June 2025

Safari Kampung Cipurun: Bangun Kesiapsiagaan Bencana Anak Lewat Permainan

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Safari Kampung Cipurun: Bangun Kesiapsiagaan Bencana Anak Lewat Permainan Tanggal Rilis: 5 Juni 2025 | 08:00 Lokasi: Lebak, Banten Penulis: Michelle Shannon Garot Lebak, 25 Mei 2025 – Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) sukses menyelenggarakan Safari Kampung di Kampung Cipurun pada Minggu, 25 Mei 2025 pukul 09.00–11.00, mengedukasi 35 anak soal mitigasi gempa dan tsunami lewat permainan interaktif di halaman rumah warga. Sebagai organisasi yang fokus pada mitigasi bencana, GMLS menginisiasi program Safari Kampung—sebuah kegiatan edukatif yang dilakukan secara berpindah dari satu kampung ke kampung lain. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran dan kesiapan masyarakat terhadap potensi bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami. Edukasi disampaikan melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan berbasis permainan. Sebanyak 35 anak di Kampung Cipurun, Lebak Selatan, mengikuti Safari Kampung yang sukses digelar GMLS pada Minggu, 25 Mei 2025. Dilaksanakan di halaman rumah warga agar terasa akrab dan membumi, kegiatan dibuka dengan ice breaking berupa permainan ringan yang mencairkan suasana dan membangun kepercayaan anak terhadap fasilitator. Setelah itu, mereka diajak mengenal gempa bumi dan tsunami—termasuk tanda-tanda awal dan langkah-langkah penting sebelum, saat, dan sesudah bencana. Selanjutnya, anak-anak dibagi menjadi dua kelompok untuk bermain “Yes or No,” yaitu kuis seputar bencana yang menguji pemahaman mereka melalui cara menyenangkan. Fasilitator memberikan beberapa pertanyaan seputar gempa bumi dan tsunami. Setiap kelompok telah dibekali dua lembar kertas bertuliskan “Yes” dan “No.” Saat pertanyaan dibacakan, mereka diminta mengangkat kertas yang menurut mereka merupakan jawaban yang benar. Permainan ditutup dengan board game “Siaga Kata,” di mana anak-anak menyusun kata-kata terkait bencana dalam waktu terbatas. Dalam permainan ini, anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok dan diberi sejumlah kata acak yang berkaitan dengan bencana alam seperti “tsunami,” “gempa,” “longsor,” dan sebagainya. Tugas mereka adalah menyusun kata-kata tersebut menjadi kalimat dalam waktu 10 detik. Sabbaha Ummi Tasya, salah satu fasilitator Safari Kampung, bertanya kepada anak-anak, “Adik-adik mau kalau ada kegiatan seperti ini lagi?” Anak-anak menjawab “Mau,” dengan antusias. Terlaksananya kegiatan Safari Kampung di Kampung Cipurun diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan ketangguhan warga dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang. Antusiasme dan dukungan positif dari masyarakat menjadi dorongan bagi GMLS untuk melanjutkan program ini ke desa-desa lain di wilayah Lebak Selatan. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui akun Instagram @safarikampung atau @gugusmitigasibaksel.   Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) merupakan sebuah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang mitigasi bencana sebagai bentuk kemanusiaan di daerah Lebak Selatan, Banten. Didirikan pada tahun 2020, GMLS hadir sebagai wujud kepedulian masyarakat lokal terhadap ancaman bencana alam, khususnya tsunami. Dengan visi “Masyarakat Lebak Selatan yang Siaga dan Tangguh Menghadapi Potensi Bencana Alam, GMLS melaksanakan berbagai kegiatan berkaitan dengan program Tsunami Ready dan Community Resilience. Hingga saat ini, GMLS telah mencatat berbagai pencapaian, salah satunya membantu Desa Panggarangan meraih status “Tsunami Ready Community” dari IOC-UNESCO, dan menjadi pionir dalam upaya membangun ketahanan masyarakat terhadap bencana di wilayah Banten. Untuk informasi lebih lanjut, mohon kunjungi www.gmls.org atau @gugusmitigasibaksel. Kontak Media Yvest Tanno Media Relations Manager Gugus Mitigasi Lebak Selatan Telp. +62 895-1880-6387 Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Safari Kampung Cipurun: Bangun Kesiapsiagaan Bencana Anak Lewat Permainan Read More »

Rumah MARIMBA 2: GMLS Tanamkan Kesiapsiagaan Lewat Lagu & Permainan

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Rumah MARIMBA 2: GMLS Tanamkan Kesiapsiagaan Lewat Lagu & Permainan Tanggal Rilis: 4 Juni 2025 | 13:15 Lokasi: Lebak, Banten Penulis: Natasha Evangelista, Yvest Tanno Lebak, 25 Mei 2025 – Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) mengadakan  pembelajaran mitigasi bencana pada hari Minggu, 25 Mei 2025 pukul 14:00-16:00 WIB di Rumah MARIMBA 2, Kampung Nagajaya, yang diikuti oleh 40 orang anak di kampung tersebut. Melalui pendekatan ramah anak – seperti membaca buku, bermain, dan bernyanyi – kegiatan diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan anak terhadap tsunami dan gempa bumi.  Kegiatan bertajuk Rumah MARIMBA ini menghadirkan edukasi mitigasi bencana yang dikemas secara menyenangkan dan sesuai usia. Anak-anak usia 3–12 tahun diajak mengenali tindakan siaga bencana melalui berbagai aktivitas seperti permainan, membaca buku, dan menyanyikan lagu edukatif. Acara diawali dengan sesi ice breaking untuk mengaktifkan motorik anak. Dalam sesi ini, peserta diajak bergerak dan memvisualisasikan kata-kata dalam cerita melalui gerakan tubuh. Cerita yang dibawakan mengangkat tema alam dengan selipan kata-kata “tanah” dan “air”, yang dikaitkan dengan bencana gempa bumi dan tsunami. Setelah itu, anak-anak mengikuti kegiatan membaca berantai dalam kelompok kecil. Mereka membaca buku pengetahuan secara bergiliran, yang tidak hanya mendorong peningkatan literasi, tetapi juga melatih keberanian dan kemampuan berbicara di depan umum (public speaking). Masih dalam suasana bermain kelompok, anak-anak belajar mengenali isi tas siaga bencana. Mereka secara bergantian memilih benda-benda penting yang perlu disiapkan dalam situasi darurat, seperti pakaian, peluit, senter, obat-obatan, dan uang. Kegiatan ini bertujuan membentuk pemahaman praktis tentang kesiapan menghadapi bencana. Untuk menutup acara, anak-anak diajarkan lagu mitigasi bencana tsunami berjudul “Sang Ombak Raksasa”, yang mengajarkan konsep evakuasi melalui skema 20-20-20:   gempa bumi selama 20 detik, waktu evakuasi hanya 20 menit, ke tempat setinggi 20 meter. Untuk mengukur pemahaman, peserta mengerjakan kuis Sang Ombak Raksasa yang sekaligus melatih kemampuan membaca dan menulis. Lagu “Sang Ombak Raksasa” sendiri baru dirilis pada hari Selasa 20 Mei 2025, dan  hadir dalam Video Musik yang dapat disaksikan di kanal YouTube Gugus Mitigasi Lebak Selatan. Agenda ini dijalankan melalui kerja sama antara Universitas Multimedia Nusantara (UMN) dengan GMLS. “Kami sangat senang dapat berkegiatan bersama adik-adik di Nagajaya, yang juga aktif berpartisipasi dalam kegiatan Rumah MARIMBA ini”, ujar Yvest Tanno, mahasiswa UMN yang berpartisipasi dalam kegiatan Rumah MARIMBA 2. Pendekatan dilakukan secara komunikatif dan ramah anak, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan tidak mengintimidasi. Dengan metode yang partisipatif dan interaktif, kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan, tetapi juga mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat dalam konteks kemanusiaan. Kegiatan Rumah MARIMBA disambut positif oleh anak-anak dan orang tua di Kampung Nagajaya. Antusiasme peserta menjadi penanda bahwa pendekatan edukasi yang menyenangkan sangat efektif diterima masyarakat. “Waaah ada gitar,” ujar seorang anak cilik melihat para mahasiswa akan membawakan lagu. “Aku mau, aku mau,” sorak anak-anak ketika ditanya siapa yang mau berkegiatan lagi.  Rumah MARIMBA sendiri merupakan bagian dari upaya jangka panjang GMLS untuk membangun generasi muda yang siaga dan tangguh menghadapi potensi bencana alam.  Selain sebagai wadah kegiatan edukatif, Rumah MARIMBA juga hadir sebagai pusat literasi yang terbuka untuk siapa saja yang ingin belajar. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi akun Instagram @rumahmarimba atau @gugusmitigasibaksel.   Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) merupakan sebuah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang mitigasi bencana sebagai bentuk kemanusiaan di daerah Lebak Selatan, Banten. Didirikan pada tahun 2020, GMLS hadir sebagai wujud kepedulian masyarakat lokal terhadap ancaman bencana alam, khususnya tsunami. Dengan visi “Masyarakat Lebak Selatan yang Siaga dan Tangguh Menghadapi Potensi Bencana Alam, GMLS melaksanakan berbagai kegiatan berkaitan dengan program Tsunami Ready dan Community Resilience. Hingga saat ini, GMLS telah mencatat berbagai pencapaian, salah satunya membantu Desa Panggarangan meraih status “Tsunami Ready Community” dari IOC-UNESCO, dan menjadi pionir dalam upaya membangun ketahanan masyarakat terhadap bencana di wilayah Banten. Untuk informasi lebih lanjut, mohon kunjungi www.gmls.org atau @gugusmitigasibaksel. Kontak Media Yvest Tanno Media Relations Manager Gugus Mitigasi Lebak Selatan Telp. +62 895-1880-6387 Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Rumah MARIMBA 2: GMLS Tanamkan Kesiapsiagaan Lewat Lagu & Permainan Read More »

Rumah MARIMBA 1: Edukasi Mitigasi Bencana yang Menyenangkan sejak Dini

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Rumah MARIMBA 1: Edukasi Mitigasi Bencana yang Menyenangkan sejak Dini Tanggal Rilis: 4 Juni 2025 | 13:00 Lokasi: Lebak, Banten Penulis: Yvest Tanno Lebak, 25 Mei 2025 – Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) menyelenggarakan kegiatan edukasi mitigasi bencana pada hari Minggu, 25 Mei 2025 pukul 08:00-10:00 WIB di Rumah MARIMBA 1 di Kampung Panggarangan. Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan anak-anak dalam menghadapi bencana ini diikuti oleh 24 anak di Kampung Panggarangan. Kegiatan di Rumah MARIMBA 1 berkolaborasi dengan mahasiswa Humanity Project Batch VI Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Kegiatan ini dilengkapi dengan rangkaian kegiatan literasi serta edukasi mitigasi bencana, mulai dari tas siaga bencana sampai lagu mengenai skema evakuasi bencana tsunami, 20-20-20.  Kegiatan dimulai dengan ice breaking, dimana anak-anak diajak untuk bergerak, memvisualisasikan kata dalam cerita melalui gerak tubuh, melatih aktivitas motorik. Adapun cerita yang dibawakan berkaitan dengan alam, menggunakan kata seputar tanah dan air, dan dikaitkan dengan bencana alam gempa bumi dan tsunami.  Anak-anak juga diajarkan untuk membaca berantai, yaitu membaca buku pengetahuan secara bergantian dalam kelompok. Selain meningkatkan literasi, juga meningkatkan keberanian dan kemampuan public speaking.  Masih dalam kegiatan berkelompok, anak-anak diajarkan mengenai isi dari tas siaga bencana. Anak-anak diajak untuk secara bergantian memilih barang apa saja yang perlu dimasukkan ketika menyiapkan tas siaga bencana. Seperti, pakaian, peluit, senter, obat-obatan, dan uang.  Sebagai penutup, anak-anak diperkenalkan dan diajarkan lagu mitigasi bencana tsunami “Sang Ombak Raksasa”. Lagu tersebut menjelaskan mengenai tsunami serta skema evakuasi, 20-20-20. Anak-anak juga mengerjakan Kuis “Sang Ombak Raksasa” yang bertujuan selain untuk mengetahui tingkat pemahaman anak-anak, juga untuk melatih anak-anak membaca dan menulis.  Lagu “Sang Ombak Raksasa” sendiri baru dirilis pada hari Selasa 20 Mei 2025, dan  hadir dalam Video Musik yang dapat disaksikan di kanal YouTube Gugus Mitigasi Lebak Selatan. Yvest Tanno, mahasiswa UMN yang berpartisipasi dalam kegiatan Rumah MARIMBA 1 menyampaikan kebanggaannya melihat anak-anak yang antusias mengikuti kegiatan. “Senangnya melihat mereka kompetitif dalam memasukan barang ke dalam tas siaga bencana juga menyanyi padahal baru mendengar lagunya sekali,” ujar Yvest Tanno.  “Aku suka lagunya, aku mau nyanyi” ujar anak-anak peserta kegiatan di Rumah MARIMBA. “Kakak kesini lagi ya, baca buku bareng” ujar anak-anak lainnya.  Kegiatan Rumah MARIMBA sangat diterima dengan positif oleh anak-anak juga orang tua di Kampung Panggarangan. Rumah MARIMBA sendiri merupakan bagian dari upaya GMLS untuk membangun generasi muda yang siaga dan tangguh dalam menghadapi potensi bencana alam.  Rumah MARIMBA GMLS hadir di Kampung Panggarangan (Rumah MARIMBA 1), Kampung Nagajaya (2), dan baru resmi dibuka di Kampung Cipurun (3) pada hari Rabu, 21 Mei 2025. Inisiatif seperti ini dapat diadopsi untuk membuka pusat literasi untuk anak di daerah-daerah lain yang membutuhkan. Rumah MARIMBA hadir sebagai pusat literasi dengan fasilitas yang terbuka untuk siapa saja yang mau belajar. Untuk informasi lebih lanjut, mohon kunjungi @rumahmarimba atau @gugusmitigasibaksel.    Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) merupakan sebuah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang mitigasi bencana sebagai bentuk kemanusiaan di daerah Lebak Selatan, Banten. Didirikan pada tahun 2020, GMLS hadir sebagai wujud kepedulian masyarakat lokal terhadap ancaman bencana alam, khususnya tsunami. Dengan visi “Masyarakat Lebak Selatan yang Siaga dan Tangguh Menghadapi Potensi Bencana Alam, GMLS melaksanakan berbagai kegiatan berkaitan dengan program Tsunami Ready dan Community Resilience. Hingga saat ini, GMLS telah mencatat berbagai pencapaian, salah satunya membantu Desa Panggarangan meraih status “Tsunami Ready Community” dari IOC-UNESCO, dan menjadi pionir dalam upaya membangun ketahanan masyarakat terhadap bencana di wilayah Banten. Untuk informasi lebih lanjut, mohon kunjungi www.gmls.org atau @gugusmitigasibaksel. Kontak Media Yvest Tanno Media Relations Manager Gugus Mitigasi Lebak Selatan Telp. +62 895-1880-6387 Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Rumah MARIMBA 1: Edukasi Mitigasi Bencana yang Menyenangkan sejak Dini Read More »

PASIAGANA: GMLS Siapkan Guru sebagai Agen Perubahan Edukasi Mitigasi Bencana di Desa Situregen

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events PASIAGANA: GMLS Siapkan Guru sebagai Agen Perubahan Edukasi Mitigasi Bencana di Desa Situregen Tanggal Rilis: 31 Mei 2025 | 16:00 Lokasi: Lebak, Banten Penulis: Jesslyn Tjandra Kristanto, Yvest Tanno Lebak, 24 Mei 2025 – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan wawasan guru-guru di Desa Situregen terhadap bencana alam gempa bumi dan tsunami serta ancamannya, Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) bersama mahasiswa Humanity Project Batch VI Universitas Multimedia Nusantara berhasil menyelenggarakan kegiatan pelatihan guru Pahlawan Siaga Bencana (PASIAGANA). Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Sabtu, 24 Mei 2025 di MTs Mathla’ul Anwar, Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan, Lebak, Banten. Kegiatan ini ditujukan dan diikuti oleh 21 orang guru dari Desa Situregen yang belum pernah menerima pelatihan mitigasi bencana. Kegiatan PASIAGANA melibatkan berbagai program edukasi mitigasi bencana, antara lain: Edukasi Mitigasi Bencana: Pemaparan materi mitigasi bencana yang meliputi konsep dasar bencana alam, sejarah, ancaman, cara mengantisipasi, dan hal-hal yang  perlu dilakukan jika gempa bumi dan tsunami terjadi, serta pertolongan pertama dasar. Termasuk pelatihan implementasi konsep dasar evakuasi, yaitu simulasi pelatihan konsep “Drop, Cover, Hold” gempa bumi dan penerapan konsep “20-20-20” tsunami.  Sosialisasi Peta Evakuasi Interaktif yang dirancang khusus berdasarkan kondisi geografis MTs Mathla’ul Anwar dan sekitarnya. Sosialisasi ini dilakukan melalui pemaparan materi tentang simbol-simbol penting dalam peta evakuasi, arti warna zona rendaman tsunami, titik kumpul, jalur aman, dan lokasi Tempat Evakuasi Akhir. Guru diajak untuk mempraktikkan pembacaan peta, mengenali arah jalur evakuasi dari ruang kelas menuju titik aman, dan berlatih mengarahkan siswa secara sistematis. Peta disajikan dalam format edukatif dengan desain visual yang ramah anak dan mudah dipahami, serta dilengkapi modul pendukung literasi peta. Pameran Photobook “Urang Situregen: Tatag Ngamumule’ Lembur” yang dirancang dengan berisikan pembahasan mengenai mitigasi dan kesiapsiagaan bencana yang berfokus di Desa Situregen yang berada di wilayah rawan  gempa bumi dan tsunami. Photobook ini menceritakan bagaimana orang (masyarakat) Situregen yang gagah teguh menjaga desanya, tanah kelahirannya, dari ancaman dengan membangun mitigasi dan kesiapsiagaan.  Kegiatan Pahlawan Siaga Bencana muncul sebagai program Humanity Project yang merupakan hasil dari kemitraan antara Gugus Mitigasi Lebak Selatan dan Universitas Multimedia Nusantara. Humanity Project sendiri merupakan tugas akhir mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi UMN. Selain itu, kegiatan ini juga didukung oleh Desa Tangguh Bencana (DESTANA) Desa Situregen. Kegiatan ini diinisiasi saat mahasiswa anggota Pahlawan Siaga Bencana melihat banyaknya sekolah yang belum mengajarkan mitigasi bencana gempa bumi dan tsunami di Desa Situregen. Sebagian dari Desa Situregen berada di zona merah tsunami. Hal ini berarti Desa Situregen akan terdampak secara signifikan jika tsunami terjadi. Maka, edukasi mitigasi bencana seharusnya menjadi hal yang sangat penting untuk diimplementasikan di sekolah-sekolah. Project Manager dari Pahlawan Siaga Bencana, Jesslyn Tjandra Kristanto menyampaikan harapannya untuk dapat menambah kesadaran dan wawasan guru-guru terkait mitigasi bencana agar dampaknya juga sampai ke murid-murid di sekolah-sekolah dan masyarakat setempat. “Pahlawan Siaga Bencana menarget guru-guru untuk membentuk rantai edukasi yang berkelanjutan dan tidak berhenti saat kegiatan selesai. Harapannya guru-guru dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan edukasi mitigasi bencana ke murid-muridnya dan masyarakat setempat.” ujar Jesslyn, Project Manager Pahlawan Siaga Bencana. Anggota National Tsunami Ready Board, Bapak Irwan Fakhruddin, selaku narasumber kegiatan PASIAGANA pun menyampaikan “Harapannya pengelolaan resiko bencana bencana bisa dikelola secara mandiri dan terstruktur dengan ibu ibu dan bapak bapaknya sebagai pusatnya.” Guru-guru yang menjadi peserta pun memberikan umpan balik yang positif karena PASIAGANA merupakan inisiasi pelatihan mitigasi bencana pertama di Desa Situregen.  “Alhamdulillah dapat ilmu yang banyak tentang yang namanya mitigasi bencana jadi saya ada sedikit bekal untuk mempersiapkan diri dan mengajak anak-anak, apalagi Mts Cisiih ini mungkin adalah jalur yang akan terkena bencana tsunami,” ujar Ibu Enok Liska Listiyani, salah seorang guru peserta kegiatan PASIAGANA.    Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) merupakan sebuah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang mitigasi bencana sebagai bentuk kemanusiaan di daerah Lebak Selatan, Banten. Didirikan pada tahun 2020, GMLS hadir sebagai wujud kepedulian masyarakat lokal terhadap ancaman bencana alam, khususnya tsunami. Dengan visi “Masyarakat Lebak Selatan yang Siaga dan Tangguh Menghadapi Potensi Bencana Alam, GMLS melaksanakan berbagai kegiatan berkaitan dengan program Tsunami Ready dan Community Resilience. Hingga saat ini, GMLS telah mencatat berbagai pencapaian, salah satunya membantu Desa Panggarangan meraih status “Tsunami Ready Community” dari IOC-UNESCO, dan menjadi pionir dalam upaya membangun ketahanan masyarakat terhadap bencana di wilayah Banten. Untuk informasi lebih lanjut, mohon kunjungi www.gmls.org atau @gugusmitigasibaksel. Kontak Media Yvest Tanno Media Relations Manager Gugus Mitigasi Lebak Selatan Telp. +62 895-1880-6387 Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

PASIAGANA: GMLS Siapkan Guru sebagai Agen Perubahan Edukasi Mitigasi Bencana di Desa Situregen Read More »

Rumah MARIMBA 3 Hadir di Kampung Cipurun: Wadah Literasi dan Mitigasi Bencana untuk Anak

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Rumah MARIMBA 3 Hadir di Kampung Cipurun: Wadah Literasi dan Mitigasi Bencana untuk Anak Tanggal Rilis: 31 Mei 2025 | 15:00 Lokasi: Lebak, Banten Penulis: Aina Nur Sabrina, Yvest Tanno Lebak, 21 Mei 2025 – Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) bersama mahasiswa Humanity Project Batch VI Universitas Multimedia Nusantara resmi membuka Rumah MARIMBA 3 pada Rabu, 21 Mei 2025 di RA Annajah, Kampung Cipurun, Lebak Selatan. Peresmian ini melibatkan relawan fasilitator Rumah MARIMBA 3 dari DESTANA Situregen, tenaga pendidik RA Annajah, serta masyarakat Kampung Cipurun. GMLS menghadirkan ruang belajar literasi mitigasi bencana berbasis komunitas. Ruang ini dilengkapi buku interaktif, permainan edukatif, sampai video musik untuk pembelajaran yang menyenangkan. Pembukaan Rumah MARIMBA 3 di Kampung Cipurun menjadi solusi edukasi literasi dan mitigasi bencana bagi 28 anak di wilayah rawan gempa bumi, tsunami, dan tanah longsor. Deni Apriatna, selaku Ketua Relawan DESTANA Situregen, menyampaikan bahwa Rumah MARIMBA sangat dibutuhkan, terlebih untuk belajar mengenai mitigasi bencana. “Ini juga bisa menggantikan aktivitas anak-anak yang sudah terlalu banyak kena gadget. Sebelum sekolah dimulai, anak-anak bisa mampir dulu ke Marimba buat membaca. Ini jadi tempat yang bermanfaat sekaligus menyenangkan,” jelasnya. Kegiatan pembukaan Rumah MARIMBA 3 tidak hanya menjadi momen seremonial, tetapi juga sekaligus menjadi peluncuran dari berbagai inisiatif kreatif dan edukatif, yaitu: Buku Foto “Menjaga Masa Depan Cipurun: Tentang Kampung Cipurun dan Perjalanan Marimba”, sebuah dokumentasi visual yang memotret wajah Kampung Cipurun, kisah masyarakatnya, serta jejak perjalanan program Rumah MARIMBA dari Rumah MARIMBA 1, Rumah MARIMBA 2, hingga Rumah MARIMBA 3. Buku Aktivitas “Mengenal Bencana Alam Sejak Dini”, buku interaktif yang mengajarkan anak-anak mengenai bencana gempa bumi, tsunami, dan tanah longsor, serta langkah-langkah mitigasi dan evakuasi dasarnya, melalui cerita bergambar. Board Game Edukasi “Siaga Kata”, permainan kartu kata yang dirancang untuk meningkatkan literasi membaca dan pemahaman tentang kebencanaan. Penayangan Video Profil Marimba, sebagai sarana informasi dan inspirasi untuk memperkenalkan Rumah MARIMBA ke para orang tua dan memperluas dampak Rumah MARIMBA. Kolaborasi Pemutaran Video Musik “Sang Ombak Raksasa”, sebagai media edukasi mitigasi bencana tsunami melalui musik, tepatnya mengenai skema evakuasi 20-20-20, yang dikemas dalam media audio-visual yang menarik dan ramah anak. Selain menonton, anak-anak juga diajak untuk menyanyikan “Sang Ombak Raksasa” dan menarikan gerakannya bersama-sama. Buku foto, buku aktivitas, dan board game yang diluncurkan juga ditinggalkan dan disimpan di Rumah MARIMBA 3 dan dapat digunakan sebagai sarana edukasi kebencanaan untuk anak-anak yang datang ke Rumah MARIMBA 3. Video profil Rumah MARIMBA selanjutnya digunakan sebagai alat advokasi untuk mengundang partisipasi masyarakat untuk turut menumbuhkan Rumah MARIMBA. Video Musik “Sang Ombak Raksasa” dapat disaksikan di kanal YouTube Gugus Mitigasi Lebak Selatan. “Kami ingin menciptakan ruang belajar yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga menyelamatkan. Melalui buku aktivitas, permainan, dan karya dokumentatif seperti buku foto ini, kami ingin mengangkat narasi lokal yang kuat sekaligus mempersiapkan anak-anak untuk menghadapi realitas bencana secara bijak dan mandiri,” ujar Aina Nur Sabrina, selaku Project Manager Rumah MARIMBA 3. Erline Yonathan, salah satu anggota Team Rumah MARIMBA 3, menceritakan bahwa anak-anak sangat antusias berkegiatan di Rumah MARIMBA, “Kak, aku boleh baca bukunya ga, kak?”. Erline juga mengaku mendengar pembicaraan dua orang anak, “Nanti kita kerjain bareng ya bukunya, di rumah”, jelasnya. Rumah MARIMBA dirancang sebagai ruang literasi yang ramah anak dan berbasis komunitas, dengan tujuan membangun generasi anak yang cakap secara akademik dan tangguh secara emosional dalam menghadapi tantangan lingkungan. Rumah MARIMBA merupakan bagian dari upaya berkelanjutan GMLS untuk meningkatkan literasi dan membangun generasi muda yang siap, tanggap, dan resilien. Hingga saat ini, Rumah MARIMBA telah hadir di Kampung Panggarangan (Rumah MARIMBA 1), Kampung Nagajaya (Rumah MARIMBA 2) dan Kampung Cipurun (Rumah MARIMBA 3). Dan harapannya, model Rumah MARIMBA juga dapat diadopsi dan direplikasi di tempat-tempat lain sebagai pusat literasi. Dengan pendekatan yang inklusif, partisipatif, dan kontekstual, Rumah MARIMBA berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran yang hidup dan menyatu dengan kebutuhan lokal. GMLS akan kembali menyelenggarakan kegiatan Rumah MARIMBA pada akhir bulan Mei 2025 ini. Untuk berpartisipasi atau informasi lebih lanjut, mohon kunjungi @rumahmarimba atau @gugusmitigasibaksel. Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) merupakan sebuah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang mitigasi bencana sebagai bentuk kemanusiaan di daerah Lebak Selatan, Banten. Didirikan pada tahun 2020, GMLS hadir sebagai wujud kepedulian masyarakat lokal terhadap ancaman bencana alam, khususnya tsunami. Dengan visi “Masyarakat Lebak Selatan yang Siaga dan Tangguh Menghadapi Potensi Bencana Alam, GMLS melaksanakan berbagai kegiatan berkaitan dengan program Tsunami Ready dan Community Resilience. Hingga saat ini, GMLS telah mencatat berbagai pencapaian, salah satunya membantu Desa Panggarangan meraih status “Tsunami Ready Community” dari IOC-UNESCO, dan menjadi pionir dalam upaya membangun ketahanan masyarakat terhadap bencana di wilayah Banten. Untuk informasi lebih lanjut, mohon kunjungi www.gmls.org atau @gugusmitigasibaksel. Kontak Media Yvest Tanno Media Relations Manager Gugus Mitigasi Lebak Selatan Telp. +62 895-1880-6387 Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Rumah MARIMBA 3 Hadir di Kampung Cipurun: Wadah Literasi dan Mitigasi Bencana untuk Anak Read More »

Workshop Rumah MARIMBA: GMLS Siapkan Relawan Literasi dan Mitigasi Bencana untuk Anak

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact Hamburger Toggle Menu DONATE events Workshop Rumah MARIMBA: GMLS Siapkan Relawan Literasi dan Mitigasi Bencana untuk Anak Tanggal Rilis: 31 Mei 2025 | 14:00 Lokasi: Lebak, Banten Penulis: Aina Nur Sabrina, Yvest Tanno Lebak, 20 Mei 2025 – Dalam rangka persiapan pembukaan Rumah MARIMBA 3 di Kampung Cipurun, Desa Situregen, Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) bersama mahasiswa Humanity Project Batch VI Universitas Multimedia Nusantara menyelenggarakan Workshop Relawan Fasilitator yang melibatkan 13 relawan dari Desa Tangguh Bencana (DESTANA) Situregen. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Selasa, 20 Mei 2025 di RA Annajah Cipurun. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para relawan dengan keterampilan literasi dan edukasi kebencanaan yang kontekstual, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan anak-anak di wilayah rawan bencana. Kampung Cipurun sendiri merupakan salah satu wilayah di Lebak Selatan yang memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana alam, seperti gempa bumi dan potensi megathrust yang dapat memicu tsunami maupun tanah longsor. Dalam konteks ini, literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai alat penting dalam membangun kesiapsiagaan dan ketangguhan komunitas, terutama anak-anak. Di Kampung Cipurun sendiri terdapat kurang lebih 73 anak berusia 4 sampai 7 tahun, yang merupakan usia rata-rata anak mulai belajar dan bisa membaca. Di RA Annajah sendiri terdapat 12 siswa yang belum semuanya bisa membaca dengan lancar. Aina Nur Sabrina, selaku Project Manager Rumah MARIMBA 3, menyampaikan bahwa penanaman literasi sejak usia dini berperan penting dalam membentuk karakter anak yang berpikir kritis, mandiri, dan tanggap terhadap perubahan lingkungan. “Literasi bukan hanya soal membaca dan menulis, tetapi juga tentang kemampuan memahami informasi, mengenali risiko, serta mengambil keputusan yang tepat di situasi darurat. Anak-anak yang terbiasa membaca cenderung lebih cepat memahami instruksi keselamatan, mengingat langkah-langkah evakuasi, dan menyerap pengetahuan tentang mitigasi,” jelasnya. Workshop relawan fasilitator Rumah MARIMBA 3 berlangsung secara interaktif dan menyenangkan, mulai dari pengantar mengenai literasi anak, simulasi penyampaian edukasi kebencanaan yang komunikatif berbasis permainan, pendekatan afektif untuk membangun kelekatan emosional antara relawan dan anak, sampai diskusi dan refleksi bersama mengenai kondisi geografis Kampung Cipurun serta pengalaman lapangan para relawan. Melalui kegiatan ini, para relawan tidak hanya belajar menyampaikan materi, tetapi juga memahami bagaimana mendampingi anak-anak agar tidak panik dan lebih siap menghadapi potensi bencana, sesuai dengan visi GMLS. “Dari workshop ini, saya bisa memahami bagaimana mitigasi dan bagaimana kita membuat anak-anak itu tidak panik dari sesuatu yang terjadi, sebelum terjadinya bencana seperti gempa bumi. Dan untuk itu, terima kasih buat teman-teman mahasiswa yang sampai saat ini sudah konsisten membantu kita dalam memahami mitigasi bencana,” ujar seorang perwakilan relawan DESTANA Situregen. “Workshop ini sangat dibutuhkan karena kami diajarkan mengenai sifat anak-anak yang berbeda-beda. Kami kan belum tahu jadi bagus agar kami tahu bagaimana cara berinteraksi dengan anak-anak,” ujar seorang relawan lainnya. Rumah MARIMBA 3 merupakan bagian dari upaya berkelanjutan GMLS untuk meningkatkan literasi dan membangun generasi muda yang siap, tanggap, dan resilien. Rumah MARIMBA sebelumnya telah hadir di Kampung Panggarangan (Rumah MARIMBA 1) dan Kampung Nagajaya (Rumah MARIMBA 2). Dan kini, Rumah MARIMBA hadir di RA Annajah, Kampung Cipurun. Dengan menggandeng DESTANA dan berbagai mitra lokal, GMLS berharap dapat menciptakan ekosistem belajar yang aman, adaptif, dan berkelanjutan di wilayah rawan bencana. Workshop ini menjadi pondasi penting dalam membangun kolaborasi antara masyarakat lokal, relawan, dan mahasiswa, serta memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga menyelamatkan. Harapannya, melalui workshop ini, para relawan fasilitator dari DESTANA Situregen semakin siap untuk menghidupkan Rumah MARIMBA 3 sebagai pusat literasi di Kampung Cipurun. GMLS akan kembali menyelenggarakan kegiatan Rumah MARIMBA pada akhir bulan Mei 2025 ini. Untuk berpartisipasi atau informasi lebih lanjut, mohon kunjungi @rumahmarimba atau @gugusmitigasibaksel.   Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) merupakan sebuah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang mitigasi bencana sebagai bentuk kemanusiaan di daerah Lebak Selatan, Banten. Didirikan pada tahun 2020, GMLS hadir sebagai wujud kepedulian masyarakat lokal terhadap ancaman bencana alam, khususnya tsunami. Dengan visi “Masyarakat Lebak Selatan yang Siaga dan Tangguh Menghadapi Potensi Bencana Alam, GMLS melaksanakan berbagai kegiatan berkaitan dengan program Tsunami Ready dan Community Resilience. Hingga saat ini, GMLS telah mencatat berbagai pencapaian, salah satunya membantu Desa Panggarangan meraih status “Tsunami Ready Community” dari IOC-UNESCO, dan menjadi pionir dalam upaya membangun ketahanan masyarakat terhadap bencana di wilayah Banten. Untuk informasi lebih lanjut, mohon kunjungi www.gmls.org atau @gugusmitigasibaksel. Kontak Media Yvest Tanno Media Relations Manager Gugus Mitigasi Lebak Selatan Telp. +62 895-1880-6387 Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Workshop Rumah MARIMBA: GMLS Siapkan Relawan Literasi dan Mitigasi Bencana untuk Anak Read More »

Shopping Cart