Tanggal Rilis: 25 Mei 2026 | 18:10
Lokasi: Jakarta
Penulis: Anis Faisal Reza
JAKARTA, 25 Mei 2026 — Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) dengan bangga mengumumkan bahwa Direktur GMLS, Anis Faisal Reza atau yang akrab disapa Abah Lala, telah menerima penghargaan bergengsi *Liputan 6 Awards 2026* untuk kategori Sustainability (Keberlanjutan). Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan nasional atas dedikasi dan inisiatif nyata GMLS dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat menghadapi ancaman gempa bumi dan tsunami megathrust di kawasan pesisir Lebak, Banten.
Momen penganugerahan tersebut turut dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU), Bapak Dodi Hanggodo, yang menyerahkan trofi secara langsung kepada Abah Lala.
Dalam pidato kemenangannya, Abah Lala menyoroti realitas di lapangan yang ia temukan selama lebih dari satu dekade bergerak di bidang kebencanaan. Ia menegaskan bahwa upaya mitigasi jauh lebih kompleks daripada sekadar mempersiapkan fisik bangunan atau jalur evakuasi.
“Baru 11 tahun saya berkecimpung di dunia pengurangan risiko bencana. Tapi ternyata yang saya temukan, pengurangan risiko bencana itu tidak sederhana. Belajar berlindung dari gempa, tas siaga bencana, atau mempersiapkan tempat evakuasi—kami menemukan banyak hal yang lebih dalam. Kami menemukan banyak kerentanan di sana; ada problem literasi, pendidikan, ekonomi, sosial, infrastruktur, hingga perlindungan kelompok rentan dan anak-anak. Sehingga pada akhirnya kami menyimpulkan, pengurangan risiko bencana sejatinya adalah rekonstruksi peradaban kita sendiri,” ujar Abah Lala.
Gerakan akar rumput yang diinisiasi oleh Abah Lala bersama tim GMLS di Desa Panggarangan berfokus pada pendekatan yang komprehensif. Mulai dari diskusi kampung, simulasi evakuasi, hingga edukasi di sekolah-sekolah, masyarakat diajak untuk mengenali tanda-tanda alam dan merespons sistem peringatan dini secara mandiri. Upaya kolektif ini sebelumnya juga telah mendapatkan pengakuan internasional dari UNESCO melalui program Tsunami Ready, yang membuktikan bahwa kesadaran kesiapsiagaan yang kuat dapat dan harus dibangun dari tingkat desa.
Merespons pidato dan pencapaian GMLS, Menteri Pekerjaan Umum, Dodi Hanggodo, menyampaikan apresiasi mendalam sekaligus komitmen nyata dari pemerintah pusat. Beliau menyatakan kesiapan Kementerian PU untuk berkolaborasi dan memberikan dukungan penuh dalam penyediaan infrastruktur tahan gempa.
“Kami banyak membangun shelter dan beberapa bangunan yang lebih tahan gempa. Jika di area Bapak atau di tempat lain di seluruh negeri membutuhkan dukungan dari kami untuk menyiapkan shelter evakuasi manakala diperlukan nantinya, insyaallah bisa kontak saya atau tim, dan kami akan bantu,” tegas Bapak Dodi Hanggodo.
GMLS berharap penganugerahan Liputan 6 Awards ini tidak hanya menjadi perayaan bagi masyarakat Lebak Selatan, tetapi juga mampu menjadi katalisator semangat yang menginspirasi 5.700 desa rawan tsunami lainnya di seluruh Indonesia untuk terus bergerak, beredukasi, dan membangun ketangguhan bersama.
—
Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS)
Didirikan pada 13 Oktober 2020, Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah organisasi komunitas yang berdedikasi pada upaya Pengurangan Risiko Bencana (PRB) berbasis masyarakat. Berpusat di kawasan pesisir Kabupaten Lebak, Banten, GMLS aktif mendorong program literasi mitigasi, kesiapsiagaan komunitas, dan pembentukan ekosistem desa yang tangguh terhadap ancaman gempa dan tsunami.
Admin: Dayah Fata Fadillah
Gugus Mitigasi Lebak Selatan
Telp. +62 858-8820-0600
Share this Events
Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten - 42392
Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.