events

Permainan Papan Bayura, Cara Baru Edukasi Mitigasi Bencana di Lebak

Tanggal Rilis: 19 Juni 2026 | 16:22

Lokasi: Panggarangan 

Penulis: Steven Eduard

BAYAH – Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) melaksanakan uji coba permainan papan (board game) BAYURA atau Bayah Urat Laut di SMAN 1 Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, Rabu (10/6/2026). Langkah ini merupakan bagian dari upaya mengembangkan media edukasi mitigasi bencana yang lebih interaktif dan mudah dipahami oleh generasi muda.

Permainan papan ini dikembangkan oleh Adestia Febrianti bekerja sama dengan GMLS sebagai media pembelajaran pengurangan risiko bencana (PRB) berbasis kearifan lokal. BAYURA dirancang secara khusus untuk membantu siswa memahami konsep PRB melalui pendekatan permainan yang menggabungkan unsur edukasi kebencanaan dengan kearifan lokal masyarakat Bayah.

Melalui berbagai kartu tantangan, pertanyaan, dan skenario, pemain diajak untuk mengenali tanda-tanda bencana, memahami langkah evakuasi, serta mempelajari tindakan yang tepat saat menghadapi situasi darurat.

Uji coba tersebut melibatkan para siswa SMAN 1 Bayah sebagai pengguna utama guna mengukur efektivitas permainan dalam menyampaikan pesan mitigasi. Antusiasme peserta terlihat jelas selama permainan berlangsung. Para siswa tampak aktif berdiskusi dan saling menjawab berbagai pertanyaan terkait gempa bumi, tsunami, dan kesiapsiagaan darurat.

Salah satu peserta, Tegar Ikhwanussafa, mengaku mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda melalui media tersebut. “BAYURA membuat materi mitigasi bencana lebih mudah dipahami karena disampaikan melalui permainan. Belajarnya jadi lebih seru dan informasinya lebih mudah diingat dibandingkan hanya membaca atau mendengarkan penjelasan,” ujar Tegar.

Pengembang BAYURA Adestia Febrianti menuturkan, permainan ini memang diciptakan untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih aktif dan menyenangkan bagi siswa.

“Kami ingin menghadirkan media edukasi yang tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga mengajak peserta untuk berpikir, berdiskusi, dan mengambil keputusan dalam berbagai situasi kebencanaan. Melalui permainan, siswa dapat belajar dengan cara yang lebih menarik,” tuturnya.

Berbagai masukan dari para siswa dalam uji coba ini akan digunakan untuk menyempurnakan desain dan mekanisme permainan sebelum diproduksi lebih lanjut. BAYURA diharapkan dapat menjadi inovasi media pembelajaran kebencanaan yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan kaum muda.

Kolaborasi apik antara institusi pendidikan, komunitas kebencanaan, dan generasi muda ini menunjukkan bahwa edukasi mitigasi dapat dikemas secara kreatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Ke depan, permainan papan BAYURA diharapkan dapat dimanfaatkan secara luas di sekolah-sekolah lain, khususnya di wilayah pesisir yang memiliki risiko bencana tinggi.

__

Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS)
Didirikan pada 13 Oktober 2020, Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah organisasi komunitas yang berdedikasi pada upaya Pengurangan Risiko Bencana (PRB) berbasis masyarakat. Berpusat di kawasan pesisir Kabupaten Lebak, Banten, GMLS aktif mendorong program literasi mitigasi, kesiapsiagaan komunitas, dan pembentukan ekosistem desa yang tangguh terhadap ancaman gempa dan tsunami.

Kontak Media

Steven Eduard
Media Relations Manager
Gugus Mitigasi Lebak Selatan
Telp. ‪+62 852-6011-2525
Email: gugusmitigasibaksel@gmail.com

Admin: Dayah Fata Fadillah
Gugus Mitigasi Lebak Selatan
Telp. +62 858-8820-0600

Share this Events

Komunitas berbasis masyarakat yang bergerak di bidang mitigasi kebencanaan di Lebak Selatan

ALAMAT

Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten - 42392

Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.