga menjadi suatu wadah untuk anak-anak beradaptasi dan saling mengenal satu sama lain. “Biasanya kan anak-anak lebih sering, kecanduan, main game online. Setelah ada MARIMBA, mereka jadi belajar bareng, bermain bermain bareng disini”, jelasnya. Fasilitator Rumah MARIMBA Panggarangan yang akrab dipanggil Dilah ini juga menceritakan mengenai seorang anak yang pada awalnya pemalu, tidak mau bergabung dengan teman-temannya. “Tapi setelah ada MARIMBA, Dilah pelan-pelan ngajak gabung, dan ternyata mau”, lanjutnya. Rumah MARIMBA Panggarangan menjadi ruang alternatif belajar, bermain, dan bersosialisasi di Kampung Panggarangan. Kegiatannya menggabungkan pendekatan edukatif dan hiburan untuk memperkenalkan literasi sejak usia dini. GMLS percaya bahwa membentuk kecintaan terhadap membaca tidak harus kaku, tapi bisa tumbuh melalui pengalaman yang menyenangkan dan bermakna. Dengan tingkat literasi yang lebih baik, GMLS yakin anak-anak akan lebih tangguh hadapi potensi bencana. GMLS akan kembali menyelenggarakan kegiatan Rumah MARIMBA di Kampung Panggarangan pada akhir bulan Mei 2025. Untuk berpartisipasi atau informasi lebih lanjut, mohon kunjungi @rumahmarimba atau @gugusmitigasibaksel. Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) merupakan sebuah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang mitigasi bencana sebagai bentuk kemanusiaan di daerah Lebak Selatan, Banten. Didirikan pada tahun 2020, GMLS hadir sebagai wujud kepedulian masyarakat lokal terhadap ancaman bencana alam, khususnya tsunami. Dengan visi “Masyarakat Lebak Selatan yang Siaga dan Tangguh Menghadapi Potensi Bencana Alam, GMLS melaksanakan berbagai kegiatan berkaitan dengan program Tsunami Ready dan Community Resilience. Hingga saat ini, GMLS telah mencatat berbagai pencapaian, salah satunya membantu Desa Panggarangan meraih status “Tsunami Ready Community” dari IOC-UNESCO, dan menjadi pionir dalam upaya membangun ketahanan masyarakat terhadap bencana di wilayah Banten. Untuk informasi lebih lanjut, mohon kunjungi www.gmls.org atau @gugusmitigasibaksel. Kontak Media Yvest Tanno Media Relations Manager Gugus Mitigasi Lebak Selatan Telp. +62 895-1880-6387 Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Rumah MARIMBA 1: Pusat Literasi Anak di Kampung Panggarangan Read More »

TNI Bersama ADF dan Timor Leste Gelar Survei Persiapan Latihan Penanggulangan Bencana Megathrust Selat Sunda

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events TNI Bersama ADF dan Timor Leste Gelar Survei Persiapan Latihan Penanggulangan Bencana Megathrust Selat Sunda Tanggal Rilis: 06 May 2025 | 00:00 Lokasi: PANGGARANGAN, BANTEN Penulis: Anis Faisal Reza PANGGARANGAN, BANTEN – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) bersama 13 personel Australian Defence Force (ADF) dan 2 perwakilan militer Timor Leste menggelar Initial Site Survey (ISS) di Desa Panggarangan dan Desa Situregen, Kabupaten Lebak, Banten. Survei yang berlangsung selama dua hari (5-6 Mei 2025) ini merupakan tahap persiapan Latihan Gabungan Bersama Terpadu (Latgabmapad) Bhakti Kanyini AusIndo 2025 yang akan diselenggarakan pada Oktober mendatang. PANGGARANGAN, BANTEN – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) bersama 13 personel Australian Defence Force (ADF) dan 2 perwakilan militer Timor Leste menggelar Initial Site Survey (ISS) di Desa Panggarangan dan Desa Situregen, Kabupaten Lebak, Banten. Survei yang berlangsung selama dua hari (5-6 Mei 2025) ini merupakan tahap persiapan Latihan Gabungan Bersama Terpadu (Latgabmapad) Bhakti Kanyini AusIndo 2025 yang akan diselenggarakan pada Oktober mendatang. Latihan tersebut bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana gempa megathrust dan tsunami di zona Selat Sunda. Kegiatan ini akan melibatkan ratusan personel militer dan sipil dari berbagai negara, termasuk perwakilan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan SAR Nasional (BASARNAS). Peran Strategis Gugus Mitigasi Lebak Selatan Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) menjadi mitra kunci dalam koordinasi lapangan. GMLS merupakan komunitas lokal yang telah mendapat pengakuan IOC-UNESCO sebagai komunitas yang secara aktif dan mandiri menginisiasi Program Masyarakat Siap Tsunami (Tsunami Ready Community Program) di Desa Panggarangan pada tahun 2021. Pencapaian ini menjadi lebih bermakna karena GMLS berhasil mengimplementasikan program tersebut tanpa dukungan pendanaan dari pemerintah daerah. “Pengalaman dan kemandirian GMLS dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat terhadap tsunami menjadi aset berharga dalam latihan ini. Mereka memahami kondisi sosial dan geografis wilayah dengan sangat baik,” ujar perwakilan Sops TNI. Keterlibatan GMLS dalam ISS menjadi bukti pengakuan terhadap kapasitas masyarakat lokal dalam sistem penanggulangan bencana nasional. “Kolaborasi dengan BNPB, BASARNAS, dan GMLS memperkuat sinergi antara instansi nasional dan masyarakat dalam menghadapi bencana,” tambahnya. Selama dua hari, tim gabungan meninjau kesiapan lokasi dan infrastruktur pendukung. Latihan ini mengangkat skenario gempa berkekuatan magnitudo 8,7 di laut Selatan Banten yang dapat memicu tsunami setinggi 10-15 meter. Desa Panggarangan dan Situregen dipilih sebagai lokasi simulasi untuk uji coba evakuasi korban, pembangunan helipad darurat, operasi medis darurat, pencarian korban dengan teknologi life locator, penjernihan air, serta penanganan NUBIKA (Nuklir, Biologi, Kimia) dan pemadaman kebakaran. “Kehadiran BNPB dan BASARNAS dalam ISS ini sangat krusial untuk memastikan koordinasi teknis dan prosedur standar operasi bencana. Sementara itu, GMLS berperan penting dalam memastikan keterlibatan masyarakat lokal dan mengoptimalkan pengetahuan lokal yang mereka miliki,” jelas perwakilan dari ADF. Latgabmapad Bhakti Kanyini AusIndo merupakan latihan tahunan Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR) antara TNI dan ADF, dengan partisipasi lembaga internasional seperti MRF-D (Australia) dan BHA (Amerika Serikat). Tahun ini, latihan difokuskan di wilayah rawan bencana Lebak Selatan, melanjutkan kegiatan serupa yang sebelumnya diselenggarakan di Darwin pada 2024. Pemilihan skenario megathrust Selat Sunda merujuk pada penelitian BMKG yang memprediksi potensi gempa hingga M9,0 di zona subduksi tersebut. Keterlibatan Desa Panggarangan dan Situregen sebagai lokasi simulasi didasarkan pada kerentanan wilayah tersebut terhadap dampak gempa dan tsunami, serta keberhasilan program kesiapsiagaan yang telah dirintis GMLS sejak empat tahun lalu. “Selain peningkatan kapasitas operasional, latihan ini menjadi wadah diplomasi militer untuk memperkuat hubungan dengan negara sahabat dan mengadopsi praktik terbaik dalam pemberdayaan masyarakat seperti yang telah dilakukan GMLS,” tambah perwakilan TNI. Seluruh akomodasi peserta telah disiapkan di Hotel Swarna Bayah dan Gran Melia Jakarta, dengan transportasi terpadu menggunakan bus TNI. Personel diwajibkan mematuhi protokol keamanan yang ketat selama kegiatan berlangsung. —Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) merupakan sebuah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang mitigasi bencana sebagai bentuk kemanusiaan di daerah Lebak Selatan, Banten. Didirikan pada tahun 2020, GMLS hadir sebagai wujud kepedulian masyarakat lokal terhadap ancaman bencana alam, khususnya tsunami. Dengan visi “Masyarakat Lebak Selatan yang Siaga dan Tangguh Menghadapi Potensi Bencana Alam, GMLS melaksanakan berbagai kegiatan berkaitan dengan program Tsunami Ready dan Community Resilience. Hingga saat ini, GMLS telah mencatat berbagai pencapaian, salah satunya membantu Desa Panggarangan meraih status “Tsunami Ready Community” dari IOC-UNESCO, dan menjadi pionir dalam upaya membangun ketahanan masyarakat terhadap bencana di wilayah Banten. Untuk informasi lebih lanjut, mohon kunjungi www.gmls.org atau @gugusmitigasibaksel. Kontak Media Yvest Tanno Media Relations Manager Gugus Mitigasi Lebak Selatan Telp. +62 895-1880-6387 Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

TNI Bersama ADF dan Timor Leste Gelar Survei Persiapan Latihan Penanggulangan Bencana Megathrust Selat Sunda Read More »

Safari Kampung Panggarangan: Membangun Ketahanan Terhadap Bencana Gempa Bumi dan Tsunami

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Safari Kampung Panggarangan: Membangun Ketahanan Terhadap Bencana Gempa Bumi dan Tsunami Tanggal Rilis: 19 Apr 2025 | 00:00 Lokasi: Panggarangan, Lebak Penulis: Michelle Shannon Garot & Yvest Tanno Lebak, 19 April 2025 – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko bencana alam, Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) sukses menyelenggarakan Safari Kampung pada hari Sabtu, 19 April 2025 pukul 14:00-16:00 WIB di halaman salah satu warga Kampung Panggarangan, Lebak Selatan. Kegiatan yang bertujuan membangun ketahanan masyarakat terhadap bencana melalui permainan edukatif dan interaktif yang menyenangkan ini diikuti oleh 20 ibu-ibu warga Kampung Panggarangan. Lebak, 19 April 2025 – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko bencana alam, Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) sukses menyelenggarakan Safari Kampung pada hari Sabtu, 19 April 2025 pukul 14:00-16:00 WIB di halaman salah satu warga Kampung Panggarangan, Lebak Selatan. Kegiatan yang bertujuan membangun ketahanan masyarakat terhadap bencana melalui permainan edukatif dan interaktif yang menyenangkan ini diikuti oleh 20 ibu-ibu warga Kampung Panggarangan. Safari Kampung merupakan suatu kegiatan edukasi mitigasi bencana secara keliling dari kampung ke kampung, dan menyasar pada masyarakat khususnya anak-anak dan ibu-ibu. GMLS merancang Safari Kampung untuk membekali masyarakat dengan pemahaman mengenai cara menghadapi situasi darurat secara bijak dan siap. Melalui berbagai permainan dan sesi edukasi, para peserta diajak untuk mengembangkan ketahanan diri serta mempererat rasa kebersamaan. Kegiatan diawali dengan sesi ice breaking melalui permainan ringan untuk mencairkan suasana dan membangun keakraban peserta. Karena bertujuan mempererat rasa kebersamaan, panitia Safari Kampung merancang sesi ice breaking yang melibatkan interaksi antar pribadi. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi edukasi mengenai bencana alam khususnya gempa bumi dan tsunami, termasuk tanda-tanda terjadinya bencana serta langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi. Dan sebagai penutup, para peserta mengikuti permainan edukatif “Yes or No” yang menguji pemahaman terkait materi yang telah diberikan. Para peserta dibagi menjadi dua kelompok dan diberikan pertanyaan-pertanyaan terkait mitigasi bencana yang harus dijawab dengan mengangkat kertas bertuliskan “Yes” atau “No”. Meskipun memiliki ketua kelompok masing-masing yang bertugas untuk mengangkat kertas, para peserta lainnya tidak tinggal diam, melainkan ikut serta secara aktif menyampaikan pilihan jawabannya, Yes atau No. Sabbaha Ummi Tasya, salah satu perwakilan panitia Safari Kampung, menyampaikan “Ini bukan hanya soal pengetahuan, tapi juga tentang membangun ketahanan dan rasa aman bersama”. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, para panitia Safari Kampung mengucapkan terima kasih kepada Ibu Rita yang telah meminjamkan halaman rumahnya. Ibu Rita juga menyampaikan kesannya, “Kegiatannya sangat seru, menjadi hiburan sekaligus bisa belajar tentang gempa dan tsunami bagi ibu-ibu di sini.” Kegiatan Safari Kampung Panggarangan dinilai berhasil melihat mayoritas jawaban permainan “Yes or No” yang benar. Dengan terlaksananya kegiatan Safari Kampung, masyarakat Kampung Panggarangan diharapkan dapat menjadi semakin siaga dan tangguh dalam menghadapi potensi bencana di masa depan. Respon positif dari masyarakat mendukung GMLS untuk terus menyelenggarakan kegiatan Safari Kampung ke kampung-kampung lainnya di daerah Lebak Selatan. Untuk informasi lebih lanjut, mohon kunjungi @safarikampung atau @gugusmitigasibaksel. Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) merupakan sebuah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang mitigasi bencana sebagai bentuk kemanusiaan di daerah Lebak Selatan, Banten. Didirikan pada tahun 2020, GMLS hadir sebagai wujud kepedulian masyarakat lokal terhadap ancaman bencana alam, khususnya tsunami. Dengan visi “Masyarakat Lebak Selatan yang Siaga dan Tangguh Menghadapi Potensi Bencana Alam, GMLS melaksanakan berbagai kegiatan berkaitan dengan program Tsunami Ready dan Community Resilience. Hingga saat ini, GMLS telah mencatat berbagai pencapaian, salah satunya membantu Desa Panggarangan meraih status “Tsunami Ready Community” dari IOC-UNESCO, dan menjadi pionir dalam upaya membangun ketahanan masyarakat terhadap bencana di wilayah Banten. Untuk informasi lebih lanjut, mohon kunjungi www.gmls.org atau @gugusmitigasibaksel. Kontak Media Yvest Tanno Media Relations Manager Gugus Mitigasi Lebak Selatan Telp. +62 895-1880-6387 Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Safari Kampung Panggarangan: Membangun Ketahanan Terhadap Bencana Gempa Bumi dan Tsunami Read More »

Safari Kampung Nagajaya: GMLS Ajarkan Bijak Hadapi Situasi Darurat pada Anak Muda

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Safari Kampung Nagajaya: GMLS Ajarkan Bijak Hadapi Situasi Darurat pada Anak Muda Tanggal Rilis: 19 Apr 2025 | 00:00 Lokasi: Panggarangan, Lebak Penulis: Michelle Shannon Garot & Yvest Tanno Lebak, 19 April 2025 – Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) sukses menyelenggarakan Safari Kampung pada hari Sabtu, 19 April 2025 pukul 08:00-10:00 WIB di Kampung Nagajaya, Lebak Selatan. Kegiatan yang dirancang untuk mengajarkan masyarakat hadapi situasi darurat dengan bijak ini diikuti oleh 10 anak muda dari Kampung Nagajaya. Lebak, 19 April 2025 – Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) sukses menyelenggarakan Safari Kampung pada hari Sabtu, 19 April 2025 pukul 08:00-10:00 WIB di Kampung Nagajaya, Lebak Selatan. Kegiatan yang dirancang untuk mengajarkan masyarakat hadapi situasi darurat dengan bijak ini diikuti oleh 10 anak muda dari Kampung Nagajaya. GMLS sebagai organisasi mitigasi kebencanaan menyelenggarakan Safari Kampung, yang merupakan suatu kegiatan edukasi mitigasi bencana secara keliling dari kampung ke kampung, dan menyasar pada masyarakat khususnya anak-anak dan ibu-ibu. Safari Kampung bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko bencana alam, khususnya gempa bumi dan tsunami, melalui pendekatan yang edukatif dan interaktif, menggunakan permainan. Kegiatan dimulai dengan ice breaking melalui permainan ringan untuk membangun keakraban peserta. Dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang tanda-tanda gempa bumi dan tsunami, serta langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi. Dalam sesi selanjutnya, para peserta diajak untuk melakukan simulasi, memilih barang penting untuk dimasukkan ke dalam tas siaga bencana, guna melatih kemampuan menentukan prioritas saat kondisi darurat. Sabbaha Ummi Tasya, salah satu perwakilan panitia Safari Kampung, menyampaikan “Kami mengajak mereka memahami cara-cara menghadapi situasi darurat dengan bijak dan siap”. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, panitia Safari Kampung bertanya bagaimana kesan dan pesan kegiatan Safari Kampung. Yulistiani dan Ida Fitriani, peserta Safari Kampung Nagajaya, mengatakan “Kegiatannya seru banget, seneng bisa main sama kalian”. Dengan respon yang positif dari masyarakat, GMLS akan terus menyelenggarakan kegiatan Safari Kampung ke kampung-kampung lainnya di daerah Lebak Selatan. Untuk informasi lebih lanjut, mohon kunjungi @safarikampung atau @gugusmitigasibaksel. Safari Kampung menjadi bukti nyata bahwa edukasi kebencanaan dapat dikemas secara menyenangkan namun tetap bermakna, demi membangun komunitas yang lebih tangguh menghadapi potensi bencana di masa depan. Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) merupakan sebuah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang mitigasi bencana sebagai bentuk kemanusiaan di daerah Lebak Selatan, Banten. Didirikan pada tahun 2020, GMLS hadir sebagai wujud kepedulian masyarakat lokal terhadap ancaman bencana alam, khususnya tsunami. Dengan visi “Masyarakat Lebak Selatan yang Siaga dan Tangguh Menghadapi Potensi Bencana Alam, GMLS melaksanakan berbagai kegiatan berkaitan dengan program Tsunami Ready dan Community Resilience. Hingga saat ini, GMLS telah mencatat berbagai pencapaian, salah satunya membantu Desa Panggarangan meraih status “Tsunami Ready Community” dari IOC-UNESCO, dan menjadi pionir dalam upaya membangun ketahanan masyarakat terhadap bencana di wilayah Banten. Untuk informasi lebih lanjut, mohon kunjungi www.gmls.org atau @gugusmitigasibaksel. Kontak Media Yvest Tanno Media Relations Manager Gugus Mitigasi Lebak Selatan Telp. +62 895-1880-6387 Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Safari Kampung Nagajaya: GMLS Ajarkan Bijak Hadapi Situasi Darurat pada Anak Muda Read More »

Rumah MARIMBA 2: GMLS Hidupkan Semangat Literasi Anak di Kampung Nagajaya

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Rumah MARIMBA 2: GMLS Hidupkan Semangat Literasi Anak di Kampung Nagajaya Tanggal Rilis: 19 Apr 2025 | 00:00 Lokasi: Panggarangan, Lebak Penulis: Yvest Tanno & Michelle Shannon Garot Lebak, 19 April 2025 – Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) kembali menyelenggarakan kegiatan Rumah Mari Membaca (MARIMBA) untuk meningkatkan literasi anak sejak dini. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 19 April 2025 pukul 08:00-10:00 WIB di PAUD Ratu Mandiri 2, Kampung Nagajaya, Lebak Selatan, dan diikuti oleh 39 anak dengan rentang usia 3 hingga 12 tahun. Lebak, 19 April 2025 – Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) kembali menyelenggarakan kegiatan Rumah Mari Membaca (MARIMBA) untuk meningkatkan literasi anak sejak dini. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 19 April 2025 pukul 08:00-10:00 WIB di PAUD Ratu Mandiri 2, Kampung Nagajaya, Lebak Selatan, dan diikuti oleh 39 anak dengan rentang usia 3 hingga 12 tahun. Kegiatan Rumah MARIMBA sendiri merupakan bagian dari upaya berkelanjutan GMLS untuk meningkatkan literasi dan membangun generasi muda yang siap, tanggap, dan resilien. Menghadapi potensi bencana alam di Lebak Selatan, anak-anak sebagai kelompok rentan perlu memiliki tingkat literasi yang tinggi, kemampuan berpikir kritis, dan pastinya semangat belajar sejak dini. Pada kegiatan Rumah MARIMBA kali ini, GMLS bersama mahasiswa Humanity Project Batch VI Universitas Multimedia Nusantara, membawakan rangkaian aktivitas yang seru, mulai dari ice breaking, belajar sambil bermain, dan kompetisi antar kelompok, dan mengerjakan worksheet. Harapannya, anak-anak di Kampung Nagajaya semakin semangat dalam belajar terutama membaca. Kegiatan dimulai dengan ice breaking, memainkan mainan Mad Dog dan Crocodile Dentist, dimana anak-anak secara bergiliran diminta untuk menjawab pertanyaan seputar diri sendiri, mata pelajaran di sekolah, benda, dan hewan. Selanjutnya, anak-anak diajak untuk belajar sambil bermain, mencari kertas bertuliskan huruf yang sebelumnya telah disembunyikan oleh kakak-kakak mahasiswa. Ketika menemukan, anak-anak diminta untuk menyebutkan kata dengan awalan huruf yang ditemukannya, untuk meningkatkan kosa kata yang dimiliki. Keira Norelia, selaku Creative Content & Storytelling Specialist Rumah MARIMBA, menceritakan bahwa ketika bermain buru huruf, ada anak yang menemukan huruf “G”, dan menyebut kata “Gempa”. “Saya sedikit terkejut sekaligus senang karena salah satu anak paham tentang adanya gempa”, jelasnya. Kegiatan selanjutnya yang tidak kalah menarik ialah kompetisi antar kelompok. Anak-anak dibagi menjadi dua kelompok, dan balapan menyusun kertas bertuliskan huruf menjadi kata. Kakak-kakak mahasiswa menyebutkan nama-nama hewan dan buah-buahan, dan anak-anak berlomba kelompok mana yang paling cepat untuk menyusun kata tersebut dengan kertas. Kegiatan diakhiri dengan mengerjakan worksheet seputar diri sendiri, hewan, dan buah-buahan. Tingkat kesulitan materi telah disesuaikan dengan perkiraan kemampuan anak dengan usia paling muda yang dalam tahap PAUD. Ibu Suba’ah, selaku pembimbing PAUD Ratu Mandiri 2, menyampaikan keinginannya agar kegiatan Rumah MARIMBA terus dilanjutkan. “Alhamdulillah ada perubahannya. Jadi anak-anak itu semangat, karena ada mainannya, ada buku-buku”, jelasnya. Rumah MARIMBA Nagajaya hadir selain sebagai pusat literasi anak di Kampung Nagajaya, juga sebagai ruang ramah anak yang mendorong kebebasan berekspresi dan eksplorasi, serta mempererat keterhubungan antara anak, komunitas, dan pendidikan. GMLS akan kembali menyelenggarakan kegiatan Rumah MARIMBA di Kampung Nagajaya pada akhir bulan Mei 2025. Untuk berpartisipasi atau informasi lebih lanjut, mohon kunjungi @rumahmarimba atau @gugusmitigasibaksel. Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) merupakan sebuah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang mitigasi bencana sebagai bentuk kemanusiaan di daerah Lebak Selatan, Banten. Didirikan pada tahun 2020, GMLS hadir sebagai wujud kepedulian masyarakat lokal terhadap ancaman bencana alam, khususnya tsunami. Dengan visi “Masyarakat Lebak Selatan yang Siaga dan Tangguh Menghadapi Potensi Bencana Alam, GMLS melaksanakan berbagai kegiatan berkaitan dengan program Tsunami Ready dan Community Resilience. Hingga saat ini, GMLS telah mencatat berbagai pencapaian, salah satunya membantu Desa Panggarangan meraih status “Tsunami Ready Community” dari IOC-UNESCO, dan menjadi pionir dalam upaya membangun ketahanan masyarakat terhadap bencana di wilayah Banten. Untuk informasi lebih lanjut, mohon kunjungi www.gmls.org atau @gugusmitigasibaksel. Kontak Media Yvest Tanno Media Relations Manager Gugus Mitigasi Lebak Selatan Telp. +62 895-1880-6387 Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Rumah MARIMBA 2: GMLS Hidupkan Semangat Literasi Anak di Kampung Nagajaya Read More »

Program Rumah Marimba (Mari Membaca) Sukses Salurkan Donasi Buku dan Permainan Edukatif Untuk Meningkatkan Semangat Belajar Anak PAUD

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Program Rumah Marimba (Mari Membaca) Sukses Salurkan Donasi Buku dan Permainan Edukatif Untuk Meningkatkan Semangat Belajar Anak PAUD Tanggal Rilis: 02 Dec 2024 | 00:00 Lokasi: Kampung Nagajaya, Desa sindang Ratu Penulis: Natasha Terra Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) kembali melaksanakan program Rumah Marimba (Mari Membaca) pada Senin, 2 Desember 2024, di PAUD Ratu Mandiri 2, Desa Sindangratu. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan melalui permainan edukatif serta meningkatkan minat baca anak-anak. Pada pelaksanaan kali ini, anak-anak terlihat lebih antusias berkat permainan menarik dan kehadiran sudut baca baru yang dilengkapi buku hasil donasi. Desa Sindangratu, 2 Desember 2024 – Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) kembali melaksanakan program Rumah Marimba (Mari Membaca) pada Senin, 2 Desember 2024, di PAUD Ratu Mandiri 2, Desa Sindangratu. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan melalui permainan edukatif serta meningkatkan minat baca anak-anak. Pada pelaksanaan kali ini, anak-anak terlihat lebih antusias berkat permainan menarikdan kehadiran sudut baca baru yang dilengkapi buku hasil donasi. Program yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh 30 anak didampingi oleh guru PAUD dan beberapa orang tua. Tim Rumah Marimba (Mari Membaca) menghadirkan serangkaian permainan edukatif, yang berhasil didapatkan dari donasi. Permainan yang berhasil dikumpulkan banyak yang berupa permainan- permainan motorik berupa puzzle, dan permainan lainnya. Aktivitas ini dirancang untuk menggabungkan hiburan dengan pembelajaran, sehingga anak-anak dapat belajar sambil bermain dengan cara yang menyenangkan. Selain itu, program ini juga menjadi momen peluncuran sudut baca baru yang dirancang khusus untuk anak-anak PAUD. Buku-buku hasil donasi telah disortir sesuai usia dan kebutuhan belajar, lalu disusun rapi di rak buku yang dibeli dari dana donasi masyarakat. Sudut baca ini diharapkan dapat menjadi sarana pendukung literasi anak-anak sejak usia dini. Menurut Faizah Ashilah, Event Planner Program Marimba, “Kami ingin meningkatkan minat belajar dan membaca anak-anak dengan cara yang menyenangkan. Program ini bukan hanya tentang bermain, tetapi juga menanamkan kebiasaan baik seperti membaca dan berinteraksipositif.” Salah satu guru PAUD, Ibu Subaah, menambahkan, “Kami sangat berterima kasih atas kontribusi tim Rumah Marimba (Mari Membaca). Anak-anak terlihat lebih semangat bermain dan belajar, terutama dengan adanya buku-buku baru yang menarik perhatian mereka. Ini adalah langkah penting untuk mendukung pendidikan mereka.” Dengan kedatangan program hari ini, senyuman dan semangat anak-anak PAUD Ratu Mandiri 2 menjadi bukti nyata bahwa pendekatan yang tepat dalam pendidikan usia dini dapat menciptakan pengalaman belajar yang berkesan. Melalui sudut baca baru, buku-buku donasi, dan permainanedukatif, Rumah Marimba (Mari Membaca) telah memberikan warna baru dalam perjalanan literasi mereka. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kolaborasi antara komunitas dan organisasi dapat membawa dampak besar bagi masa depan generasi penerus. Tentang MarimbaProgram Marimba adalah inisiatif rutin dari Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) yang bertujuan untuk meningkatkan literasi di berbagai wilayah, terutama daerah terpencil. Program ini berfokus pada pengembangan literasi di wilayah pedesaan, dengan tujuan menciptakan generasi muda yang literate, resilient, dan mandiri. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kesejahteraan dan pendidikan anak-anak di daerah terpencil melalui pendekatan yang kreatif dan menyenangkan. Link Folder Dokumentasi: ![marimba.jpg](//images.ctfassets.net/a0vuiw5kn8h7/cEcJKFKKf7hqP8pDVQyTk/600ad7c891d8610c65ae14228fa0553f/marimba.jpg) Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Program Rumah Marimba (Mari Membaca) Sukses Salurkan Donasi Buku dan Permainan Edukatif Untuk Meningkatkan Semangat Belajar Anak PAUD Read More »

MBKM Humanity Project Batch 5 Tim 2 Resmi Ditutup di Villahejo Kiara Payung

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events MBKM Humanity Project Batch 5 Tim 2 Resmi Ditutup di Villahejo Kiara Payung Tanggal Rilis: 06 Dec 2024 | 00:00 Lokasi: Panggarangan, Lebak Penulis: Dave Hapien Panggarangan – Program MBKM Humanity Project Batch 5 Tim 2 yang diselenggarakan oleh Universitas Multimedia Nusantara (UMN) resmi berakhir melalui sebuah acara penutupan di Villa Hejo Kiara Payung, Panggarangan, Kamis (6/12/2024) malam. Program yang berlangsung selama 29 hari efektif ini telah memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa dalam mengembangkan kepedulian sosial dan nilai-nilai kemanusiaan. Panggarangan – Program MBKM Humanity Project Batch 5 Tim 2 yang diselenggarakan oleh Universitas Multimedia Nusantara (UMN) resmi berakhir melalui sebuah acara penutupan di Villa Hejo Kiara Payung, Panggarangan, Kamis (6/12/2024) malam. Program yang berlangsung selama 29 hari efektif ini telah memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa dalam mengembangkan kepedulian sosial dan nilai-nilai kemanusiaan. Ketua Gugus Mitigasi Lebak Selatan, Anis Faisal Reza, dalam sambutannya mengapresiasi dedikasi para mahasiswa dan kolaborasi dengan UMN selama program berlangsung. “Selama 29 hari perjalanan ini, kalian telah dibentuk untuk memanusiakan manusia dan menjadikan kemanusiaan sebagai arah tujuan. Terima kasih kepada seluruh civitas academica UMN, khususnya jajaran pimpinan dan dosen Strategi Komunikasi UMN, atas kolaborasi indah ini,” ujar Anis. Acara penutupan yang dimulai pukul 20.30 WIB dihadiri oleh keluarga besar Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) dan Koordinator MBKM Humanity Project, Khairul Syafuddin, beserta seluruh mahasiswa peserta program. Rangkaian kegiatan penutupan meliputi diskusi santai, permainan interaktif, pemutaran video dokumentasi perjalanan, dan sesi berbagi cerita. Acara kemudian ditutup dengan makan malam bersama yang diiringi nyanyian para peserta. Program yang berlangsung sejak 7 September hingga 7 Desember 2024 ini dirancang untuk membentuk mahasiswa menjadi individu yang lebih peduli dan tanggap terhadap isu-isu kemanusiaan. Para peserta diharapkan dapat mengimplementasikan nilai-nilai yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari. “Melalui program ini, kami berharap para mahasiswa dapat terus berkontribusi untuk kemanusiaan dan menjadikan pengalaman selama 29 hari ini sebagai bekal berharga dalam perjalanan mereka ke depan,” tambah Anis. Penulis: Dave Hapien Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi:Anis Faisal RezaKetua Gugus Mitigasi Lebak SelatanTelp. +62 878-0979-8555 —Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan:Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah sebuah komunitas  yang didirikan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Panggarangan, Lebak Selatan, Banten. Sebagai sebuah inisiatif masyarakat yang bertujuan untuk membangun masyarakat Lebak Selatan yang siaga dan tangguh dalam menghadapi bencana, GMLS bergerak dalam bidang mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana. Per tahun 2023, Gugus Mitigasi Lebak Selatan beranggotakan delapan orang dari berbagai latar belakang dan usia. Berkolaborasi dengan 28 kolaborator yang bergerak di berbagai bidang, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mewujudkan Tsunami Ready Program di wilayah Lebak Selatan yang diukur melalui 12 Tsunami Ready Indicators. Saat ini, Gugus Mitigasi Lebak Selatan sedang menginisiasi Community Resilience Program di wilayah Lebak Selatan bersama kolaborator dan perguruan tinggi dari berbagai negara. Sejak pertama kali dibentuk pada 13 Oktober 2020, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari banyak pihak, di antaranya National Tsunami Ready Board (NTRB) Indonesia dan penganugerahan status Tsunami Ready oleh International Oceanographic Commission UNESCO (IOC-UNESCO). Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.gmls.org, dan media sosial GMLS, Instagram (@gugusmitigasibaksel), TikTok (@gugusmitigasibaksel), YouTube (Gugus Mitigasi Lebak Selatan), dan Facebook (Gugus Mitigasi Lebak Selatan). Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

MBKM Humanity Project Batch 5 Tim 2 Resmi Ditutup di Villahejo Kiara Payung Read More »

Rumah Marimba Gelar Pelatihan Fasilitator dan Kegiatan Literasi untuk Anak di Kampung Nagajaya

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Rumah Marimba Gelar Pelatihan Fasilitator dan Kegiatan Literasi untuk Anak di Kampung Nagajaya Tanggal Rilis: 03 Dec 2024 | 00:00 Lokasi: Nagajaya Penulis: Dave Hapien Lebak Selatan – Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) bersama mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) MKBM Batch 5 mengadakan dua rangkaian kegiatan di Rumah Marimba, Kampung Nagajaya, Desa Sindangratu. Kegiatan yang diselenggarakan pada 1 dan 3 Desember 2024 ini meliputi Training of Trainers (ToT) Generasi Resilient dan Practical Skills Training, serta Cerita Cerdas dan Maen Babarengan. Lebak Selatan — Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) bersama mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) MKBM Batch 5 mengadakan dua rangkaian kegiatan di Rumah Marimba, Kampung Nagajaya, Desa Sindangratu. Kegiatan yang diselenggarakan pada 1 dan 3 Desember 2024 ini meliputi Training of Trainers (ToT) Generasi Resilient dan Practical Skills Training, serta Cerita Cerdas dan Maen Babarengan. Inisiatif yang berfokus pada penguatan literasi dan ketahanan komunitas ini berhasil melibatkan 25 remaja sebagai calon fasilitator dan puluhan anak-anak dari wilayah setempat. “Remaja memiliki energi dan kreativitas untuk mendorong perubahan, termasuk membangun literasi kebencanaan di lingkungan mereka,” kata Khemal, perwakilan dari Next Generation Indonesia (NXG) yang memimpin sesi pelatihan fasilitator. Pada hari pertama, PAUD Ratu Mandiri 2 menjadi lokasi pelaksanaan ToT Generasi Resilience. Para peserta mendapatkan pembekalan tentang konsep disaster community resilience dan keterampilan praktis sebagai fasilitator Rumah Marimba. Abah Lala, Ketua GMLS, menekankan bahwa program ini tidak hanya fokus pada literasi kebencanaan. “Rumah Marimba bertujuan meningkatkan literasi kebencanaan sekaligus mendorong anak-anak untuk mengejar mimpi mereka,” jelasnya. Ketua GMLS, Abah Lala, menjelaskan bahwa Rumah Marimba bertujuan meningkatkan literasi kebencanaan sekaligus mendorong anak-anak untuk mengejar mimpi mereka. Para fasilitator nantinya akan menjadi agen perubahan yang tidak hanya mengedukasi, tetapi juga membangun solidaritas komunitas melalui program sister village. Memasuki hari kedua, kegiatan berlanjut dengan program Cerita Cerdas dan Maen Babarengan di Rumah Marimba 3. Kak Resha Rashtrapatiji dari Id Flow Stories memandu sesi storytelling interaktif yang dirancang untuk membangun empati dan kerja sama di antara anak-anak. “Harapan kami dengan adanya aktivitas di Marimba 3 ini dapat mengajak anak-anak untuk sama-sama membangun rasa empati dan saling peduli terhadap sesama, mengingat mereka adalah generasi yang akan membangun masa depan Indonesia,” ujar Tricia Amadea, penyelenggara acara. Faizah Ashilah, penyelenggara event Marimba 3, menambahkan harapannya agar kegiatan ini dapat meningkatkan minat baca anak-anak Kampung Nagajaya. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara GMLS, UMN, dan masyarakat Kampung Nagajaya. Melalui pendekatan literasi kebencanaan dan edukasi kreatif, inisiatif ini bertujuan membentuk generasi yang empati, tangguh, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. “Diharapkan, melalui pelatihan dan kegiatan interaktif ini, Rumah Marimba dapat terus menjadi motor penggerak literasi sekaligus ketahanan komunitas yang memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkas Abah Lala. Penulis: Dave Hapien Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi:Anis Faisal RezaKetua Gugus Mitigasi Lebak SelatanTelp. +62 878-0979-8555 —Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan: Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah sebuah komunitas  yang didirikan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Panggarangan, Lebak Selatan, Banten. Sebagai sebuah inisiatif masyarakat yang bertujuan untuk membangun masyarakat Lebak Selatan yang siaga dan tangguh dalam menghadapi bencana, GMLS bergerak dalam bidang mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana. Per tahun 2023, Gugus Mitigasi Lebak Selatan beranggotakan delapan orang dari berbagai latar belakang dan usia. Berkolaborasi dengan 28 kolaborator yang bergerak di berbagai bidang, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mewujudkan Tsunami Ready Program di wilayah Lebak Selatan yang diukur melalui 12 Tsunami Ready Indicators. Saat ini, Gugus Mitigasi Lebak Selatan sedang menginisiasi Community Resilience Program di wilayah Lebak Selatan bersama kolaborator dan perguruan tinggi dari berbagai negara. Sejak pertama kali dibentuk pada 13 Oktober 2020, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari banyak pihak, di antaranya National Tsunami Ready Board (NTRB) Indonesia dan penganugerahan status Tsunami Ready oleh International Oceanographic Commission UNESCO (IOC-UNESCO). Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.gmls.org, dan media sosial GMLS, Instagram (@gugusmitigasibaksel), TikTok (@gugusmitigasibaksel), YouTube (Gugus Mitigasi Lebak Selatan), dan Facebook (Gugus Mitigasi Lebak Selatan). Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Rumah Marimba Gelar Pelatihan Fasilitator dan Kegiatan Literasi untuk Anak di Kampung Nagajaya Read More »

Harmoni Hutan dan Kehidupan: Revitalisasi Hutan Jadi Solusi Ekonomi dan Lingkungan

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Harmoni Hutan dan Kehidupan: Revitalisasi Hutan Jadi Solusi Ekonomi dan Lingkungan Tanggal Rilis: 05 Dec 2024 | 00:00 Lokasi: Nagajaya Penulis: Dave Hapien Nagajaya, 5 Desember 2024 – Sebagai wujud kolaborasi antara Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) dan Universitas Multimedia Nusantara (UMN), acara Harmoni Hutan dan Kehidupan berhasil menghidupkan kembali potensi Hutan Dungus Ki Haji melalui berbagai kegiatan edukatif dan pemberdayaan masyarakat. Acara ini dirancang untuk memberikan wawasan, keterampilan, dan manfaat langsung kepada masyarakat Kampung Nagajaya, Desa Sindangratu. Nagajaya, 5 Desember 2024 – Sebagai wujud kolaborasi antara Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) dan Universitas Multimedia Nusantara (UMN), acara Harmoni Hutan dan Kehidupan berhasil menghidupkan kembali potensi Hutan Dungus Ki Haji melalui berbagai kegiatan edukatif dan pemberdayaan masyarakat. Acara ini dirancang untuk memberikan wawasan, keterampilan, dan manfaat langsung kepada masyarakat Kampung Nagajaya, Desa Sindangratu. # Hari Pertama: Edukasi dan Pelestarian Hutan Pada Rabu, 4 Desember 2024, rangkaian acara dimulai di Saung Pertemuan Dungus Ki Haji dengan agenda Launching video profil Hutan Dungus Ki Haji, peluncuran buku biodiversitas seri flora, dan seminar mind-opening tentang potensi hutan tersebut. Acara yang dihadiri oleh 30 warga lokal ini juga menghadirkan sesi penanaman tanaman buah sebagai langkah awal menjaga ekosistem hutan. Ketua GMLS, Anis Faisal Reza, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada edukasi lingkungan tetapi juga mempersiapkan Kampung Nagajaya sebagai sister village dengan ketahanan ekonomi berbasis aset lokal. “Hutan Dungus Ki Haji adalah anugerah yang harus kita kelola dengan bijak untuk mendukung kesejahteraan dan ketahanan komunitas. Kita disini bukan mau merusak, tetapi ingin melestarikan”, ujar Anis Faisal Reza. Seminar ini turut menghadirkan narasumber spesialis ekowisata berkelanjutan, yaitu Irwan Tamrin yang merupakan praktisi dan akademisi. “Mahasiswa UMN ini memiliki inisiatif yang baik, jadi dengan inisiatif ini diharapkan warga juga terdorong untuk mau menjaga dan mengelola Hutan Dungus Ki Haji ini dengan baik” ujar Irwan Tamrin. Irwan Tamrin juga menyampaikan berbagai materi dan contoh nyata dari pengalamannya mengelola konsep ekowisata di berbagai daerah. Acara ini dihadiri oleh Ketua RT Kampung Nagajaya, Abah Tohri, yang menyampaikan dukungan penuh masyarakat terhadap inisiatif ini. Ditambah lagi, konsep acara yang menyatu dengan alam—mulai dari lokasi hingga konsumsi—menjadi simbol penting dalam mengedepankan keberlanjutan. PT Sinar Sosro juga memberikan dukungan melalui penyediaan konsumsi saat kegiatan berlangsung. Hal ini menunjukkan bahwa PT Sinar Sosro berkomitmen penuh dalam mendukung acara keberlanjutan melalui produk yang diberikan. # Dukungan dari Yayasan Kehati Sebagai salah satu NGO biodiversitas terbesar di Indonesia, Yayasan Kehati turut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan acara ini. Dengan misi melestarikan keanekaragaman hayati Indonesia, Yayasan Kehati berkomitmen mendukung program-program yang tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga memberdayakan masyarakat lokal. Dukungan ini menjadi bukti nyata pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan solusi berkelanjutan untuk ekosistem dan ekonomi masyarakat. # Hari Kedua: Workshop Budidaya Lebah Madu Pada Kamis, 5 Desember 2024, fokus kegiatan beralih pada pemberdayaan ekonomi warga melalui Workshop Budidaya Lebah Madu. Acara ini memberikan pelatihan teknis mengenai budidaya lebah madu yang mencakup pembuatan sarang hingga praktik lapangan. Narasumber, Wandi S. Assayid, seorang pegiat komunitas dan akademisi USBR, memandu peserta dengan teknik yang mudah dipahami dan aplikatif. “Budidaya lebah madu tidak hanya memberikan hasil ekonomi tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan,” ujar Wandi. Workshop ini diikuti oleh 15 peserta lokal yang menunjukkan minat mendalam terhadap pelatihan tersebut. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dian Kartika Sari, Kepala Bagian Administrasi PT Jasa Raharja cabang Banten, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UMN, dan sejumlah tamu undangan. Dian menekankan bahwa keterampilan baru seperti ini dapat menjadi langkah awal pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. # Dukungan Kolaboratif dan Harapan Masa Depan Keseluruhan acara ini juga mendapat dukungan dari Jasa Raharja dan SiagaBencana.com. Dengan pre-test dan post-test sebagai metode evaluasi, hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman warga mengenai literasi lingkungan dan keterampilan yang diasah. Revitalisasi Hutan Dungus Ki Haji melalui acara ini diharapkan menjadi awal dari inisiatif berkelanjutan yang tidak hanya memperkuat ekosistem, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga. “Hutan Dungus Ki Haji adalah aset desa yang bisa menjadi fondasi bagi ketahanan lingkungan dan ekonomi masyarakat,” tutup Anis Faisal Reza. Kegiatan ini tidak hanya menciptakan harmoni antara hutan dan kehidupan, tetapi juga menunjukkan kekuatan kolaborasi dalam menciptakan dampak nyata bagi masa depan. Penulis : Dave Hapien Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi:Anis Faisal RezaKetua Gugus Mitigasi Lebak SelatanTelp. +62 878-0979-8555 —Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan:Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah sebuah komunitas  yang didirikan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Panggarangan, Lebak Selatan, Banten. Sebagai sebuah inisiatif masyarakat yang bertujuan untuk membangun masyarakat Lebak Selatan yang siaga dan tangguh dalam menghadapi bencana, GMLS bergerak dalam bidang mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana. Per tahun 2023, Gugus Mitigasi Lebak Selatan beranggotakan delapan orang dari berbagai latar belakang dan usia. Berkolaborasi dengan 28 kolaborator yang bergerak di berbagai bidang, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mewujudkan Tsunami Ready Program di wilayah Lebak Selatan yang diukur melalui 12 Tsunami Ready Indicators. Saat ini, Gugus Mitigasi Lebak Selatan sedang menginisiasi Community Resilience Program di wilayah Lebak Selatan bersama kolaborator dan perguruan tinggi dari berbagai negara. Sejak pertama kali dibentuk pada 13 Oktober 2020, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari banyak pihak, di antaranya National Tsunami Ready Board (NTRB) Indonesia dan penganugerahan status Tsunami Ready oleh International Oceanographic Commission UNESCO (IOC-UNESCO).Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.gmls.org, dan media sosial GMLS, Instagram (@gugusmitigasibaksel), TikTok (@gugusmitigasibaksel), YouTube (Gugus Mitigasi Lebak Selatan), dan Facebook (Gugus Mitigasi Lebak Selatan). Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Harmoni Hutan dan Kehidupan: Revitalisasi Hutan Jadi Solusi Ekonomi dan Lingkungan Read More »

Shopping Cart