May 2025

Bersama Doremi Membangun Kesiapsiagaan Bencana Dalam Bentuk Cerita Dongeng

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Bersama Doremi Membangun Kesiapsiagaan Bencana Dalam Bentuk Cerita Dongeng Tanggal Rilis: 08 Jul 2023 | 09:00 Lokasi: Panggarangan, Lebak Penulis: Zalfa Azhar Qathrunnada & Carolyn Nathasa Dharmadhi Pada 29 Mei 2023, Universitas Multimedia Nusantara bekerja sama bersama Gugus Mitigasi Lebak Selatan dalam membuat suatu acara bernama Dongeng Rekan Mitigasi (Doremi). Doremi merupakan acara untuk menyampaikan edukasi kebencanaan kepada anak-anak Desa Panggarangan terutama Cimampang dan Cikumpay. Pada 29 Mei 2023, Universitas Multimedia Nusantara bekerja sama bersama Gugus Mitigasi Lebak Selatan dalam membuat suatu acara bernama Dongeng Rekan Mitigasi (Doremi). Doremi merupakan acara untuk menyampaikan edukasi kebencanaan kepada anak-anak Desa Panggarangan terutama Cimampang dan Cikumpay. Acara Doremi ini selenggarakan di Desa Panggarangan yaitu, di daerah Cikumpay. Doremi ini dipimpin oleh dua mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara yaitu, Sifana dan Ais. Acara Doremi ini dibuat untuk membangun kesiapsiagaan anak-anak Desa Panggarangan dalam kebancanaan yang kedatangannya tidak bisa diprediksi. Anak-anak juga merupakan salah satu kelompok rentan yang perlu diperhatikan untuk menghadapi kesiapsiagaan bencana. Dalam kegiatan Doremi ini, terdapat beberapa kegiatan yang seru untuk anak-anak Desa Panggarangan. Kegiatan tersebut antara lain adalah kegiatan mendongeng dan bermain. Pada kegiatan mendongeng, anak-anak mendengarkan cerita dongeng yang disampaikan oleh guru yang telah memenangkan lomba mendongeng di acara Lokakarya Mendongeng. Lokakarya mendongeng ini adalah acara yang diselenggarakan juga oleh mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara sebelumnya. Lokakarya Mendongeng ini merupakan pre event dari acara Doremi. Dalam kegiatan bermain, anak-anak bermain beberapa permainan mitigasi bencana yaitu tebak isi tas siaga bencana, selamatkan diri dari bencana, dan tebak rambu-rambu evakuasi. Tujuan diadakan acara Doremi adalah untuk membantu Gugus Mitigasi Lebak Selatan dalam mengkomunikasikan kesiapsiagaan kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan yaitu melalui dongeng dan permainan. Dengan dongeng dan bermain, anak-anak menjadi lebih mudah menerima dan memahami pesan yang ingin disampaikan. Mahasiswa UMN dalam mempersiapkan acara Doremi ini mereka mempersiapkannya kurang lebih 10 minggu. Persiapan tersebut diawali dengan melakukan observasi tempat secara langsung untuk mengetahui seberapa jauh pengetahuan anak-anak mengenai kesiapsiagaan bencana. Mahasiswa UMN juga mempersiapkan beberapa permainan yang sesuai dengan kebutuhan kesiapsiagaan bencana dan sesuai untuk anak-anak. Selain itu, mereka juga mempersiapkan kebutuhan lainnya yang dibutuhkan saat acara seperti peralatan, konsumsi, dan lainnya. Tentunya dalam proses mempersiapkan acara Doremi tidak semulus atau semudah itu. Sifana dan Ais kesulitan untuk memastikan secara pasti anak-anak yang akan hadir di acara. Selain itu, kesulitan lain yang dialami adalah bahasa. Kebanyakan masyarakat Desa Panggarangan sehari-harinya berbicara menggunakan bahasa Sunda, sehingga Sifana dan Ais kesulitan untuk memahami pembicaraan masyarakat. Harapan dari dibuatnya acara Doremi ini adalah agar anak-anak Desa Panggarangan dapat membangun kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. “Dengan diselenggarakannya acara berharap dapat membangun kesiapsiagaan kepada anak-anak Desa Panggarangan dalam menghadapi bencana. Mereka dapat menerapkan apa yang telah mereka pahami dengan mengikuti acara ini.” Kata Sifana sebagai pemimpin acara Doremi. Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Bersama Doremi Membangun Kesiapsiagaan Bencana Dalam Bentuk Cerita Dongeng Read More »

Sapa Laut di Desa Panggarangan Bersama Universitas Multimedia Nusantara dan Gugus Mitigasi Lebak Selatan

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Sapa Laut di Desa Panggarangan Bersama Universitas Multimedia Nusantara dan Gugus Mitigasi Lebak Selatan Tanggal Rilis: 03 Jul 2023 | 09:00 Lokasi: Panggarangan, Lebak Penulis: Selvithia Apriany Bekerja sama dengan Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS), Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menyelenggarakan kampanye dengan nama Sapa Laut. Sapa Laut adalah kependekan dari Sabuk dari Pandan Laut merupakan kegiatan yang dibuat untuk meningkatkan kesadartahuan masyarakat terhadap pentingnya tumbuhan pandan laut sebagai benteng pesisir. Bekerja sama dengan Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS), Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menyelenggarakan kampanye dengan nama Sapa Laut. Sapa Laut adalah kependekan dari Sabuk dari Pandan Laut merupakan kegiatan yang dibuat untuk meningkatkan kesadartahuan masyarakat terhadap pentingnya tumbuhan pandan laut sebagai benteng pesisir. Sebagaimana diketahui, pandan laut (Pandanus Odorifer) adalah tumbuhan tepi pantai yang penyebaran tumbuhannya ada di sepanjang Pantai Selatan Jawa. Beragam manfaat bisa diperoleh dari tanaman ini. Kemampuannya menjadi penjaga abrasi adalah karena akar tunjangnya yang besar dapat mencengkeram pasir-pasir pantai. Lalu, ukuran tanaman yang dapat mencapai ketinggian 15 meter akhirnya juga mampu meredam ombak besar yang menghantam pesisir. Manfaat lain dari pandan laut adalah buahnya dapat dikonsumsi dan dijadikan minuman. Sedangkan untuk daunnya dapat digunakan sebagai bahan pembuatan kerajinan tangan. Kegiatan Sapa Laut kali ini adalah difokuskan untuk mengedukasi siswa di sekolah SD Negeri 3 Panggarangan. “Kami ingin mengedukasi generasi-generasi yang dari kecil. Mungkin anak SMP dan SMA sudah banyak yang mengerti. Namun, anak SD menurut saya harus kita pupuk dulu semenjak kecil. Kami membantu minimal kesadaran anak SD bahwa adapun tanaman pandan laut. Berikutnya mungkin kami nanti bisa melanjutkan kegiatan kami untuk melakukan edukasi ke anak SMP dan SMA, yang penting kami sudah menanamkan dasarnya ke anak SD dulu.” Kata Figo salah satu mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara. Beberapa kesulitan dialami mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara dalam mempersiapkan Sapa Laut. Perencanaan yang berada jauh dari lokasi membuat mereka tidak mengenal medan atau lokasi di Desa Panggarangan. Mereka hanya melakukan desktop research melalui media dan berita-berita yang ada. Selain itu, kesulitan lain yang mereka hadapi adalah menghadapi anak SD yang masih masa pertumbuhan dan sangat aktif, jadi sulit untuk menyampaikan pesan yang utuh. Mereka juga kekurangan sumber daya manusia karena mereka satu kelompok hanya ada 6 orang dan dibantu oleh anggota Gugus Mitigasi Lebak Selatan. Namun, dari semua kesulitan tersebut, mereka bisa melalui semua itu dan berjalan dengan lancar. Harapan dari kegiatan Sapa Laut ini adalah tumbuhnya rasa kepedulian para siswa terhadap pentingnya menjaga pesisir dengan abrasi. Selain itu, diharapkan terpantiknya minat organisasi-organisasi untuk bisa datang ke Desa Panggarangan dan melanjutkan kegiatan dari mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara. Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Sapa Laut di Desa Panggarangan Bersama Universitas Multimedia Nusantara dan Gugus Mitigasi Lebak Selatan Read More »

SERASI (Senam Ceria Mitigasi): Tes Kesehatan Gratis untuk Lansia Guna Mendukung Mitigasi Bencana di Desa Panggarangan

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events SERASI (Senam Ceria Mitigasi): Tes Kesehatan Gratis untuk Lansia Guna Mendukung Mitigasi Bencana di Desa Panggarangan Tanggal Rilis: 05 Jun 2023 | 21:00 Lokasi: Panggarangan, Lebak Penulis: Selvithia Apriany Universitas Multimedia Nusantara bekerja sama dengan Gugus Mitigasi Lebak Selatan menyelenggarakan acara bertajuk Serasi. Serasi adalah kepanjangan dari senam ceria mitigasi, dengan sasaran kelompok lansia di zona rawan tsunami Desa Panggarangan. Universitas Multimedia Nusantara bekerja sama dengan Gugus Mitigasi Lebak Selatan menyelenggarakan acara bertajuk Serasi. Serasi adalah kepanjangan dari senam ceria mitigasi, dengan sasaran kelompok lansia di zona rawan tsunami Desa Panggarangan. Dipimpin oleh Diva Zahra Azarine, salah satu mahasiswi Universitas Multimedia Nusantara, dalam acara serasi juga dilaksanakan checkup kesehatan gratis untuk para lansia tersebut. Tujuan dari checkup kesehatan ini adalah agar lansia tahu kondisi dari fisiknya sendiri dan dapat membantu para lansia agar lebih siap dalam menghadapi bencana yang bisa datang secara tiba-tiba. Dalam checkup kesehatan ini Serasi menghadirkan dua dokter bernama Dr. Boni dan Dr. Prestise. Azrine membuat acara ini juga karena dia merasa kepedulian masyarakat terhadap lansia ini masih kurang. Azrine ingin membantu lansia agar para lansia dan juga membuat para lansia merasa bahwa diri mereka spesial. Hal ini tampak ketika para lansia ini sangat akrab dan hangat mengobrol dengan Azrine. Acara Serasi yang berlangsung pada tanggal 16 Mei 2023 ini dipersiapkan selama kurang lebih 1 bulan. Kesulitan dihadapi oleh Azrine adalah dari sisi komunikasi. “Kesulitannya tentu saja di komunikasi, karena pada dasarnya saya dari kota. Lalu, ketika memasuki Desa Panggarangan mereka memiliki cara komunikasi yang berbeda seperti biasanya di kota. Jadi harus pintar-pintar dalam berkomunikasi nantinya untuk mengajak para lansia di Desa Panggarangan.” Kata Azrine. Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

SERASI (Senam Ceria Mitigasi): Tes Kesehatan Gratis untuk Lansia Guna Mendukung Mitigasi Bencana di Desa Panggarangan Read More »

Lokakarya Mendongeng Membantu Para Guru Desa Panggarangan Dalam Meningkatkan Semangat Belajar Kebencanaan Untuk Anak Melalui Dongeng

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Lokakarya Mendongeng Membantu Para Guru Desa Panggarangan Dalam Meningkatkan Semangat Belajar Kebencanaan Untuk Anak Melalui Dongeng Tanggal Rilis: 19 May 2023 | 19:00 Lokasi: Panggarangan, Lebak Penulis: Selvithia Apriany Lokakarya Mendongeng adalah event dari Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara yaitu, Marcelina Tjahya. Acara ini dilaksanakan pada 15 Mei 2023 di Villa Hejo Kiarapayung. Lokakarya Mendongeng merupakan salah satu anak acara dari DoReMi. Kepanjangan dari DoReMi adalah dongeng rekan mitigasi. Lokakarya Mendongeng adalah event dari Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara yaitu, Marcelina Tjahya. Acara ini dilaksanakan pada 15 Mei 2023 di Villa Hejo Kiarapayung. Lokakarya Mendongeng merupakan salah satu anak acara dari DoReMi. Kepanjangan dari DoReMi adalah dongeng rekan mitigasi. Doremi merupakan sebuah acara yang terdiri dari beberapa rangkaian acara yaitu, Hayu Urang Ngadongeng, Berani, dan Doremi. Tujuan dari event lokakarya mendongeng adalah untuk menyebarkan literasi kebencanaan terutama untuk sekolah-sekolah yang memang berada di tempat rawan bencana dan khususnya di Kecamatan Panggarangan, Lebak Selatan. Marcelina memilih tema mendongeng karena ia ingin dengan adanya lokakarya mendongeng ini akan mengubah perspektif dari masyarakat kalau mendongeng adalah salah satu komunikasi yang sangat menarik apabila dilakukan dengan cara yang baik dan benar. “Seperti yang kita ketahui, mendongeng semakin lama semakin dianggap remeh dan membosankan. Jadi aku pengen dengan adanya lokakarya mendongeng ini akan mengubah perspektif dari kebanyakan orang kalau mendongeng ini adalah salah satu komunikasi yang sangat menarik apabila dilakukan dengan cara yang baik dan benar.” Kata Marcelina. Selain itu, Marcelina juga ingin dari acara Lokakarya Mendongeng bisa menekankan komunikasi kebencanaan melalui mendongeng supaya bisa lebih menarik perhatian anak-anak TK dan SD. Dari mendongeng juga anak-anak TK dan SD menjadi lebih antusias dan semangat untuk belajar mengenai kebencanaan. Melalui dongeng, anak TK dan SD juga lebih mudah menangkap pesan yang disampaikan. Event Lokakarya Mendongeng ini bekerja sama dengan Gugus Mitigasi lebak Selatan dan ID Flow Storis. Lokakarya Mendongeng juga mendatangkan bintang tamu yaitu, Irwan Fakhruddin dan Kak Resha. Dalam acara ini, bintang tamu memberikan paparan materi kepada para guru yang hadir tentang cara mendongeng yang baik dan menarik. Marcelina mempersiapkan event Lokakarya Mendongeng ini selama 4-5 bulan. Kesusahan yang dialami dalam membuat event ini adalah bentroknya waktu acara Lokakarya Mendongeng dengan ujian anak SD. Sehingga Marcelina menjadi sulit untuk memprediksi berapa banyak guru yang akan datang. Acara Lokakarya Mendongeng ini dihadirkan oleh guru-guru dari 34 sekolah SD dan 14 sekolah TK. Harapan Marcelina dengan adanya event ini kedepannya semoga masyarakat lebih memandang dongeng adalah suatu yang menarik dan bisa lebih berdampak untuk anak TK dan SD dalam menyampaikan sebuah pesan. Selain itu, semoga dengan adanya event ini para guru yang datang bisa jadi duta komunikasi kebencanaan yang dapat menyebarluaskan literasi kebencanaan kepada masyarakat sekitar terutama wilayah Lebak Selatan. Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Lokakarya Mendongeng Membantu Para Guru Desa Panggarangan Dalam Meningkatkan Semangat Belajar Kebencanaan Untuk Anak Melalui Dongeng Read More »

Kolaborasi Internasional Perkuat Aksi Pengurangan Risiko Bencana di Pesisir Lebak

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Kolaborasi Internasional Perkuat Aksi Pengurangan Risiko Bencana di Pesisir Lebak Tanggal Rilis: 14 May 2023 | 13:30 Lokasi: Panggarangan, Lebak Penulis: Cornelia Citra Andjani Santosa & Kasilda Ni Wayan Chrisyanda Gugus Mitigasi Lebak Selatan berkolaborasi dengan Universitas Multimedia Nusantara (UMN) dan Universiti Teknologi Mara (UiTM) menyelenggarakan lokakarya terkait mitigasi bencana di SMAN 1 Panggarangan pada Rabu, 10 Mei 2023. Lokakarya dengan judul Sebarkan Literasi Mitigasi (SELARAS) dan Cerita Mitigasi Bencana (CEMARA) ini merupakan bagian dari Festival Mitigasi Bencana Smanggar (FESTMIGAR) yang bertujuan untuk meningkatkan literasi siswa SMAN 1 Panggarangan terkait mitigasi bencana. Panggarangan, Lebak – Gugus Mitigasi Lebak Selatan berkolaborasi dengan Universitas Multimedia Nusantara (UMN) dan Universiti Teknologi Mara (UiTM) menyelenggarakan lokakarya terkait mitigasi bencana di SMAN 1 Panggarangan pada Rabu, 10 Mei 2023. Lokakarya dengan judul Sebarkan Literasi Mitigasi (SELARAS) dan Cerita Mitigasi Bencana (CEMARA) ini merupakan bagian dari Festival Mitigasi Bencana Smanggar (FESTMIGAR) yang bertujuan untuk meningkatkan literasi siswa SMAN 1 Panggarangan terkait mitigasi bencana. Dalam lokakarya SELARAS dan CEMARA, siswa diajak untuk memahami serta menyebarkan mitigasi bencana melalui media sosial TikTok. Kegiatan diawali dengan materi terkait mitigasi bencana yang diberikan oleh mahasiswa UiTM terkait dengan gempa bumi dan tsunami, dilengkapi dengan kuis dan permainan yang mengajak siswa untuk aktif dalam kegiatan. Selanjutnya, siswa diberikan pengetahuan terkait bagaimana memanfaatkan media sosial untuk menyebarluaskan tentang mitigasi bencana. Siswa pun diajak untuk turut memproduksi konten-konten mitigasi bencana sesuai dengan apa yang telah mereka pelajari di dua lokakarya berbeda tersebut. Melalui kolaborasi ini, berbagai pihak mampu membangun koneksi dan sinergi untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bahaya gempa bumi dan tsunami di wilayah pesisir Lebak secara khusus, dan di wilayah rawan bahaya lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia. Ketua dari Gugus Mitigasi Lebak Selatan Abah Lala mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para siswa/i SMA Negeri 1 Panggarangan karena bisa bersifat berkelanjutan sehingga siswa/i mampu berlatih mitigasi bencana. “Kami mengucapkan terima kasih untuk mahasiswa/i UMN dan UiTM atas semangat dan dedikasi yang diberikan untuk siswa/i di SMAN 1 Panggarangan,” tambah Abah Lala. Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Panggarangan Cahya Irawan juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tingginya atas terlaksananya FESTMIGAR di SMAN 1 Panggarangan. Menurutnya, siswa merupakan jalur tercepat mentransfer ilmu yang diperoleh dari sekolah untuk keluarga dan masyarakat di sekelilingnya. Kegiatan FESTMIGAR merupakan langkah efektif untuk membangun kesadaran dan membekali siswa SMAN 1 Panggarangan agar tidak kebingungan menghadapi bencana yang dapat datang kapan saja. “FESTMIGAR merupakan media yang tepat untuk membekali siswa dengan pendidikan mitigasi bencana yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa. Besar harapan kami UMN dapat melanjutkan program serupa atau program lainnya di SMAN 1 Panggarangan,” tambah Cahya. Ketua MBKM Proyek Kemanusiaan UMN Maria Advenita Gita Elmada mengatakan, kegiatan ini adalah sebuah bentuk kolaborasi baik untuk upaya pengurangan risiko bencana. “Harapannya, masing-masing pihak dari setiap negara dapat saling bertukar pengalaman dan pengetahuan, serta terbangun hubungan yang baik antara negara ini,” imbuh Maria. Kolaborasi antar negara yang terselenggara ini juga diharapkan oleh Ketua FESTMIGAR Chintya Maria dapat benar-benar bermanfaat menambah pengetahuan dan pengurangan risiko bencana di wilayah tersebut. “Workshop SELARAS & CEMARA yang berkolaborasi dengan UiTM ini diharapkan bisa menjadi wadah untuk saling belajar dan berbagi informasi mengenai mitigasi, serta menekankan bahwa penggunaan media sosial sangat penting untuk bisa terciptanya lingkungan yang sadar mitigasi,” tutup Chintya. Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Kolaborasi Internasional Perkuat Aksi Pengurangan Risiko Bencana di Pesisir Lebak Read More »

Gugus Mitigasi Lebak Selatan raih penghargaan sebagai Kelompok Penggerak Pemberdayaan Desa Berbasis ZISWAF

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Gugus Mitigasi Lebak Selatan raih penghargaan sebagai Kelompok Penggerak Pemberdayaan Desa Berbasis ZISWAF Tanggal Rilis: 31 Jan 2023 | 13:00 Lokasi: Pancoran, Jakarta Selatan Penulis: Gugus Mitigasi Lebak Selatan Penghargaan ini diberikan oleh BSI Maslahat kepada stakeholder terpilih yang dinilai telah bersinergi dan berperan aktif dalam meluaskan manfaat bersama BSI Maslahat. Kegiatan ini dilaksanakan pada momentum Grand Launching dan Public Expose BSI Maslahat di Nareswara Ball Room Lt 4 SMESCO Jakarta Selatan.  Penghargaan ini diberikan oleh BSI Maslahat kepada stakeholder terpilih yang dinilai telah bersinergi dan berperan aktif dalam meluaskan manfaat bersama BSI Maslahat. Kegiatan ini dilaksanakan pada momentum Grand Launching dan Public Expose BSI Maslahat di Nareswara Ball Room Lt 4 SMESCO Jakarta Selatan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BSI Masalahat atas apresiasi ini. Apresiasi ini jelas bukan hanya untuk kami, tapi untuk seluruh kolaborator dan masyarakat yang telah terlibat dalam Kolaborasi Tsunami Ready di Lebak Selatan.” ujar Abah Lala, Ketua GMLS. Kolaborasi GMLS dengan BSI Maslahat terjalin sepanjang tahun 2022 dalam Program Desa Tangguh yang mengusung kesiapsiagaan masyarakat Desa Panggarangan menghadapi potensi risiko gempa megathrust dan tsunami. Selain pelatihan kesiapsiagaan, penyediaan sumur, depo air, dan MCK, dilakukan juga kegiatan pemberdayaan masyarakat. Pelatihan kriya bambu dan budidata lebah trigona menjadi pilihan dengan harapan dapat menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan resiliensi masyarakat di zona rawan tsunami. “Setelah Tsunami Ready Programme dilaksanakan, pada tahun 2023, GMLS sedianya mencanangkan dimulainya Program Resiliensi Komunitas. Ini sangat relevan dengan apa yang sudah dikerjakan oleh BSI Maslahat di Lebak Selatan. Apresiasi yang kami terima hari ini menjadi stimulan agar kami dapat menjaga semangat bekerja untuk masyarakat di waktu yang akan datang.” pungkas Abah Lala. Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Gugus Mitigasi Lebak Selatan raih penghargaan sebagai Kelompok Penggerak Pemberdayaan Desa Berbasis ZISWAF Read More »

Kegiatan Penanaman Pandan Laut

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Kegiatan Penanaman Pandan Laut Tanggal Rilis: 25 Jan 2023 | 20:30 Lokasi: Panggarangan, Lebak Penulis: Gugus Mitigasi Lebak Selatan Sebanyak 2450 bibit Pandan Laut (Pandanus Odorifer) secara serempak ditanam di sepanjang 1 km Pantai Cimangpang, Minggu (22 Januari 2023). Ini adalah salah satu upaya pengurangan risiko bencana di zona rawan tsunami Desa Panggarangan yang terus dilakukan. Sebanyak 2450 bibit Pandan Laut (Pandanus Odorifer) secara serempak ditanam di sepanjang 1 km Pantai Cimangpang, Minggu (22 Januari 2023). Ini adalah salah satu upaya pengurangan risiko bencana di zona rawan tsunami Desa Panggarangan yang terus dilakukan. Kegiatan yang diinisiasi oleh BSI Maslahat dan Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) ini dilakukan bersama dengan berbagai elemen yaitu : Persatuan Pemuda Cimangpang (PPC), Gerakan Masyarakat Siaga, Komunitas Penjaga Pantai dan Laut Banten Selatan, Bintara Pembina Potensi Maritim TNI Angkatan Laut, dan Satgas BPBD Provinsi Banten. Ketua GMLS, Abah Lala, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah untuk menyikapi fenomena perubahan iklim yang berdampak pada seringnya terjadi cuaca ekstrim dan banjir rob laut, sehingga diperlukan upaya proaktif dan kolaboratif dari masyarakat pesisir untuk turut memikirkan kondisi pesisir yang semakin hari semakin tergerus oleh abrasi. “Sebagaimana diketahui, pada masa lalu pesisir selatan banyak ditumbuhi oleh pandan laut. Hasil observasi dan diskusi dengan mitra-mitra GMLS, pandan laut sangat cocok dijadikan sebagai ‘benteng pesisir’ yang dapat meredam potensi risiko abrasi, banjir rob, bahkan tsunami. Namun sayang, populasi pandan laut di pesisir semakin berkurang sehingga daerah pesisir, khususnya di wilayah Desa Panggarangan, sangat rentan terhadap potensi risiko yang tadi disebutkan”, tegas Abah Lala. Ketua PPC, Rizal Kejot, menambahkan : “Pada masa lalu pesisir Pantai Cimangpang yang menjadi lingkungan tempat tinggal kami sangat rimbun oleh tanaman Pandan Laut. Dahulu kami sangat sulit memasuki area pantai saking lebatnya. Tapi sekarang Pandan Laut ini sudah hampir habis dan akhirnya berdampak pada bergesernya titik tertinggi pasang laut yang makin mendekati area pemukiman.” “Di beberapa tempat, jika laut sedang bergejolak, air pasang laut bahkan ada yang sampai di teras belakang rumah. Padahal dahulu itu tidak terjadi,” tukasnya. Serka Dadang, Bintara Pembina Potensi Maritim TNI Angkatan Laut. “Bagi kami Pandan Laut ini sangat potensial untuk menjaga kelestarian alam. Jangan sampai wilayah pesisir ini semakin lama semakin tergerus oleh abrasi dan banjir rob. Oleh karenanya kami mendukung kegiatan ini untuk dapat dilakukan juga oleh masyarakat di desa lain di sepanjang pesisir selatan Banten.” Program penanaman Pandan Laut ini diharapkan bisa berkelanjutan dan memberikan manfaat yang luas dalam berbagai aspek terutama ekonomi kebencanaan bagi seluruh pemangku kepentingan. Selain itu penanaman ini merupakan wujud nyata program berkelanjutan penanganan pra bencana yang bersinggungan dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Kegiatan Penanaman Pandan Laut Read More »

Universitas Multimedia Nusantara Hibahkan Genset untuk Aktivitas Kemanusiaan Gugus Mitigasi Lebak Selatan

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Universitas Multimedia Nusantara Hibahkan Genset untuk Aktivitas Kemanusiaan Gugus Mitigasi Lebak Selatan Tanggal Rilis: 26 Dec 2022 | 14:00 Lokasi: Panggarangan, Lebak Penulis: Irwan Fakhruddin Universitas Multimedia Nusantara memberikan hibah generator set (genset) dengan kapasitas pakai daya listrik 5000 Watt kepada Gugus Mitigasi Lebak Selatan. Pemberian hibah dilangsungkan di Villa Hejo Kiarapayung, Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak pada Jumat, 23 Desember 2022. Panggarangan, Lebak – Universitas Multimedia Nusantara memberikan hibah generator set (genset) dengan kapasitas pakai daya listrik 5000 Watt kepada Gugus Mitigasi Lebak Selatan. Pemberian hibah dilangsungkan di Villa Hejo Kiarapayung, Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak pada Jumat, 23 Desember 2022. Hibah genset tersebut menjadi komitmen Universitas Multimedia Nusantara dalam mendampingi dan mendukung upaya mitra PkM yaitu Gugus Mitigasi Lebak Selatan dalam menjalankan programprogram peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempabumi dan tsunami selatan Jawa di seluruh fase kebencanaan mulai dari mitigasi, kesiapsiagaan, respon, dan resiliensi. Hadir dalam kegiatan ini Koordinator Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM UMN Andy Firmansyah, wakil program PkM dari Program Studi Ilmu Komunikasi Irwan Fakhruddin, serta wakil program PkM dari Program Studi Jurnalistik Yearry Panji Setianto. Sementara dari pihak Gugus Mitigasi Lebak Selatan diwakili oleh Abah Lala selaku ketua dan inisiator Gugus Mitigasi Lebak Selatan. Abah Lala menyampaikan bahwa listrik cadangan menjadi sangat krusial di saat terjadi bencana. Nantinya, genset ini akan diletakkan di Command Center GMLS, mengingat pusat informasi serta koordinasi jika terjadi bencana akan ada di Command Center. “Selain itu, Command Center juga harus menjadi shelter evakuasi pengungsi. Oleh karenanya kami sangat berterima kasih atas hibah generator dari UMN ini,” tegas Abah Lala. Andy Firmansyah mengatakan, hibah ini adalah bagian dari komitmen UMN sebagai mitra perguruan tinggi dalam menjalankan tridharma ketiga, pengabdian kepada masyarakat. “Semoga genset tersebut dapat membantu memperlancar program-program yang dijalankan Gugus Mitigasi Lebak Selatan, di mana kebutuhan listrik menjadi keniscayaan dan tidak boleh terputus,” ucap Andy. Hal tersebut juga dipertegas oleh Irwan Fakhruddin yang mengatakan bahwa ketika terjadi bencana dan infrastruktur kelistrikan tidak berfungsi, kebutuhan catu daya listrik DC seperti genset sangatlah krusial. “Listrik cadangan terutama dapat membantu peran komunikasi yang dijalankan Gugus Mitigasi Lebak Selatan, yang tentu saja penggunaan media digital sebagai pembawa pesan komunikasi membutuhkan infrastruktur energi listrik yang tidak terputus,” tegas Irwan. Dalam kesempatan ini Yearry Panji Setianto juga menyampaikan, GMLS memiliki peran penting di Bayah, Banten Selatan bukan hanya sebagai komunitas dan entitas yang secara konsisten mendorong kesadaran warga sekitar tentang mitigasi bencana. “Kami berharap GMLS menjadi community hub, tempat berkumpulnya segenap masyarakat, termasuk anak-anak muda, dalam bersosialisasi hingga bertukar pikiran soal beragam isu di komunitas mereka, termasuk tentunya isu kebencanaan. Semoga hibah genset yang diberikan dapat berkontribusi dalam menjaga energi dan semangat yang mereka miliki. Energi yang mampu menjaga konsistensi perjuangan dalam mitigasi bencana,” kata Yearry. Kemitraan Universitas Multimedia Nusantara dan Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah dimulai sejak 2020 melalui program Pengabdian kepada Masyarakat melalui dosen-dosen Prodi Ilmu Komunikasi, Jurnalistik, Manajemen, Desain Komunikasi Visual, dan Animasi. Kemudian disusul dengan implementasi program hibah Dikti PK-KM Merdeka Belajar Kampus Merdeka Projek Kemanusiaan yang melibatkan mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi dan Jurnalistik pada tahun 2022. Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Universitas Multimedia Nusantara Hibahkan Genset untuk Aktivitas Kemanusiaan Gugus Mitigasi Lebak Selatan Read More »

Desa Panggarangan bersama Gugus Mitigasi Lebak Selatan Jadi Desa Pertama di Banten yang Lakukan Verifikasi Lapangan Tsunami Ready Community UNESCO-IOC

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Desa Panggarangan bersama Gugus Mitigasi Lebak Selatan Jadi Desa Pertama di Banten yang Lakukan Verifikasi Lapangan Tsunami Ready Community UNESCO-IOC Tanggal Rilis: 15 Sep 2022 | 09:00 Lokasi: Panggarangan, Lebak Penulis: Zalfa Azhar Qathrunnada & Carolyn Nathasa Dharmadhi BANTEN – Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) menjadi tuan rumah kegiatan Verifikasi Lapangan Tsunami Ready Community oleh UNESCO-IOC dan Komite Nasional Kesiapsiagaan Tsunami pada Rabu (14/09/2022) dan Kamis (15/09/2022) di Balai Desa Panggarangan. Desa Panggarangan menjadi desa pertama di Banten yang mengupayakan indikator tsunami ready. Hal tersebut dikatakan oleh Professional Officer for DRRTIU dan Head of IOC-UNESCO Ardito M. Kodijat. Indonesia merupakan wilayah yang sangat berpotensi bencana gempa dan tsunami. Kajian ilmiah dari tim Institut Teknologi Bandung (ITB), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dipublikasikan di Scientific Reports pada tahun 2020, menyatakan bahwa pesisir pantai selatan Kabupaten Lebak merupakan salah satu zona berisiko tinggi bencana gempa dan tsunami. Dari hasil pemodelan yang dilakukan menggunakan data Global Positioning System di Pulau Jawa, potensi gempa megathrust dapat mencapai magnitudo 8,9 yang berpotensi memicu tsunami di sepanjang pesisir selatan Jawa. Estimasi tinggi tsunami bahkan mencapai 20 meter. Hasil kajian ini meresahkan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir selatan Kabupaten Lebak, Banten. Salah satu komunitas masyarakat yang peduli dengan kondisi bencana gempa dan tsunami yang dapat berdampak di wilayahnya adalah Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS). Abah Lala, ketua komunitas GMLS ini, menyadari bahwa masyarakat di pesisir selatan Lebak tersebut saat ini tidak memiliki kapasitas yang baik untuk bertindak, bahkan sebelum bencana gempa dan tsunami megathrust tersebut benar-benar datang. Mereka memerlukan dukungan, bimbingan, dan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam upaya Pengurangan Risiko Bencana (PRB) gempa dan tsunami serta membangun resiliensi di Kabupaten Lebak, Banten. Pada 7 Februari 2021, terjalin komunikasi awal antara GMLS dengan Kelompok Keahlian Geofisika Global (KKGG) Institut Teknologi Bandung (ITB), BRIN (saat itu masih LIPI), dan U-INSPIRE untuk upaya penguatan kapasitas masyarakat di pesisir selatan Lebak. Selanjutnya, dengan didukung oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), BRIN, U-INSPIRE Indonesia, Tim ITB melaksanakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat untuk pembuatan peta area pemukiman di Cimangpang dan Sukarena/Cikumpay, pemodelan inundasi tsunami, pemetaan eksposure dengan Unmanned Aerial Vehicle (UAV), pembuatan desain papan informasi publik mengenai tsunami yang disusun secara partisipatif, survei kondisi existing sumber daya desa dan digitalisasi peta rute evakuasi kampung menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Google Map. Untuk kegiatan yang dilaksanakan di tahun 2022, ITB melalui kerangka Program Pengabdian Masyarakat, bekerja sama dengan GMLS, BRIN, BMKG, U-INSPIRE Indonesia, Kodam III/ Siliwangi, Korem 064/Maulana Yusuf, PMI, RAPI, dan Dompet Dhuafa, untuk membangun kesiapan masyarakat pesisir selatan Lebak dalam menghadapi tsunami. Peningkatan kapasitas masyarakat ini mengacu pada indikator Desa Tangguh Bencana, UNESCO-IOC Tsunami Ready, dan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) melalui kegiatan penyiapan materi pendidikan kesiapsiagaan gempa tsunami untuk SMA, workshop mitigasi gempa dan tsunami, perencanaan dan pelatihan tanggap bencana gempa dan tsunami di sekolah, fasilitasi penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) sekolah, penyiapan tempat evakuasi sementara dan akhir, pembentukan tim gugus mitigasi sekolah, pelatihan tanggap darurat tsunami dan kemampuan menerima dan menyampaikan peringatan dini 24/7. Fokus utama kegiatan adalah membangun kapasitas GMLS serta kapasitas sekolah dengan pilot project di SMA Negeri 1 Panggarangan. SMA Negeri 1 Panggarangan merupakan salah satu sekolah di pesisir selatan Lebak yang hanya berjarak 300 meter dari tepi laut. Selain sekolah tersebut, terdapat 28 sekolah lainnya yang berada pada zona merah rendaman tsunami di sepanjang pesisir selatan Lebak. Tidak ada penghalang atau barisan vegetasi yang bisa meredam laju ombak dari laut menuju sekolah. Kondisi ini tentunya menjadi hal yang perlu diantisipasi oleh pihak sekolah, apa yang harus mereka siapkan dan lakukan mulai dari saat ini. Tak ada seorang pun yang mengetahui waktu terjadinya sebuah bencana, namun kita bisa memilih untuk memiliki kesiapan kapan pun bencana itu terjadi. Kegiatan pendampingan penguatan kapasitas masyarakat untuk pengurangan risiko bencana ini dilakukan selama 9 hari, dimulai dari tanggal 28 Juni 2022 hingga 6 Juli 2022. Tim Program Pengabdian Masyarakat ITB terdiri dari dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Geofisika ITB, yaitu Dr. Endra Gunawan, Medina Apriani, Fichri Firmansyah, Tania Suara Ning Tyas, Muhammad Raya Fadhillah, Luthfi Wira Wicaksana, dan Rahmat Hidayat, kemudian dosen dan mahasiswa Program Studi Seni Rupa ITB dan Program Studi Desain Komunikasi Visual ITB yaitu Ardhana Riswarie, S.Sn., M.A., Bagas Mahardika, Qanissa Aghara, Krisna Julian, Aura Fakhira Astiana, Achmad Afief Aulia Shadiqa, Rifqi Zuhdi Afifi, dan dibantu oleh Peneliti di Pusat Riset Kebencanaan Geologi (PRKG) BRIN yaitu Dr. Rahma Hanifa, dan dari U-INSPIRE Indonesia, yaitu Aan Anugrah, Tinitis Rinowati, Wina Natalia dan Tri Nugroho. Tim ini menyusun serangkaian kegiatan yang diawali dengan membangun pemahaman hingga mengekspresikan pemahaman tersebut dalam bentuk materi edukasi berbasis sains, seni, dan kearifan lokal. Rangkaian upaya peningkatan kapasitas ini dimulai dengan mengenalkan warga sekolah terkait proses alam terjadinya gempa dan tsunami. Pengenalan proses alam dilakukan untuk membangun pemahaman dasar mitra lokal sekaligus penerima manfaat utama kegiatan yakni GMLS dan tim gugus mitigasi sekolah. Selanjutnya terdapat kegiatan pelatihan evakuasi gempa dan tsunami, pengembangan SOP kedaruratan gempa tsunami, susur rencana jalur evakuasi, simulasi evakuasi dan tanggap darurat tsunami, pengujian penerimaan dan diseminasi informasi peringatan dini tsunami, serta pengembangan materi edukasi partisipatif dengan siswa dan guru SMA berbasis sains, seni, dan kearifan lokal. Pengenalan sekaligus praktik asesmen infrastruktur sekolah dilakukan dalam konsep Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) dan pendampingan penguatan kapasitas gugus mitigasi bencana sekolah. Selain itu, ada satu materi yang diisi oleh perwakilan masyarakat Lebak melalui GMLS, tentang tradisi lisan yang ditemukan di beberapa titik wilayah Lebak selatan. Tradisi lisan ini memuat istilah “Caah Laut” yang secara harfiah memiliki arti banjir laut. Istilah ini kemudian ditafsirkan lebih luas menjadi suatu fenomena datangnya air laut ke daratan pada masa lalu. Masyarakat di pesisir selatan Kabupaten Lebak kemudian meyakini bahwa Caah Laut dan tsunami memiliki konteks serupa. Program Pengabdian Masyarakat ITB ini juga berkolaborasi dengan PMI untuk pelatihan keterampilan pertolongan pertama yang didukung pula oleh Puskesmas Desa Panggarangan. Selain itu, keterampilan lain yang dilatihkan ialah perakitan

Desa Panggarangan bersama Gugus Mitigasi Lebak Selatan Jadi Desa Pertama di Banten yang Lakukan Verifikasi Lapangan Tsunami Ready Community UNESCO-IOC Read More »

Sistem Peringatan Dini: Ketika Teknologi Menjadi Pelindung Nyawa Kita

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE Articles Sistem Peringatan Dini: Ketika Teknologi Menjadi Pelindung Nyawa Kita Tanggal Rilis: 11 Dec 2024 | 17:00 Tags: Perlindungan, Sistem Peringatan Dini Penulis: Marcelline Tjhin, Anis Faisal Reza Bayangkan Anda sedang tertidur lelap di tengah malam, dan tiba-tiba ponsel Anda berdering. Sebuah notifikasi masuk – peringatan dini tentang potensi banjir di wilayah Anda. Berkat peringatan ini, Anda dan keluarga punya waktu berharga untuk menyelamatkan diri dan barang-barang penting. Inilah kekuatan sistem peringatan dini yang telah menyelamatkan ribuan nyawa di seluruh dunia. Mengapa Sistem Peringatan Dini Begitu Krusial? Dalam era digital seperti sekarang, informasi adalah segalanya. Terlebih ketika informasi tersebut bisa menjadi pembeda antara hidup dan mati. Sistem peringatan dini hadir sebagai “mata ketiga” kita dalam menghadapi ancaman bencana alam – mulai dari gempa bumi, tsunami, banjir, hingga cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim. Ambil contoh tsunami dahsyat yang menerjang Jepang pada 2011. Di tengah kehancuran yang terjadi, sistem peringatan dini berhasil memberikan waktu emas – meski hanya satu menit – yang terbukti krusial dalam penyelamatan ribuan nyawa. Satu menit mungkin terdengar singkat, tapi dalam situasi darurat, setiap detik sangatlah berharga. Teknologi Modern: Dari WhatsApp hingga Sensor Canggih Menariknya, di era digital ini, platform sederhana seperti WhatsApp bisa menjadi alat yang sangat efektif untuk sistem peringatan dini. Seperti yang telah diterapkan di Lebak Selatan, sebuah grup WhatsApp khusus telah menjadi garda terdepan dalam penyebaran informasi darurat. Sistem ini terbukti efektif karena:• Informasi bisa menyebar dengan cepat• Mudah diakses oleh semua kalangan• Memungkinkan komunikasi dua arah• Bisa membagikan berbagai format informasi (teks, foto, video, lokasi) Membangun Masyarakat Tangguh Bencana Namun, sistem peringatan dini bukan hanya tentang teknologi. Ini adalah tentang membangun kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat. Ketika masyarakat paham akan risiko dan tanda-tanda awal bencana, mereka bisa bertindak lebih cepat dan tepat. Simulasi evakuasi dan pelatihan rutin menjadi sama pentingnya dengan teknologi itu sendiri. Langkah Nyata untuk Keselamatan Bersama Jika Anda tinggal di wilayah Lebak Selatan atau sekitarnya, Anda bisa langsung mengambil langkah nyata untuk melindungi diri dan keluarga. Bergabunglah dengan grup WhatsApp Sistem Peringatan Dini Lebak Selatan melalui link https://s.id/PDGMLS. Ingat, dalam menghadapi bencana, kesiapsiagaan adalah kunci. Sistem peringatan dini adalah investasi berharga yang harus terus dikembangkan dan didukung, bukan hanya oleh pemerintah tapi juga oleh seluruh lapisan masyarakat.Tips Memanfaatkan Sistem Peringatan Dini:1. Pastikan notifikasi WhatsApp selalu aktif2. Simpan nomor penting terkait kebencanaan3. Ikuti panduan evakuasi yang diberikan4. Bagikan informasi ke keluarga dan tetangga5. Siapkan tas siaga bencana di rumah Bencana memang tidak bisa kita hindari, tapi dengan sistem peringatan dini yang efektif, kita bisa meminimalkan dampaknya. Mari bersama-sama membangun masyarakat yang lebih tangguh dan siap menghadapi bencana! Kembali Share this Articles Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Sistem Peringatan Dini: Ketika Teknologi Menjadi Pelindung Nyawa Kita Read More »

Shopping Cart