Uncategorized

Program Rumah Marimba (Mari Membaca) Sukses Salurkan Donasi Buku dan Permainan Edukatif Untuk Meningkatkan Semangat Belajar Anak PAUD

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Program Rumah Marimba (Mari Membaca) Sukses Salurkan Donasi Buku dan Permainan Edukatif Untuk Meningkatkan Semangat Belajar Anak PAUD Tanggal Rilis: 02 Dec 2024 | 00:00 Lokasi: Kampung Nagajaya, Desa sindang Ratu Penulis: Natasha Terra Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) kembali melaksanakan program Rumah Marimba (Mari Membaca) pada Senin, 2 Desember 2024, di PAUD Ratu Mandiri 2, Desa Sindangratu. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan melalui permainan edukatif serta meningkatkan minat baca anak-anak. Pada pelaksanaan kali ini, anak-anak terlihat lebih antusias berkat permainan menarik dan kehadiran sudut baca baru yang dilengkapi buku hasil donasi. Desa Sindangratu, 2 Desember 2024 – Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) kembali melaksanakan program Rumah Marimba (Mari Membaca) pada Senin, 2 Desember 2024, di PAUD Ratu Mandiri 2, Desa Sindangratu. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan melalui permainan edukatif serta meningkatkan minat baca anak-anak. Pada pelaksanaan kali ini, anak-anak terlihat lebih antusias berkat permainan menarikdan kehadiran sudut baca baru yang dilengkapi buku hasil donasi. Program yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh 30 anak didampingi oleh guru PAUD dan beberapa orang tua. Tim Rumah Marimba (Mari Membaca) menghadirkan serangkaian permainan edukatif, yang berhasil didapatkan dari donasi. Permainan yang berhasil dikumpulkan banyak yang berupa permainan- permainan motorik berupa puzzle, dan permainan lainnya. Aktivitas ini dirancang untuk menggabungkan hiburan dengan pembelajaran, sehingga anak-anak dapat belajar sambil bermain dengan cara yang menyenangkan. Selain itu, program ini juga menjadi momen peluncuran sudut baca baru yang dirancang khusus untuk anak-anak PAUD. Buku-buku hasil donasi telah disortir sesuai usia dan kebutuhan belajar, lalu disusun rapi di rak buku yang dibeli dari dana donasi masyarakat. Sudut baca ini diharapkan dapat menjadi sarana pendukung literasi anak-anak sejak usia dini. Menurut Faizah Ashilah, Event Planner Program Marimba, “Kami ingin meningkatkan minat belajar dan membaca anak-anak dengan cara yang menyenangkan. Program ini bukan hanya tentang bermain, tetapi juga menanamkan kebiasaan baik seperti membaca dan berinteraksipositif.” Salah satu guru PAUD, Ibu Subaah, menambahkan, “Kami sangat berterima kasih atas kontribusi tim Rumah Marimba (Mari Membaca). Anak-anak terlihat lebih semangat bermain dan belajar, terutama dengan adanya buku-buku baru yang menarik perhatian mereka. Ini adalah langkah penting untuk mendukung pendidikan mereka.” Dengan kedatangan program hari ini, senyuman dan semangat anak-anak PAUD Ratu Mandiri 2 menjadi bukti nyata bahwa pendekatan yang tepat dalam pendidikan usia dini dapat menciptakan pengalaman belajar yang berkesan. Melalui sudut baca baru, buku-buku donasi, dan permainanedukatif, Rumah Marimba (Mari Membaca) telah memberikan warna baru dalam perjalanan literasi mereka. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kolaborasi antara komunitas dan organisasi dapat membawa dampak besar bagi masa depan generasi penerus. Tentang MarimbaProgram Marimba adalah inisiatif rutin dari Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) yang bertujuan untuk meningkatkan literasi di berbagai wilayah, terutama daerah terpencil. Program ini berfokus pada pengembangan literasi di wilayah pedesaan, dengan tujuan menciptakan generasi muda yang literate, resilient, dan mandiri. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kesejahteraan dan pendidikan anak-anak di daerah terpencil melalui pendekatan yang kreatif dan menyenangkan. Link Folder Dokumentasi: ![marimba.jpg](//images.ctfassets.net/a0vuiw5kn8h7/cEcJKFKKf7hqP8pDVQyTk/600ad7c891d8610c65ae14228fa0553f/marimba.jpg) Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Program Rumah Marimba (Mari Membaca) Sukses Salurkan Donasi Buku dan Permainan Edukatif Untuk Meningkatkan Semangat Belajar Anak PAUD Read More »

MBKM Humanity Project Batch 5 Tim 2 Resmi Ditutup di Villahejo Kiara Payung

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events MBKM Humanity Project Batch 5 Tim 2 Resmi Ditutup di Villahejo Kiara Payung Tanggal Rilis: 06 Dec 2024 | 00:00 Lokasi: Panggarangan, Lebak Penulis: Dave Hapien Panggarangan – Program MBKM Humanity Project Batch 5 Tim 2 yang diselenggarakan oleh Universitas Multimedia Nusantara (UMN) resmi berakhir melalui sebuah acara penutupan di Villa Hejo Kiara Payung, Panggarangan, Kamis (6/12/2024) malam. Program yang berlangsung selama 29 hari efektif ini telah memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa dalam mengembangkan kepedulian sosial dan nilai-nilai kemanusiaan. Panggarangan – Program MBKM Humanity Project Batch 5 Tim 2 yang diselenggarakan oleh Universitas Multimedia Nusantara (UMN) resmi berakhir melalui sebuah acara penutupan di Villa Hejo Kiara Payung, Panggarangan, Kamis (6/12/2024) malam. Program yang berlangsung selama 29 hari efektif ini telah memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa dalam mengembangkan kepedulian sosial dan nilai-nilai kemanusiaan. Ketua Gugus Mitigasi Lebak Selatan, Anis Faisal Reza, dalam sambutannya mengapresiasi dedikasi para mahasiswa dan kolaborasi dengan UMN selama program berlangsung. “Selama 29 hari perjalanan ini, kalian telah dibentuk untuk memanusiakan manusia dan menjadikan kemanusiaan sebagai arah tujuan. Terima kasih kepada seluruh civitas academica UMN, khususnya jajaran pimpinan dan dosen Strategi Komunikasi UMN, atas kolaborasi indah ini,” ujar Anis. Acara penutupan yang dimulai pukul 20.30 WIB dihadiri oleh keluarga besar Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) dan Koordinator MBKM Humanity Project, Khairul Syafuddin, beserta seluruh mahasiswa peserta program. Rangkaian kegiatan penutupan meliputi diskusi santai, permainan interaktif, pemutaran video dokumentasi perjalanan, dan sesi berbagi cerita. Acara kemudian ditutup dengan makan malam bersama yang diiringi nyanyian para peserta. Program yang berlangsung sejak 7 September hingga 7 Desember 2024 ini dirancang untuk membentuk mahasiswa menjadi individu yang lebih peduli dan tanggap terhadap isu-isu kemanusiaan. Para peserta diharapkan dapat mengimplementasikan nilai-nilai yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari. “Melalui program ini, kami berharap para mahasiswa dapat terus berkontribusi untuk kemanusiaan dan menjadikan pengalaman selama 29 hari ini sebagai bekal berharga dalam perjalanan mereka ke depan,” tambah Anis. Penulis: Dave Hapien Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi:Anis Faisal RezaKetua Gugus Mitigasi Lebak SelatanTelp. +62 878-0979-8555 —Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan:Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah sebuah komunitas  yang didirikan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Panggarangan, Lebak Selatan, Banten. Sebagai sebuah inisiatif masyarakat yang bertujuan untuk membangun masyarakat Lebak Selatan yang siaga dan tangguh dalam menghadapi bencana, GMLS bergerak dalam bidang mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana. Per tahun 2023, Gugus Mitigasi Lebak Selatan beranggotakan delapan orang dari berbagai latar belakang dan usia. Berkolaborasi dengan 28 kolaborator yang bergerak di berbagai bidang, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mewujudkan Tsunami Ready Program di wilayah Lebak Selatan yang diukur melalui 12 Tsunami Ready Indicators. Saat ini, Gugus Mitigasi Lebak Selatan sedang menginisiasi Community Resilience Program di wilayah Lebak Selatan bersama kolaborator dan perguruan tinggi dari berbagai negara. Sejak pertama kali dibentuk pada 13 Oktober 2020, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari banyak pihak, di antaranya National Tsunami Ready Board (NTRB) Indonesia dan penganugerahan status Tsunami Ready oleh International Oceanographic Commission UNESCO (IOC-UNESCO). Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.gmls.org, dan media sosial GMLS, Instagram (@gugusmitigasibaksel), TikTok (@gugusmitigasibaksel), YouTube (Gugus Mitigasi Lebak Selatan), dan Facebook (Gugus Mitigasi Lebak Selatan). Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

MBKM Humanity Project Batch 5 Tim 2 Resmi Ditutup di Villahejo Kiara Payung Read More »

Rumah Marimba Gelar Pelatihan Fasilitator dan Kegiatan Literasi untuk Anak di Kampung Nagajaya

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Rumah Marimba Gelar Pelatihan Fasilitator dan Kegiatan Literasi untuk Anak di Kampung Nagajaya Tanggal Rilis: 03 Dec 2024 | 00:00 Lokasi: Nagajaya Penulis: Dave Hapien Lebak Selatan – Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) bersama mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) MKBM Batch 5 mengadakan dua rangkaian kegiatan di Rumah Marimba, Kampung Nagajaya, Desa Sindangratu. Kegiatan yang diselenggarakan pada 1 dan 3 Desember 2024 ini meliputi Training of Trainers (ToT) Generasi Resilient dan Practical Skills Training, serta Cerita Cerdas dan Maen Babarengan. Lebak Selatan — Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) bersama mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) MKBM Batch 5 mengadakan dua rangkaian kegiatan di Rumah Marimba, Kampung Nagajaya, Desa Sindangratu. Kegiatan yang diselenggarakan pada 1 dan 3 Desember 2024 ini meliputi Training of Trainers (ToT) Generasi Resilient dan Practical Skills Training, serta Cerita Cerdas dan Maen Babarengan. Inisiatif yang berfokus pada penguatan literasi dan ketahanan komunitas ini berhasil melibatkan 25 remaja sebagai calon fasilitator dan puluhan anak-anak dari wilayah setempat. “Remaja memiliki energi dan kreativitas untuk mendorong perubahan, termasuk membangun literasi kebencanaan di lingkungan mereka,” kata Khemal, perwakilan dari Next Generation Indonesia (NXG) yang memimpin sesi pelatihan fasilitator. Pada hari pertama, PAUD Ratu Mandiri 2 menjadi lokasi pelaksanaan ToT Generasi Resilience. Para peserta mendapatkan pembekalan tentang konsep disaster community resilience dan keterampilan praktis sebagai fasilitator Rumah Marimba. Abah Lala, Ketua GMLS, menekankan bahwa program ini tidak hanya fokus pada literasi kebencanaan. “Rumah Marimba bertujuan meningkatkan literasi kebencanaan sekaligus mendorong anak-anak untuk mengejar mimpi mereka,” jelasnya. Ketua GMLS, Abah Lala, menjelaskan bahwa Rumah Marimba bertujuan meningkatkan literasi kebencanaan sekaligus mendorong anak-anak untuk mengejar mimpi mereka. Para fasilitator nantinya akan menjadi agen perubahan yang tidak hanya mengedukasi, tetapi juga membangun solidaritas komunitas melalui program sister village. Memasuki hari kedua, kegiatan berlanjut dengan program Cerita Cerdas dan Maen Babarengan di Rumah Marimba 3. Kak Resha Rashtrapatiji dari Id Flow Stories memandu sesi storytelling interaktif yang dirancang untuk membangun empati dan kerja sama di antara anak-anak. “Harapan kami dengan adanya aktivitas di Marimba 3 ini dapat mengajak anak-anak untuk sama-sama membangun rasa empati dan saling peduli terhadap sesama, mengingat mereka adalah generasi yang akan membangun masa depan Indonesia,” ujar Tricia Amadea, penyelenggara acara. Faizah Ashilah, penyelenggara event Marimba 3, menambahkan harapannya agar kegiatan ini dapat meningkatkan minat baca anak-anak Kampung Nagajaya. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara GMLS, UMN, dan masyarakat Kampung Nagajaya. Melalui pendekatan literasi kebencanaan dan edukasi kreatif, inisiatif ini bertujuan membentuk generasi yang empati, tangguh, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. “Diharapkan, melalui pelatihan dan kegiatan interaktif ini, Rumah Marimba dapat terus menjadi motor penggerak literasi sekaligus ketahanan komunitas yang memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkas Abah Lala. Penulis: Dave Hapien Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi:Anis Faisal RezaKetua Gugus Mitigasi Lebak SelatanTelp. +62 878-0979-8555 —Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan: Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah sebuah komunitas  yang didirikan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Panggarangan, Lebak Selatan, Banten. Sebagai sebuah inisiatif masyarakat yang bertujuan untuk membangun masyarakat Lebak Selatan yang siaga dan tangguh dalam menghadapi bencana, GMLS bergerak dalam bidang mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana. Per tahun 2023, Gugus Mitigasi Lebak Selatan beranggotakan delapan orang dari berbagai latar belakang dan usia. Berkolaborasi dengan 28 kolaborator yang bergerak di berbagai bidang, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mewujudkan Tsunami Ready Program di wilayah Lebak Selatan yang diukur melalui 12 Tsunami Ready Indicators. Saat ini, Gugus Mitigasi Lebak Selatan sedang menginisiasi Community Resilience Program di wilayah Lebak Selatan bersama kolaborator dan perguruan tinggi dari berbagai negara. Sejak pertama kali dibentuk pada 13 Oktober 2020, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari banyak pihak, di antaranya National Tsunami Ready Board (NTRB) Indonesia dan penganugerahan status Tsunami Ready oleh International Oceanographic Commission UNESCO (IOC-UNESCO). Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.gmls.org, dan media sosial GMLS, Instagram (@gugusmitigasibaksel), TikTok (@gugusmitigasibaksel), YouTube (Gugus Mitigasi Lebak Selatan), dan Facebook (Gugus Mitigasi Lebak Selatan). Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Rumah Marimba Gelar Pelatihan Fasilitator dan Kegiatan Literasi untuk Anak di Kampung Nagajaya Read More »

Harmoni Hutan dan Kehidupan: Revitalisasi Hutan Jadi Solusi Ekonomi dan Lingkungan

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Harmoni Hutan dan Kehidupan: Revitalisasi Hutan Jadi Solusi Ekonomi dan Lingkungan Tanggal Rilis: 05 Dec 2024 | 00:00 Lokasi: Nagajaya Penulis: Dave Hapien Nagajaya, 5 Desember 2024 – Sebagai wujud kolaborasi antara Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) dan Universitas Multimedia Nusantara (UMN), acara Harmoni Hutan dan Kehidupan berhasil menghidupkan kembali potensi Hutan Dungus Ki Haji melalui berbagai kegiatan edukatif dan pemberdayaan masyarakat. Acara ini dirancang untuk memberikan wawasan, keterampilan, dan manfaat langsung kepada masyarakat Kampung Nagajaya, Desa Sindangratu. Nagajaya, 5 Desember 2024 – Sebagai wujud kolaborasi antara Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) dan Universitas Multimedia Nusantara (UMN), acara Harmoni Hutan dan Kehidupan berhasil menghidupkan kembali potensi Hutan Dungus Ki Haji melalui berbagai kegiatan edukatif dan pemberdayaan masyarakat. Acara ini dirancang untuk memberikan wawasan, keterampilan, dan manfaat langsung kepada masyarakat Kampung Nagajaya, Desa Sindangratu. # Hari Pertama: Edukasi dan Pelestarian Hutan Pada Rabu, 4 Desember 2024, rangkaian acara dimulai di Saung Pertemuan Dungus Ki Haji dengan agenda Launching video profil Hutan Dungus Ki Haji, peluncuran buku biodiversitas seri flora, dan seminar mind-opening tentang potensi hutan tersebut. Acara yang dihadiri oleh 30 warga lokal ini juga menghadirkan sesi penanaman tanaman buah sebagai langkah awal menjaga ekosistem hutan. Ketua GMLS, Anis Faisal Reza, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada edukasi lingkungan tetapi juga mempersiapkan Kampung Nagajaya sebagai sister village dengan ketahanan ekonomi berbasis aset lokal. “Hutan Dungus Ki Haji adalah anugerah yang harus kita kelola dengan bijak untuk mendukung kesejahteraan dan ketahanan komunitas. Kita disini bukan mau merusak, tetapi ingin melestarikan”, ujar Anis Faisal Reza. Seminar ini turut menghadirkan narasumber spesialis ekowisata berkelanjutan, yaitu Irwan Tamrin yang merupakan praktisi dan akademisi. “Mahasiswa UMN ini memiliki inisiatif yang baik, jadi dengan inisiatif ini diharapkan warga juga terdorong untuk mau menjaga dan mengelola Hutan Dungus Ki Haji ini dengan baik” ujar Irwan Tamrin. Irwan Tamrin juga menyampaikan berbagai materi dan contoh nyata dari pengalamannya mengelola konsep ekowisata di berbagai daerah. Acara ini dihadiri oleh Ketua RT Kampung Nagajaya, Abah Tohri, yang menyampaikan dukungan penuh masyarakat terhadap inisiatif ini. Ditambah lagi, konsep acara yang menyatu dengan alam—mulai dari lokasi hingga konsumsi—menjadi simbol penting dalam mengedepankan keberlanjutan. PT Sinar Sosro juga memberikan dukungan melalui penyediaan konsumsi saat kegiatan berlangsung. Hal ini menunjukkan bahwa PT Sinar Sosro berkomitmen penuh dalam mendukung acara keberlanjutan melalui produk yang diberikan. # Dukungan dari Yayasan Kehati Sebagai salah satu NGO biodiversitas terbesar di Indonesia, Yayasan Kehati turut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan acara ini. Dengan misi melestarikan keanekaragaman hayati Indonesia, Yayasan Kehati berkomitmen mendukung program-program yang tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga memberdayakan masyarakat lokal. Dukungan ini menjadi bukti nyata pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan solusi berkelanjutan untuk ekosistem dan ekonomi masyarakat. # Hari Kedua: Workshop Budidaya Lebah Madu Pada Kamis, 5 Desember 2024, fokus kegiatan beralih pada pemberdayaan ekonomi warga melalui Workshop Budidaya Lebah Madu. Acara ini memberikan pelatihan teknis mengenai budidaya lebah madu yang mencakup pembuatan sarang hingga praktik lapangan. Narasumber, Wandi S. Assayid, seorang pegiat komunitas dan akademisi USBR, memandu peserta dengan teknik yang mudah dipahami dan aplikatif. “Budidaya lebah madu tidak hanya memberikan hasil ekonomi tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan,” ujar Wandi. Workshop ini diikuti oleh 15 peserta lokal yang menunjukkan minat mendalam terhadap pelatihan tersebut. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dian Kartika Sari, Kepala Bagian Administrasi PT Jasa Raharja cabang Banten, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UMN, dan sejumlah tamu undangan. Dian menekankan bahwa keterampilan baru seperti ini dapat menjadi langkah awal pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. # Dukungan Kolaboratif dan Harapan Masa Depan Keseluruhan acara ini juga mendapat dukungan dari Jasa Raharja dan SiagaBencana.com. Dengan pre-test dan post-test sebagai metode evaluasi, hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman warga mengenai literasi lingkungan dan keterampilan yang diasah. Revitalisasi Hutan Dungus Ki Haji melalui acara ini diharapkan menjadi awal dari inisiatif berkelanjutan yang tidak hanya memperkuat ekosistem, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga. “Hutan Dungus Ki Haji adalah aset desa yang bisa menjadi fondasi bagi ketahanan lingkungan dan ekonomi masyarakat,” tutup Anis Faisal Reza. Kegiatan ini tidak hanya menciptakan harmoni antara hutan dan kehidupan, tetapi juga menunjukkan kekuatan kolaborasi dalam menciptakan dampak nyata bagi masa depan. Penulis : Dave Hapien Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi:Anis Faisal RezaKetua Gugus Mitigasi Lebak SelatanTelp. +62 878-0979-8555 —Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan:Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah sebuah komunitas  yang didirikan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Panggarangan, Lebak Selatan, Banten. Sebagai sebuah inisiatif masyarakat yang bertujuan untuk membangun masyarakat Lebak Selatan yang siaga dan tangguh dalam menghadapi bencana, GMLS bergerak dalam bidang mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana. Per tahun 2023, Gugus Mitigasi Lebak Selatan beranggotakan delapan orang dari berbagai latar belakang dan usia. Berkolaborasi dengan 28 kolaborator yang bergerak di berbagai bidang, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mewujudkan Tsunami Ready Program di wilayah Lebak Selatan yang diukur melalui 12 Tsunami Ready Indicators. Saat ini, Gugus Mitigasi Lebak Selatan sedang menginisiasi Community Resilience Program di wilayah Lebak Selatan bersama kolaborator dan perguruan tinggi dari berbagai negara. Sejak pertama kali dibentuk pada 13 Oktober 2020, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari banyak pihak, di antaranya National Tsunami Ready Board (NTRB) Indonesia dan penganugerahan status Tsunami Ready oleh International Oceanographic Commission UNESCO (IOC-UNESCO).Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.gmls.org, dan media sosial GMLS, Instagram (@gugusmitigasibaksel), TikTok (@gugusmitigasibaksel), YouTube (Gugus Mitigasi Lebak Selatan), dan Facebook (Gugus Mitigasi Lebak Selatan). Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Harmoni Hutan dan Kehidupan: Revitalisasi Hutan Jadi Solusi Ekonomi dan Lingkungan Read More »

Food Garden Kita: Langkah Nyata Menuju Desa Mandiri Pangan

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Food Garden Kita: Langkah Nyata Menuju Desa Mandiri Pangan Tanggal Rilis: 02 Dec 2024 | 17:00 Lokasi: Nagajaya Penulis: Dave Hapien Nagajaya, 2 Desember 2024 – Kampung Nagajaya, Desa Sindangratu, menjadi saksi langkah nyata menuju ketahanan pangan lokal melalui acara bertajuk Food Garden Kita. Acara ini menyatukan masyarakat, mahasiswa, dan organisasi lokal untuk memberdayakan pekarangan rumah sebagai sumber pangan produktif sekaligus meningkatkan kesadaran anak-anak tentang pentingnya bercocok tanam. Nagajaya, 2 Desember 2024 – Kampung Nagajaya, Desa Sindangratu, menjadi saksi langkah nyata menuju ketahanan pangan lokal melalui acara bertajuk Food Garden Kita. Acara ini menyatukan masyarakat, mahasiswa, dan organisasi lokal untuk memberdayakan pekarangan rumah sebagai sumber pangan produktif sekaligus meningkatkan kesadaran anak-anak tentang pentingnya bercocok tanam. Diselenggarakan berkat hasil kolaborasi mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) yang tergabung dalam humanity project batch-5 bersama Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS), dengan dukungan sejumlah sponsor dan media partner. Kegiatan berlangsung pada Senin, 2 Desember 2024, dari pukul 09.00 sampai 12.00 WIB dan dilanjutkan dari pukul 16:00 sampai 17:00 WIB, bertempat di salah satu pekarangan warga Kampung Nagajaya. ## Meningkatkan Ketahanan Pangan Lewat Edukasi dan Aksi Ketua Gugus Mitigasi Lebak Selatan, Anis Faisal Reza, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan lokal dengan memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan. “Ketahanan pangan dimulai dari keluarga. Dengan memanfaatkan pekarangan rumah sebagai food garden, masyarakat tidak hanya mandiri dalam pangan tetapi juga berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan,” ujar Anis Faisal Reza. “Dengan adanya konsep food garden ini, akan mempermudah masyarakat Kampung Nagajaya jika terjadi hal-hal tidak terduga seperti pandemi kemarin”, tambahnya. Acara ini juga melibatkan anak-anak dalam sesi khusus penanaman bibit tanaman untuk menanamkan nilai pentingnya bercocok tanam sejak dini. Anis Faisal juga menyampaikan bahwa dengan mengajarkan dan memberikan edukasi dini tentang bercocok tanam pada anak – anak akan membantu mereka menghargai pentingnya lingkungan dan ketahanan pangan. Anak-anak tidak hanya menghabiskan waktu untuk bermain handphone, tetapi juga bisa berkegiatan dan bisa dibagikan hasilnya sebagai uang jajan. Rangkaian Acara yang MenginspirasiFood Garden Kita dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat melalui kegiatan yang interaktif dan edukatif, meliputi: 1. Seminar Manfaat dan Strategi Pengelolaan Food GardenPeserta diajak untuk mengenai berbagai jenis media bercocok tanam, jenis tanaman, dan memahami pentingnya food garden untuk mendukung ketahanan pangan keluarga, dilengkapi strategi praktis dalam pengelolaannya. 2. Workshop Pengelolaan Food GardenDalam sesi ini, bapak-bapak dan ibu-ibu dari Kampung Nagajaya mendapatkan pelatihan langsung tentang bagaimana mengubah pekarangan rumah menjadi kebun produktif, dimulai dari melakukan percobaan menanam bayam hijau. 3.Penanaman Bibit oleh Anak-anakAnak-anak diajak untuk berpartisipasi aktif dengan menanam bibit tanaman bayam, cabai, dan tomat, memberikan pengalaman langsung yang mendidik sekaligus menyenangkan. Dalam proses pengajaran ini, anak- anak di dampingi oleh Aki Agus. ## Kolaborasi Komunitas dan Mahasiswa Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa UMN, masyarakat Kampung Nagajaya, dan Gugus Mitigasi Lebak Selatan. Dengan semangat kolaboratif, acara ini tidak hanya menciptakan dampak jangka pendek tetapi juga menyiapkan masyarakat untuk mengelola food garden secara mandiri ke depannya. ## Menuju Desa yang Mandiri Pangan dan Berkelanjutan Dengan semangat gotong royong, Food Garden Kita memberikan harapan baru bagi masyarakat Kampung Nagajaya. Pekarangan rumah kini tidak lagi dipandang sebagai ruang pasif, tetapi sebagai aset berharga untuk mendukung ketahanan pangan dan edukasi generasi muda.Melalui acara ini, diharapkan Kampung Nagajaya dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal. Dengan langkah kecil namun berarti ini, ketahanan pangan bukan hanya impian, tetapi kenyataan yang dapat dicapai bersama. Penulis: Dave Hapien Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi:Anis Faisal RezaKetua Gugus Mitigasi Lebak SelatanTelp. +62 878-0979-8555 —Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan:Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah sebuah komunitas  yang didirikan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Panggarangan, Lebak Selatan, Banten. Sebagai sebuah inisiatif masyarakat yang bertujuan untuk membangun masyarakat Lebak Selatan yang siaga dan tangguh dalam menghadapi bencana, GMLS bergerak dalam bidang mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana. Per tahun 2023, Gugus Mitigasi Lebak Selatan beranggotakan delapan orang dari berbagai latar belakang dan usia. Berkolaborasi dengan 28 kolaborator yang bergerak di berbagai bidang, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mewujudkan Tsunami Ready Program di wilayah Lebak Selatan yang diukur melalui 12 Tsunami Ready Indicators. Saat ini, Gugus Mitigasi Lebak Selatan sedang menginisiasi Community Resilience Program di wilayah Lebak Selatan bersama kolaborator dan perguruan tinggi dari berbagai negara. Sejak pertama kali dibentuk pada 13 Oktober 2020, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari banyak pihak, di antaranya National Tsunami Ready Board (NTRB) Indonesia dan penganugerahan status Tsunami Ready oleh International Oceanographic Commission UNESCO (IOC-UNESCO). Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.gmls.org, dan media sosial GMLS, Instagram (@gugusmitigasibaksel), TikTok (@gugusmitigasibaksel), YouTube (Gugus Mitigasi Lebak Selatan), dan Facebook (Gugus Mitigasi Lebak Selatan). Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Food Garden Kita: Langkah Nyata Menuju Desa Mandiri Pangan Read More »

Seminar dan Workshop JAHERA: Inovasi Produk dan Pemasaran Digital untuk Tingkatkan Bisnis Herbal

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Seminar dan Workshop JAHERA: Inovasi Produk dan Pemasaran Digital untuk Tingkatkan Bisnis Herbal Tanggal Rilis: 01 Dec 2024 | 00:00 Lokasi: Panggarangan, Lebak Selatan Penulis: Patricia Lorena PANGGARANGAN, LEBAK SELATAN, 1 DESEMBER 2024 – Kelompok Jelajahi Herbal Nusantara (JAHERA) sukses menyelenggarakan seminar dan workshop bertajuk “Inovasi Produk dan Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Bisnis Herbal”. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) dan Universitas Multimedia Nusantara (UMN), sebagai bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan resiliensi masyarakat melalui pengembangan potensi lokal. Kegiatan yang berlangsung di Vila Hejo Kiarapayung, Panggarangan, ini dihadiri oleh 60 peserta, khususnya ibu-ibu dari Kampung Nagajaya. PANGGARANGAN, LEBAK SELATAN, 1 DESEMBER 2024 – Kelompok Jelajahi Herbal Nusantara (JAHERA) sukses menyelenggarakan seminar dan workshop bertajuk “Inovasi Produk dan Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Bisnis Herbal”. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) dan Universitas Multimedia Nusantara (UMN), sebagai bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan resiliensi masyarakat melalui pengembangan potensi lokal. Kegiatan yang berlangsung di Vila Hejo Kiarapayung, Panggarangan, ini dihadiri oleh 60 peserta, khususnya ibu-ibu dari Kampung Nagajaya. Acara dimulai pada pukul 10.00 WIB dengan sesi workshop pembuatan herbal yang dipandu oleh Resti Yuliani, pemilik Kafe Herbal Vila Hejo Kiarapayung. Dalam sesi ini, Resti mendemonstrasikan cara membuat resep herbal untuk batuk serta teh jahe, sambil mengulas manfaat herbal sebagai solusi alami untuk menjaga kesehatan. Peserta diharapkan dapat memahami cara memanfaatkan herbal, baik sebagai alternatif dalam kehidupan sehari-hari maupun sebagai peluang usaha yang potensial. Setelah sesi workshop, acara dilanjutkan dengan seminar oleh narasumber kedua, Susilo Dwihatmanto, founder Warteg Bahari Raya Group sekaligus praktisi UMKM. Beliau memaparkan potensi besar bisnis herbal di Kampung Nagajaya serta pentingnya pemasaran digital di era modern. Dalam sesi ini, peserta diajarkan cara memanfaatkan media sosial dan platform e-commerce untuk memasarkan produk herbal mereka, sehingga potensi herbal lokal dapat lebih dikenal secara luas. Ketua Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS), Anis Faisal Reza, atau yang akrab disapa Abah Lala, turut memberikan sambutan yang memotivasi para peserta. Beliau menyampaikan, “Kampung Nagajaya sebenarnya memiliki potensi besar untuk maju, menjadi tanah yang subur bagi tumbuhnya berbagai peluang usaha yang dapat berkembang pesat. Herbal adalah salah satu potensi yang sangat relevan di era modern ini. Hayu, kita belajar bersama agar ekonomi Nagajaya bisa meningkat dan kesejahteraan masyarakatnya semakin baik.” Acara ini disambut dengan antusias oleh para peserta, khususnya ibu-ibu, yang menunjukkan minat besar terhadap pemanfaatan herbal dalam kehidupan sehari-hari. Mereka juga memiliki harapan yang tinggi bahwa potensi herbal ini dapat dikembangkan menjadi peluang bisnis yang menjanjikan di masa depan. Malcolm Budiang, perwakilan tim penyelenggara, juga mengungkapkan harapannya terhadap kegiatan ini, “Kami berharap acara JAHERA hari ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Nagajaya, baik dalam meningkatkan kesehatan melalui pemanfaatan herbal maupun mendukung pengembangan ekonomi lokal. Penting bagi kita untuk kembali menggali dan melestarikan kearifan lokal yang mulai memudar, sehingga potensi ini dapat menjadi pijakan untuk kemajuan bersama.” Dengan antusiasme peserta yang tinggi, acara ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat Kampung Nagajaya. Selain meningkatkan pemahaman mereka tentang manfaat herbal, kegiatan ini membuka jalan untuk mengembangkan produk herbal menjadi bisnis yang berdaya saing di pasar modern. Penulis: Patricia LorenaUntuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi:Anis Faisal RezaKetua Gugus Mitigasi Lebak SelatanTelp. +62 878-0979-8555 — Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan: Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah sebuah komunitas  yang didirikan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Panggarangan, Lebak Selatan, Banten. Sebagai sebuah inisiatif masyarakat yang bertujuan untuk membangun masyarakat Lebak Selatan yang siaga dan tangguh dalam menghadapi bencana, GMLS bergerak dalam bidang mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana. Per tahun 2023, Gugus Mitigasi Lebak Selatan beranggotakan delapan orang dari berbagai latar belakang dan usia. Berkolaborasi dengan 28 kolaborator yang bergerak di berbagai bidang, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mewujudkan Tsunami Ready Program di wilayah Lebak Selatan yang diukur melalui 12 Tsunami Ready Indicators. Saat ini, Gugus Mitigasi Lebak Selatan sedang menginisiasi Community Resilience Program di wilayah Lebak Selatan bersama kolaborator dan perguruan tinggi dari berbagai negara. Sejak pertama kali dibentuk pada 13 Oktober 2020, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari banyak pihak, di antaranya National Tsunami Ready Board (NTRB) Indonesia dan penganugerahan status Tsunami Ready oleh International Oceanographic Commission UNESCO (IOC-UNESCO). Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.gmls.org, dan media sosial GMLS, Instagram (@gugusmitigasibaksel), TikTok (@gugusmitigasibaksel), YouTube (Gugus Mitigasi Lebak Selatan), dan Facebook (Gugus Mitigasi Lebak Selatan). Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Seminar dan Workshop JAHERA: Inovasi Produk dan Pemasaran Digital untuk Tingkatkan Bisnis Herbal Read More »

Niskala Project: Sukses Babarengan 2024 Tingkatkan Kapasitas UMKM di Panggarangan, Lebak Selatan

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Niskala Project: Sukses Babarengan 2024 Tingkatkan Kapasitas UMKM di Panggarangan, Lebak Selatan Tanggal Rilis: 30 Nov 2024 | 00:00 Lokasi: Panggarangan, Lebak Selatan Penulis: Patricia Lorena PANGGARANGAN, LEBAK SELATAN, 30 NOVEMBER 2024 – Niskala Project: Sukses Babarengan 2024, sebuah workshop bisnis hasil kolaborasi antara Gugus Mitigasi Lebak Selatan dan Universitas Multimedia Nusantara (UMN), sukses digelar di Pendopo Vila Hejo Kiarapayung, Panggarangan. Kegiatan ini berfokus pada Fundamental Bisnis, Literasi Keuangan, dan Sesi Networking, dengan tujuan memberikan pelatihan serta pemaparan materi yang relevan untuk membantu pelaku usaha UMKM lokal menghadapi tantangan dalam menjalankan bisnis. PANGGARANGAN, LEBAK SELATAN, 30 NOVEMBER 2024 – Niskala Project: Sukses Babarengan 2024, sebuah workshop bisnis hasil kolaborasi antara Gugus Mitigasi Lebak Selatan dan Universitas Multimedia Nusantara (UMN), sukses digelar di Pendopo Vila Hejo Kiarapayung, Panggarangan. Kegiatan ini berfokus pada Fundamental Bisnis, Literasi Keuangan, dan Sesi Networking, dengan tujuan memberikan pelatihan serta pemaparan materi yang relevan untuk membantu pelaku usaha UMKM lokal menghadapi tantangan dalam menjalankan bisnis. Acara ini dihadiri oleh berbagai pelaku UMKM lokal yang menjadi penggerak utama ekonomi di Panggarangan dan sekitarnya. Kegiatan ini dirancang sebagai bagian dari program Resiliensi Masyarakat milik Gugus Mitigasi Lebak Selatan, dengan harapan mendukung pelaku usaha agar lebih tangguh dan siap menghadapi tantangan bisnis. Acara dilaksanakan pada hari Sabtu, 30 November 2024, sebagai tanggal pelaksanaan workshop bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi peserta, mengingat pada hari kerja mereka disibukkan dengan operasional usaha masing-masing. Acara secara resmi dibuka oleh Ketua Gugus Mitigasi Lebak Selatan, Anis Faisal Reza, atau yang lebih akrab disapa Abah Lala. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya membangun resiliensi di kalangan pelaku usaha mikro dan mengapresiasi kolaborasi antara UMN dan GMLS. “Kegiatan ini merupakan langkah penting untuk bersama-sama mengembangkan potensi komunitas pelaku usaha di Lebak Selatan. Dengan kolaborasi ini, kami berharap para pelaku usaha dapat terus tumbuh dan beradaptasi menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” ujar beliau. Dalam kegiatan ini, banyak pedagang lokal yang aktif bertanya dan melakukan konsultasi langsung dengan narasumber. Mereka membahas berbagai isu, mulai dari cara menghadapi tantangan bisnis, mencari peluang untuk meningkatkan usaha, hingga mengelola keuangan dengan lebih baik. Antusiasme peserta menunjukkan kebutuhan dan apresiasi terhadap materi yang disampaikan. “Dengan terlaksananya Workshop Bisnis Niskala Project ‘Sukses Babarengan’ 2024, saya mewakili tim Niskala Project berharap para peserta dapat langsung mengaplikasikan materi-materi yang telah mereka terima selama kegiatan berlangsung. Seluruh materi dalam workshop ini telah kami rancang berdasarkan kebutuhan dan masukan yang kami peroleh dari para peserta saat melakukan pertemuan sebelum acara berlangsung,” ujar Nicolas Alfonos, ketua Niskala Project 2024. Dengan hasil yang memuaskan ini, Niskala Project diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi program serupa di wilayah lainnya. Penulis: Patricia LorenaUntuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi:Anis Faisal RezaKetua Gugus Mitigasi Lebak SelatanTelp. +62 878-0979-8555 — Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan: Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah sebuah komunitas  yang didirikan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Panggarangan, Lebak Selatan, Banten. Sebagai sebuah inisiatif masyarakat yang bertujuan untuk membangun masyarakat Lebak Selatan yang siaga dan tangguh dalam menghadapi bencana, GMLS bergerak dalam bidang mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana. Per tahun 2023, Gugus Mitigasi Lebak Selatan beranggotakan delapan orang dari berbagai latar belakang dan usia. Berkolaborasi dengan 28 kolaborator yang bergerak di berbagai bidang, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mewujudkan Tsunami Ready Program di wilayah Lebak Selatan yang diukur melalui 12 Tsunami Ready Indicators. Saat ini, Gugus Mitigasi Lebak Selatan sedang menginisiasi Community Resilience Program di wilayah Lebak Selatan bersama kolaborator dan perguruan tinggi dari berbagai negara. Sejak pertama kali dibentuk pada 13 Oktober 2020, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari banyak pihak, di antaranya National Tsunami Ready Board (NTRB) Indonesia dan penganugerahan status Tsunami Ready oleh International Oceanographic Commission UNESCO (IOC-UNESCO). Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.gmls.org, dan media sosial GMLS, Instagram (@gugusmitigasibaksel), TikTok (@gugusmitigasibaksel), YouTube (Gugus Mitigasi Lebak Selatan), dan Facebook (Gugus Mitigasi Lebak Selatan). Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Niskala Project: Sukses Babarengan 2024 Tingkatkan Kapasitas UMKM di Panggarangan, Lebak Selatan Read More »

GMLS bersama Mahasiswa UMN Tim 1 Mengadakan Malam Perpisahan dengan Desa Tangguh Bencana di Villa Hejo Kiarapayung

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events GMLS bersama Mahasiswa UMN Tim 1 Mengadakan Malam Perpisahan dengan Desa Tangguh Bencana di Villa Hejo Kiarapayung Tanggal Rilis: 27 Nov 2024 | 00:00 Lokasi:Panggarangan, Lebak Selatan Penulis: Marcelline Tjhin Pada 23 November 2024, Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) bersama mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) tim 1 menggelar malam perpisahan dengan masyarakat Desa Tangguh Bencana di Villa Hejo Kiarapayung, menandai puncak program kolaborasi selama satu bulan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Situregen dalam menghadapi bencana alam. Program ini bertujuan membangun kesadaran dan kemampuan masyarakat setempat dalam mengelola risiko bencana, khususnya di wilayah rawan gempa bumi dan tsunami. Malam perpisahan yang dihadiri oleh mahasiswa UMN, GMLS, serta Kepala Desa Situregen dan anggota Desa Tangguh Bencana berlangsung penuh keakraban dengan kegiatan berbagi kesan, pesan, dan makan bersama. Pihak terkait, seperti Anis Faisal Reza dari GMLS dan Deni Apriatna dari Desa Tangguh Bencana, menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang terjalin, berharap agar upaya mitigasi bencana ini dapat terus ditingkatkan demi menciptakan komunitas yang lebih tangguh. Panggarangan, Lebak Selatan, 23 November 2024 – Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) bersama mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) tim 1 sukses menggelar malam perpisahan dengan masyarakat Desa Tangguh Bencana yang bertempat di Villa Hejo Kiarapayung. Acara ini menandai puncak rangkaian program kolaborasi selama satu bulan yang bertujuan untuk membangun kesadaran dan meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Situregen dalam menghadapi potensi bencana alam. Program ini merupakan hasil kerjasama antara GMLS, mahasiswa UMN tim 1, dan Desa Tangguh Bencana, yang berfokus pada peningkatan kapasitas desa dalam mengelola dan mengurangi risiko bencana. Desa Situregen sendiri dipilih untuk mendapatkan pendampingan dalam rangka menghadapi potensi bencana alam, karena daerahnya yang rawan bencana alam, seperti gempa bumi dan tsunami. Malam perpisahan ini dihadiri oleh semua mahasiswa UMN yang berada di tim 1, GMLS, Kepala Desa Situregen, dan Desa Tangguh Bencana. Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban melalui berbagai agenda, seperti berbagi kesan pesan dan makan bersama. “Kami sangat berterima kasih atas kerja sama dan sambutan hangat dari Kepala Desa Situregen dan Desa Tangguh Bencana Situregen. Program ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi mahasiswa UMN, tetapi juga memperkuat solidaritas dalam membangun komunitas yang tangguh terhadap bencana,” ujar Anis Faisal Reza, selaku Direktur Gugus Mitigasi Lebak Selatan. Deni Apriatna, Ketua Desa Tangguh Bencana pun mengaku sangat terbantu dengan program yang telah dilakukan GMLS dan mahasiswa UMN. “Kami merasa masyarakat Desa Situregen menjadi lebih siap menghadapi kemungkinan bencana, dan kehadiran GMLS berserta mahasiswa UMN memberikan semangat baru bagi kami,” ujarmya. Acara malam perpisahan ini diakhiri dengan makan malam bersama dengan konsep liwetan yang diiringi suasana penuh kehangatan. Setelah itu, GMLS, mahasiswa UMN tim 1, dan Desa Tangguh Bencana berbagi harapan akan program dan perbaikannya di masa mendatang. Mereka berharap agar upaya mitigasi bencana ini dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan, sehingga Desa Situregen dapat menjadi contoh sukses dalam membangun ketangguhan masyarakat terhadap bencana alam. Penulis: Marcelline Tjhin Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi: Anis Faisal Reza Ketua Gugus Mitigasi Lebak SelatanTelp. +62 878-0979-8555—Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan:Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah sebuah komunitas yang didirikan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Panggarangan, Lebak Selatan, Banten. Sebagai sebuah inisiatif masyarakat yang bertujuan untuk membangun masyarakat Lebak Selatan yang siaga dan tangguh dalam menghadapi bencana, GMLS bergerak dalam bidang mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana.Per tahun 2023, Gugus Mitigasi Lebak Selatan beranggotakan delapan orang dari berbagai latar belakang dan usia. Berkolaborasi dengan 28 kolaborator yang bergerak di berbagai bidang, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mewujudkan Tsunami Ready Program di wilayah Lebak Selatan yang diukur melalui 12 Tsunami Ready Indicators. Saat ini, Gugus Mitigasi Lebak Selatan sedang menginisiasi Community Resilience Program di wilayah Lebak Selatan bersama kolaborator dan perguruan tinggi dari berbagai negara.Sejak pertama kali dibentuk pada 13 Oktober 2020, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari banyak pihak, di antaranya National Tsunami Ready Board (NTRB) Indonesia dan penganugerahan status Tsunami Ready oleh International Oceanographic Commission UNESCO (IOC-UNESCO).Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.gmls.org, dan media sosial GMLS, Instagram (@gugusmitigasibaksel), TikTok (@gugusmitigasibaksel), YouTube (Gugus Mitigasi Lebak Selatan), dan Facebook (Gugus Mitigasi Lebak Selatan). Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

GMLS bersama Mahasiswa UMN Tim 1 Mengadakan Malam Perpisahan dengan Desa Tangguh Bencana di Villa Hejo Kiarapayung Read More »

Kunjungan Safari Kampung Ketiga: Meningkatkan Pengetahuan Anak Di Kampung Cipurun Tentang Mitigasi Bencana Melalui Permainan

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Kunjungan Safari Kampung Ketiga: Meningkatkan Pengetahuan Anak Di Kampung Cipurun Tentang Mitigasi Bencana Melalui Permainan Tanggal Rilis: 23 Nov 2024 | 00:00 Lokasi: Situregen, Lebak Selatan Penulis: Benediktus Kuncoro Pamungkas Kunjungan Safari Kampung Ketiga: Meningkatkan Pengetahuan Anak Di Kampung Cipurun Tentang Mitigasi Bencana Melalui Permainan Desa Situregen, Panggarangan, Lebak Selatan, 23 November 2024 – Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) bersama mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) melalui program Humanity Project Batch 5 kembali menggelar Safari Kampung, kali ini berfokus pada edukasi mitigasi bencana untuk anak-anak. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 11.00 hingga 13.00 WIB ini bertempat di rumah Ketua RT Deni Apriatna dan dihadiri dengan penuh semangat oleh anak-anak Kampung Cipurun. Acara dibuka oleh Juliyanti, salah satu mahasiswa UMN yang terlibat dalam program ini. Ia menyampaikan, “Kami sangat senang dapat berbagi pengetahuan tentang mitigasi bencana dengan warga Kampung Cipurun. Kali ini, kami ingin bersenang-senang sambil bermain dan belajar bersama anak-anak agar mereka memahami pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana.” Kegiatan dimulai dengan permainan card game berjudul Petualangan Nawasena, karya Alma Maulidiana. Anak-anak dibagi menjadi dua tim dan dengan penuh antusias bermain sambil belajar mengenali rambu-rambu evakuasi tsunami. Tidak hanya itu, anak-anak juga menyanyikan dan mempraktikkan lagu “Kalau Ada Gempa,” yang membantu mereka memahami langkah-langkah sederhana saat gempa terjadi. Selanjutnya, mahasiswa UMN membacakan dua buku cerita anak. Buku pertama adalah Nawasena, karya Sabrina Jovani, yang menceritakan petualangan anak-anak dalam memahami bahaya tsunami. Buku kedua, Rambu-Rambu Ajaib, karya Juliyanti, memperkenalkan anak-anak pada tanda-tanda evakuasi yang harus diikuti saat terjadi bencana. Kedua cerita ini membuat anak-anak gembira sekaligus memberikan pemahaman mendalam tentang mitigasi bencana. Kegiatan dilanjutkan dengan permainan susun kata bertema tsunami, di mana anak-anak diajak untuk menyusun kata-kata terkait mitigasi bencana. Permainan ini menciptakan suasana penuh keceriaan dan menambah semangat anak-anak untuk belajar. Acara ditutup dengan anak-anak bersama-sama menyanyikan kembali lagu “Kalau Ada Gempa” dan sesi foto bersama. Kehadiran mahasiswa UMN melalui Safari Kampung ini memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak Kampung Cipurun, sekaligus membantu mereka memahami pentingnya kesiapsiagaan bencana melalui cara yang kreatif dan interaktif. Penulis: Benediktus Kuncoro Pamungkas Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi: Anis Faisal Reza Ketua Gugus Mitigasi Lebak Selatan Telp. +62 878-0979-8555— Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan: Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah sebuah komunitas yang didirikan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Panggarangan, Lebak Selatan, Banten. Sebagai sebuah inisiatif masyarakat yang bertujuan untuk membangun masyarakat Lebak Selatan yang siaga dan tangguh dalam menghadapi bencana, GMLS bergerak dalam bidang mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana. Per tahun 2023, Gugus Mitigasi Lebak Selatan beranggotakan delapan orang dari berbagai latar belakang dan usia. Berkolaborasi dengan 28 kolaborator yang bergerak di berbagai bidang, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mewujudkan Tsunami Ready Program di wilayah Lebak Selatan yang diukur melalui 12 Tsunami Ready Indicators. Saat ini, Gugus Mitigasi Lebak Selatan sedang menginisiasi Community Resilience Program di wilayah Lebak Selatan bersama kolaborator dan perguruan tinggi dari berbagai negara. Sejak pertama kali dibentuk pada 13 Oktober 2020, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari banyak pihak, di antaranya National Tsunami Ready Board (NTRB) Indonesia dan penganugerahan status Tsunami Ready oleh International Oceanographic Commission UNESCO (IOC-UNESCO). Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.gmls.org, dan media sosial GMLS, Instagram (@gugusmitigasibaksel), TikTok (@gugusmitigasibaksel), YouTube (Gugus Mitigasi Lebak Selatan), dan Facebook (Gugus Mitigasi Lebak Selatan). Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Kunjungan Safari Kampung Ketiga: Meningkatkan Pengetahuan Anak Di Kampung Cipurun Tentang Mitigasi Bencana Melalui Permainan Read More »

Edukasi Mitigasi Bencana Melalui Buku Cerita Anak dan Permainan Interaktif di TK Pelita

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Edukasi Mitigasi Bencana Melalui Buku Cerita Anak dan Permainan Interaktif di TK Pelita Tanggal Rilis: 22 Nov 2024| 10:00 Lokasi: Situregen, Lebak Selatan Penulis: Benediktus Kuncoro Pamungkas Edukasi Mitigasi Bencana Melalui Buku Cerita Anak dan Permainan Interaktif di TK Pelita Desa Situregen, Panggarangan, Lebak Selatan, 20 November 2024 – Universitas Multimedia Nusantara berkolaborasi dengan Gugus Mitigasi Lebak Selatan dalam Program Humanity Project Batch 5 dengan bangga mengumumkan keberhasilan kegiatan edukasi mitigasi bencana yang dilaksanakan di TK Pelita. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai mitigasi gempa bumi dan tsunami melalui pendekatan yang menyenangkan dan mudah dipahami. Acara dimulai dengan sesi registrasi pada pukul 08.20 WIB, diikuti oleh pembukaan yang dibawakan oleh Sabrina Jovani dan Alma Maulidiana. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah TK Pelita, Ibu Suparti, menyampaikan apresiasi terhadap upaya edukasi ini yang sangat relevan dengan kondisi geografis Indonesia sebagai negara yang rawan bencana. “Kami sangat bersyukur atas kegiatan ini, karena lokasi TK Pelita yang berada dekat dengan laut membuat edukasi mitigasi bencana menjadi sangat penting. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkelanjutan agar anak-anak semakin siap dan paham bagaimana menghadapi situasi darurat,” Ujar Ibu Suparti, Kepala Sekolah TK Pelita. Sesi utama dimulai dengan presentasi materi mengenai gempa bumi dan tsunami, di mana Sabrina Jovani dan Alma Maulidiana memperkenalkan tanda-tanda bencana, langkah-langkah evakuasi, serta pentingnya kesadaran bencana bagi anak-anak. Materi ini disampaikan dengan cara yang interaktif dan menarik. Selanjutnya, buku cerita anak berjudul Nawasena dibacakan bersama anak-anak oleh Sabrina Jovani dan guru TK Pelita. Cerita ini menggambarkan kisah Nawasena, seorang anak yang berperan dalam menyelamatkan warga desa dari ancaman tsunami. Anak-anak terlihat antusias berpartisipasi dalam sesi tanya jawab terkait cerita tersebut, menjawab pertanyaan sederhana tentang tanda-tanda tsunami dan cara menyelamatkan diri. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi ice breaking yang dikaitkan dengan gempa bumi dan tsunami, bertujuan untuk membangkitkan semangat anak-anak sebelum bermain permainan kartu Petualangan Nawasena. Permainan edukatif ini dirancang dalam bentuk kartu berwarna kuning dan merah jambu, memperkuat pemahaman anak-anak mengenai rambu-rambu evakuasi dan langkah mitigasi bencana secara menyenangkan. Acara ditutup dengan pembagian hadiah kepada pemenang permainan, pemberian merchandise untuk seluruh peserta, sesi foto bersama, serta penutupan oleh Sabrina Jovani dan Alma Maulidiana. Kegiatan ini berjalan lancar berkat dukungan penuh dari pihak sekolah, tim Humanity Project Batch 5, Gugus Mitigasi Lebak Selatan, dan para guru. Anis Faisal Reza, Ketua Gugus Mitigasi Lebak Selatan mengatakan “Saya berharap inisiatif edukasi kebencanaan juga bisa dilanjutlan oleh pihak sekolah sendiri. Program edukasi mitigasi memang harus sejak dini diberikan. Bahkan jika diperlukan, ada integrasi dalam kurikulum pendidikan PAUD. Program ini tentu saja bisa dilanjutkan, tetapi ini tergantung dari itikad masing-masing penyelenggara pendidikan di daerah atau sekolahnya sendiri” ujarnya. Dengan adanya program ini, diharapkan anak-anak TK Pelita dapat memiliki pemahaman dasar tentang mitigasi bencana dan menjadi generasi muda yang tanggap terhadap bencana. Buku serta permainan Nawasena diharapkan dapat terus digunakan sebagai alat edukasi yang bermanfaat di sekolah-sekolah. Penulis: Benediktus Kuncoro PamungkasUntuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi:Alma Maulidiana, Sabrina JovaniKetua Penyelenggara Acara NawasenaTelp. +62 821 2214 6567, +62 812 9125 9684— Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan: Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah sebuah komunitas yang didirikan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Panggarangan, Lebak Selatan, Banten. Sebagai sebuah inisiatif masyarakat yang bertujuan untuk membangun masyarakat Lebak Selatan yang siaga dan tangguh dalam menghadapi bencana, GMLS bergerak dalam bidang mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana. Per tahun 2023, Gugus Mitigasi Lebak Selatan beranggotakan delapan orang dari berbagai latar belakang dan usia. Berkolaborasi dengan 28 kolaborator yang bergerak di berbagai bidang, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mewujudkan Tsunami Ready Program di wilayah Lebak Selatan yang diukur melalui 12 Tsunami Ready Indicators. Saat ini, Gugus Mitigasi Lebak Selatan sedang menginisiasi Community Resilience Program di wilayah Lebak Selatan bersama kolaborator dan perguruan tinggi dari berbagai negara. Sejak pertama kali dibentuk pada 13 Oktober 2020, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari banyak pihak, di antaranya National Tsunami Ready Board (NTRB) Indonesia dan penganugerahan status Tsunami Ready oleh International Oceanographic Commission UNESCO (IOC-UNESCO). Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.gmls.org, dan media sosial GMLS, Instagram (@gugusmitigasibaksel), TikTok (@gugusmitigasibaksel), YouTube (Gugus Mitigasi Lebak Selatan), dan Facebook (Gugus Mitigasi Lebak Selatan) Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Edukasi Mitigasi Bencana Melalui Buku Cerita Anak dan Permainan Interaktif di TK Pelita Read More »

Shopping Cart