Tanggal Rilis: 20 Mei 2026 | 12:53
Lokasi: = Kampung Cimangpang, Panggarangan, Cikumpay, & Ciwaru
Penulis: Steven Eduard
LEBAK – Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) kembali menyelenggarakan kegiatan Safari Kampung di empat wilayah berbeda di Lebak Selatan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran siaga bencana sejak usia dini. Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari berturut-turut dengan durasi sekitar dua jam di setiap lokasi, yaitu di Kampung Cimangpang pada Jumat (09/05/2026) pukul 08.00 WIB, Desa Panggarangan pada Sabtu (10/05/2026) pukul 08.00 WIB, Kampung Cikumpay pada Minggu (11/05/2026) pukul 16.00 WIB, serta Kampung Ciwaru pada Senin (12/05/2026) pukul 16.00 WIB.
Safari Kampung merupakan bagian dari inisiative Community Resilience yang berfokus membangun ketangguhan masyarakat pesisir terhadap risiko bencana alam. Melalui pendekatan belajar berbasis permainan, anak-anak diajak mengenal mitigasi bencana dengan cara yang sederhana, menyenangkan, dan mudah dipahami.
Pembelajaran Mitigasi Lewat Permainan
Dalam setiap kegiatan, peserta diperkenalkan pada pengetahuan dasar mitigasi bencana, mulai dari pentingnya kesiapsiagaan, mengenal situasi darurat, hingga langkah sederhana yang perlu dilakukan ketika terjadi bencana. Materi kemudian diperkuat melalui berbagai permainan interaktif yang dirancang untuk meningkatkan partisipasi anak-anak.
Permainan “Siaga Kata” menjadi salah satu aktivitas utama dalam Safari Kampung. Anak-anak diajak menyusun berbagai kata yang berkaitan dengan kebencanaan dan kesiapsiagaan dalam waktu terbatas. Permainan ini melatih kecepatan berpikir, kerja sama tim, serta membantu peserta mengenal istilah penting terkait mitigasi bencana.
Selain itu, peserta juga mengikuti “Game Konsentrasi” yang mengajak anak-anak fokus mengikuti instruksi sambil mengingat berbagai informasi terkait kebencanaan. Suasana belajar menjadi lebih hidup karena anak-anak aktif bergerak, tertawa, dan saling menyemangati selama permainan berlangsung.
Kegiatan semakin meriah dengan permainan “Goa Ular”, permainan kelompok yang melatih koordinasi, keberanian, serta kerja sama antar peserta. Melalui pendekatan permainan ini, materi mitigasi disampaikan secara ringan tanpa mengurangi nilai pembelajaran yang ingin diberikan kepada anak-anak.
Antusiasme Anak-anak dan Dukungan Warga
Sepanjang kegiatan berlangsung, antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Anak-anak aktif mengikuti permainan, menjawab pertanyaan, hingga berebut kesempatan untuk berpartisipasi dalam setiap sesi. Suasana penuh tawa dan semangat terasa di setiap lokasi kegiatan Safari Kampung.
“Kegiatan seperti ini membuat anak-anak lebih senang belajar karena dikemas lewat permainan. Mereka jadi lebih mudah memahami tentang siaga bencana,” ujar salah satu fasilitator kegiatan di lokasi.
Safari Kampung sendiri menjadi salah satu bentuk pendekatan edukasi kebencanaan berbasis komunitas yang terus dikembangkan oleh Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) di wilayah pesisir Lebak Selatan. Melalui metode belajar yang interaktif dan menyenangkan, kegiatan ini diharapkan dapat membantu membangun generasi muda yang lebih sadar bencana, tangguh, dan siap menghadapi situasi darurat di masa depan.
Backgrounders
Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah organisasi nirlaba yang berfokus pada peningkatan kesiapsiagaan masyarakat pesisir terhadap ancaman bencana. Setelah mendampingi Desa Panggarangan meraih status Tsunami Ready Community dari IOC–UNESCO, GMLS berencana melanjutkan program serupa di sejumlah desa pesisir lain di Lebak Selatan dalam waktu dekat.
Kontak Media
Steven Eduard
Media Relations Manager
Gugus Mitigasi Lebak Selatan
Telp. +62 852-6011-2525
Email: gugusmitigasibaksel@gmail.com
Share this Events
Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten - 42392
Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.