October 2025

Safari Kampung Eshal Garden: Belajar Siap Siaga Bencana dengan Keseruan

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact TEA Hamburger Toggle Menu DONATE events Safari Kampung Eshal Garden: Belajar Siap Siaga Bencana dengan Keseruan Tanggal Rilis: 16 Oktober 2025 | 00:41 WIB Lokasi: Eshal Garden Penulis: Fidellia Geisca | Editor: Francisco Anderson Lebak, 11 Oktober 2025 – Sambil bermain di halaman rumah warga, sembilan anak di Kampung Eshal Garden, Lebak Selatan, belajar cara menghadapi gempa dan tsunami lewat berbagai permainan edukatif yang seru. Kegiatan bertajuk Safari Kampung ini diselenggarakan oleh Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) pada Sabtu (11/10) sore, sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran siaga bencana sejak usia dini. Safari Kampung merupakan bagian dari inisiatif Community Resilience, yang berfokus meningkatkan ketangguhan masyarakat pesisir terhadap risiko bencana alam. Melalui metode pembelajaran berbasis permainan, topik kebencanaan disampaikan secara ringan dan kontekstual agar lebih mudah dipahami anak-anak. “Kegiatan Safari Kampung ini tidak akan berhasil tanpa dukungan dan keterlibatan fasilitator di setiap kampung,” ujar Lovenia Megumi, Community Relations Officer Safari Kampung. “Kami selalu berupaya membangun kolaborasi yang kuat dengan para fasilitator lokal karena mereka yang paling memahami karakter dan kebutuhan masyarakat setempat. Melalui kerja sama ini, pendekatan edukasi menjadi lebih relevan dan mudah diterima, terutama oleh anak-anak dan keluarga di wilayah pesisir.” Ia menambahkan, “Setiap kegiatan kami rancang bersama tim lapangan agar tidak hanya sebatas sosialisasi, tetapi juga membangun rasa kepemilikan di komunitas. Harapannya, masyarakat dapat terus melanjutkan praktik kesiapsiagaan ini secara mandiri meski kegiatan Safari Kampung sudah selesai.” Dalam kegiatan ini, anak-anak dibekali pemahaman dasar seputar gempa bumi dan tsunami mulai dari tanda-tanda awal, cara menyelamatkan diri, hingga langkah-langkah yang perlu dilakukan sebelum dan sesudah bencana. Penjelasan disampaikan dengan bahasa sederhana serta contoh dari kehidupan sehari-hari di lingkungan pesisir. Untuk memperkuat pemahaman, peserta diajak mengikuti tiga permainan utama. Permainan pertama, “Siaga Kata”, melatih kerja sama dan daya ingat. Anak-anak berlomba menyusun kata seperti tas siaga, banjir, dan kebakaran dalam waktu terbatas. Setiap kata yang berhasil disusun menjadi momen belajar kecil tentang arti dan dampak bencana tersebut. Selanjutnya, “Patriot Siaga”, permainan human board game dengan dadu besar, membawa peserta ke berbagai tantangan, mulai dari menjawab pertanyaan hingga melakukan simulasi siaga bencana. Melalui aktivitas ini, anak-anak belajar berpikir cepat dan tanggap dalam situasi darurat. Terakhir, permainan “Tsunara”, menyerupai ular tangga, memperkuat pembelajaran lewat pertanyaan seputar mitigasi. Jika ada peserta yang belum tahu jawabannya, mereka diajak berdiskusi untuk menemukan solusi bersama, menumbuhkan kolaborasi dan pemahaman kolektif. Acara ditutup dengan menyanyikan lagu “Pahlawan Siaga” yang membangkitkan semangat kesiapsiagaan, diikuti pembagian souvenir bagi seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi. Suasana ceria terasa sepanjang kegiatan; tawa dan semangat anak-anak menunjukkan bahwa belajar kebencanaan bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Kampung Eshal Garden dipilih karena termasuk wilayah pesisir yang rentan terhadap dampak gempa dan tsunami. Melalui Safari Kampung, organisasi ini berupaya memperkuat kesadaran siaga bencana masyarakat sejak usia dini, agar terbentuk generasi pesisir yang tangguh dan peduli lingkungan. Program Safari Kampung rencananya akan terus dilaksanakan di wilayah Lebak Selatan lainnya, seperti Panggarangan dan Cihara, untuk memperluas dampak edukasi kebencanaan di daerah rawan tsunami. Segala informasi lebih lanjut dapat melihat pada laman akun Instagram @rumahmarimba dan @gugusmitigasibaksel serta website www.gmls.org   Backgrounders Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah organisasi nirlaba yang berfokus pada peningkatan kesiapsiagaan masyarakat pesisir terhadap ancaman bencana. Setelah mendampingi Desa Panggarangan meraih status Tsunami Ready Community dari IOC–UNESCO, GMLS berencana melanjutkan program serupa di sejumlah desa pesisir lain di Lebak Selatan dalam waktu dekat.   Kontak Media Francisco Anderson GultomMedia Relations ManagerGugus Mitigasi Lebak SelatanTelp. ‪+62 812 8896 7850Email: gugusmitigasibaksel@gmail.com Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Safari Kampung Eshal Garden: Belajar Siap Siaga Bencana dengan Keseruan Read More »

Safari Kampung Kenalkan Mitigasi Bencana Lewat Permainan Edukatif di Ciwaru

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact TEA Hamburger Toggle Menu DONATE events Safari Kampung Kenalkan Mitigasi Bencana Lewat Permainan Edukatif di Ciwaru Tanggal Rilis: 15 Oktober 2025 | 00:00 WIB Lokasi: Kampung Ciwaru Penulis: Felicia Lesmana | Editor: Francisco Anderson  Lebak, 11 Oktober 2025 — Sambil bermain, 14 anak di Kampung Ciwaru, Lebak Selatan, belajar cara menyelamatkan diri saat gempa bumi dan tsunami. Kegiatan bertajuk Safari Kampung ini dieksekusi oleh Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) pada Sabtu (11/10) pagi, sebagai upaya menanamkan kesadaran siaga bencana sejak usia dini. Safari Kampung merupakan bagian dari inisiatif Community Resilience, yang berfokus membangun ketangguhan masyarakat pesisir di kawasan rawan bencana. Melalui pendekatan belajar berbasis permainan, anak-anak diperkenalkan pada konsep kebencanaan dengan cara yang sederhana, menyenangkan, dan mudah diingat. Pembelajaran Mitigasi yang Menyenangkan Dalam sesi pembelajaran, peserta dikenalkan pada tanda-tanda awal gempa dan tsunami serta langkah penyelamatan diri sebelum, saat, dan sesudah bencana. Materi ini kemudian dipraktekkan lewat tiga permainan edukatif. Permainan pertama, Patriot Siaga, merupakan human board game menggunakan dadu besar. Setiap langkah membawa peserta pada tantangan seperti menjawab pertanyaan, melakukan simulasi, atau memainkan misi siaga bencana. Aktivitas ini melatih ketangkasan dan berpikir cepat di situasi darurat. Berikutnya, anak-anak bermain Siaga Kata, lomba menyusun kata seperti “gempa”, “tsunami”, atau “evakuasi” dalam waktu 45 detik. Permainan ini membantu mereka mengenal istilah penting kebencanaan sambil melatih kerja sama dan kecepatan berpikir. Kegiatan ditutup dengan menyanyikan lagu “Pahlawan Siaga” dan pembagian souvenir bagi seluruh peserta. Suasana keceriaan terasa sepanjang acara, anak-anak tertawa, berlari, dan antusias mengikuti setiap instruksi. “Kegiatan safari kampung sendiri memiliki sebuah tujuan untuk memberikan edukasi kepada anak-anak mengenai mitigasi bencana dengan pembawaan yang tentunya berbeda.” ujar Marcelino Elben, Content & Program Koordinator, saat ditemui di lokasi kegiatan. Sepanjang kegiatan, antusiasme anak-anak sangat tinggi. Mereka aktif bertanya, tertawa, dan berpartisipasi dalam setiap sesi permainan. Safari Kampung di Kampung Ciwaru menjadi bukti bahwa edukasi kebencanaan dapat dikemas secara kreatif tanpa kehilangan nilai pembelajarannya. Langkah GMLS Bangun Ketangguhan Anak Pesisir Kampung Ciwaru dipilih karena berada di kawasan rawan tsunami dengan tingkat kesiapsiagaan masyarakat yang masih perlu diperkuat. Melalui Safari Kampung, pengetahuan dasar mitigasi dapat tertanam sejak dini dan menumbuhkan generasi pesisir yang tangguh.  Segala informasi lebih lanjut dapat melihat pada laman akun Instagram @safarikampung dan @gugusmitigasibaksel serta website www.gmls.org   Backgrounders Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah organisasi nirlaba yang berfokus pada peningkatan kesiapsiagaan masyarakat pesisir terhadap ancaman bencana. Setelah mendampingi Desa Panggarangan meraih status Tsunami Ready Community dari IOC–UNESCO, GMLS berencana melanjutkan program serupa di sejumlah desa pesisir lain di Lebak Selatan dalam waktu dekat.   Kontak Media Francisco Anderson GultomMedia Relations ManagerGugus Mitigasi Lebak SelatanTelp. ‪+62 812 8896 7850Email: gugusmitigasibaksel@gmail.com Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

Safari Kampung Kenalkan Mitigasi Bencana Lewat Permainan Edukatif di Ciwaru Read More »

RUMAH MARIMBA KEMBALI SEBAGAI LOKA LITERASI BAGI ANAK-ANAK DI KAMPUNG CIWARU & HERGAMANAH

Home Who We Are Programs Events Library Infografis Contact TEA Hamburger Toggle Menu DONATE events RUMAH MARIMBA KEMBALI SEBAGAI LOKA LITERASI BAGI ANAK-ANAK DI KAMPUNG CIWARU & HERGAMANAH Tanggal Rilis: 14 Oktober 2025 | 21:46 WIB Lokasi: Desa Bayah Barat & Hergamanah Penulis: Felicia Lesmana | Editor: Francisco Anderson Lebak, 11 Oktober 2025 — Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) kembali menggelar kegiatan literasi anak di Rumah Mari Membaca (MARIMBA) yang berlokasi di Kampung Ciwaru, Lebak Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 11 Oktober 2025, pukul 09.00–11.00 WIB dan diikuti oleh sekitar 20 peserta dari tingkat sekolah dasar. Tidak hanya di Kampung Ciwaru, MARIMBA berlangsung juga di Desa Hegarmanah, pukul 14:00-16:00 WIB yang dihadiri oleh 25 anak. Kegiatan pembelajaran di Rumah MARIMBA dikemas secara interaktif dan menyenangkan. Melalui pendekatan yang partisipatif, kegiatan ini tidak hanya bertujuan menumbuhkan minat baca sejak usia dini, tetapi juga meningkatkan kemampuan literasi anak. Rumah MARIMBA menjadi ruang belajar yang hangat dan inspiratif, tempat anak-anak diajak mengeksplorasi pengetahuan dengan cara yang seru sambil menumbuhkan rasa ingin tahu dan kebiasaan membaca dalam kehidupan sehari-hari. Rumah MARIMBA termasuk kedalam salah satu program dari Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) dalam upaya mengembangkan kemampuan literasi terutama bagi kalangan usia dini. Harapan dari program ini yakni memperkuat kesiapsiagaan akan setiap potensi bencana yang mampu terjadi. Rumah MARIMBA telah didirikan sejak tahun 2023. Kemampuan literasi mampu mengasah cara berpikir dalam menghadapi berbagai situasi. Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara yang mengikuti Humanity Project Batch VII telah mempersiapkan berbagai kegiatan interaktif khususnya baik anak – anak yang mengikuti kegiatan Rumah MARIMBA.   Sesi pertama diawali dengan permainan “Tebak Tema”, di mana anak-anak dibagi dalam kelompok kecil dan diajak menebak topik pembelajaran hari itu melalui dua jenis permainan. Dalam Games 1, peserta merangkai potongan huruf hingga membentuk kata “Kabut Asap” sebagai pengantar mengenal topik utama.  Dilanjutkan dengan Games 2, yaitu permainan estafet kata, di mana anak-anak menebak kata yang berhubungan dengan gejala kabut asap seperti “batuk”, “susah bernapas”, “mata perih”, hingga “gangguan paru-paru”. Melalui kegiatan ini, peserta belajar mengenali dampak kabut asap terhadap kesehatan dengan cara yang seru dan komunikatif. Usai bermain, anak-anak diajak beralih ke sesi membaca buku dongeng bertema tsunami. Melalui cerita tersebut, mereka diperkenalkan dengan bentuk bencana lain yang juga perlu diwaspadai. Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan belajar lagu khusus, sebuah lagu bertema tsunami “Pahlawan Siaga” yang disertai gerakan sederhana dan permainan kecil agar anak-anak semakin antusias. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan beberapa buku cerita bagi anak – anak di Kampung Ciwaru & Desa Hegarmanah guna mendukung kegiatan literasi dilengkapi dengan pembagian souvenir. “Anak – anak selalu antusias kalau ada yang datang untuk marimba” Ucap Ibu Embay, Istri Ketua RT 001 Ciwaru yang menceritakan kesan anak-anak terhadap MARIMBA. Keceriaan selalu dinantikan oleh para peserta MARIMBA. Segala informasi lebih lanjut dapat melihat pada laman akun Instagram @rumahmarimba dan @gugusmitigasibaksel serta website www.gmls.org   Backgrounders Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah organisasi nirlaba yang berfokus pada peningkatan kesiapsiagaan masyarakat pesisir terhadap ancaman bencana. Setelah mendampingi Desa Panggarangan meraih status Tsunami Ready Community dari IOC–UNESCO, GMLS berencana melanjutkan program serupa di sejumlah desa pesisir lain di Lebak Selatan dalam waktu dekat.   Kontak Media Francisco Anderson GultomMedia Relations ManagerGugus Mitigasi Lebak SelatanTelp. ‪+62 812 8896 7850Email: gugusmitigasibaksel@gmail.com Kembali Share this Events Facebook Twitter Whatsapp Instagram Envelope Linkedin Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan ALAMAT Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten – 42392 MEDIA sosial gugusmitigasibaksel Gugus Mitigasi Lebak Selatan contact us gugusmitigasibaksel@gmail.com 085 – 888 – 200 – 600 Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.

RUMAH MARIMBA KEMBALI SEBAGAI LOKA LITERASI BAGI ANAK-ANAK DI KAMPUNG CIWARU & HERGAMANAH Read More »

Shopping Cart