Tanggal Rilis: 01 Dec 2024 | 00:00
Lokasi: Panggarangan, Lebak Selatan
Penulis: Patricia Lorena
PANGGARANGAN, LEBAK SELATAN, 1 DESEMBER 2024 – Kelompok Jelajahi Herbal Nusantara (JAHERA) sukses menyelenggarakan seminar dan workshop bertajuk “Inovasi Produk dan Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Bisnis Herbal”. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) dan Universitas Multimedia Nusantara (UMN), sebagai bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan resiliensi masyarakat melalui pengembangan potensi lokal. Kegiatan yang berlangsung di Vila Hejo Kiarapayung, Panggarangan, ini dihadiri oleh 60 peserta, khususnya ibu-ibu dari Kampung Nagajaya.
PANGGARANGAN, LEBAK SELATAN, 1 DESEMBER 2024 – Kelompok Jelajahi Herbal Nusantara (JAHERA) sukses menyelenggarakan seminar dan workshop bertajuk “Inovasi Produk dan Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Bisnis Herbal”. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) dan Universitas Multimedia Nusantara (UMN), sebagai bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan resiliensi masyarakat melalui pengembangan potensi lokal. Kegiatan yang berlangsung di Vila Hejo Kiarapayung, Panggarangan, ini dihadiri oleh 60 peserta, khususnya ibu-ibu dari Kampung Nagajaya.
Acara dimulai pada pukul 10.00 WIB dengan sesi workshop pembuatan herbal yang dipandu oleh Resti Yuliani, pemilik Kafe Herbal Vila Hejo Kiarapayung. Dalam sesi ini, Resti mendemonstrasikan cara membuat resep herbal untuk batuk serta teh jahe, sambil mengulas manfaat herbal sebagai solusi alami untuk menjaga kesehatan. Peserta diharapkan dapat memahami cara memanfaatkan herbal, baik sebagai alternatif dalam kehidupan sehari-hari maupun sebagai peluang usaha yang potensial.
Setelah sesi workshop, acara dilanjutkan dengan seminar oleh narasumber kedua, Susilo Dwihatmanto, founder Warteg Bahari Raya Group sekaligus praktisi UMKM. Beliau memaparkan potensi besar bisnis herbal di Kampung Nagajaya serta pentingnya pemasaran digital di era modern. Dalam sesi ini, peserta diajarkan cara memanfaatkan media sosial dan platform e-commerce untuk memasarkan produk herbal mereka, sehingga potensi herbal lokal dapat lebih dikenal secara luas.
Ketua Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS), Anis Faisal Reza, atau yang akrab disapa Abah Lala, turut memberikan sambutan yang memotivasi para peserta. Beliau menyampaikan, “Kampung Nagajaya sebenarnya memiliki potensi besar untuk maju, menjadi tanah yang subur bagi tumbuhnya berbagai peluang usaha yang dapat berkembang pesat. Herbal adalah salah satu potensi yang sangat relevan di era modern ini. Hayu, kita belajar bersama agar ekonomi Nagajaya bisa meningkat dan kesejahteraan masyarakatnya semakin baik.”
Acara ini disambut dengan antusias oleh para peserta, khususnya ibu-ibu, yang menunjukkan minat besar terhadap pemanfaatan herbal dalam kehidupan sehari-hari. Mereka juga memiliki harapan yang tinggi bahwa potensi herbal ini dapat dikembangkan menjadi peluang bisnis yang menjanjikan di masa depan.
Malcolm Budiang, perwakilan tim penyelenggara, juga mengungkapkan harapannya terhadap kegiatan ini, “Kami berharap acara JAHERA hari ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Nagajaya, baik dalam meningkatkan kesehatan melalui pemanfaatan herbal maupun mendukung pengembangan ekonomi lokal. Penting bagi kita untuk kembali menggali dan melestarikan kearifan lokal yang mulai memudar, sehingga potensi ini dapat menjadi pijakan untuk kemajuan bersama.”
Dengan antusiasme peserta yang tinggi, acara ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat Kampung Nagajaya. Selain meningkatkan pemahaman mereka tentang manfaat herbal, kegiatan ini membuka jalan untuk mengembangkan produk herbal menjadi bisnis yang berdaya saing di pasar modern.
Penulis: Patricia Lorena
Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi:
Anis Faisal Reza
Ketua Gugus Mitigasi Lebak Selatan
Telp. +62 878-0979-8555
—
Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan:
Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) adalah sebuah komunitas yang didirikan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Panggarangan, Lebak Selatan, Banten. Sebagai sebuah inisiatif masyarakat yang bertujuan untuk membangun masyarakat Lebak Selatan yang siaga dan tangguh dalam menghadapi bencana, GMLS bergerak dalam bidang mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana.
Per tahun 2023, Gugus Mitigasi Lebak Selatan beranggotakan delapan orang dari berbagai latar belakang dan usia. Berkolaborasi dengan 28 kolaborator yang bergerak di berbagai bidang, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mewujudkan Tsunami Ready Program di wilayah Lebak Selatan yang diukur melalui 12 Tsunami Ready Indicators. Saat ini, Gugus Mitigasi Lebak Selatan sedang menginisiasi Community Resilience Program di wilayah Lebak Selatan bersama kolaborator dan perguruan tinggi dari berbagai negara.
Sejak pertama kali dibentuk pada 13 Oktober 2020, Gugus Mitigasi Lebak Selatan telah mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari banyak pihak, di antaranya National Tsunami Ready Board (NTRB) Indonesia dan penganugerahan status Tsunami Ready oleh International Oceanographic Commission UNESCO (IOC-UNESCO).
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.gmls.org, dan media sosial GMLS, Instagram (@gugusmitigasibaksel), TikTok (@gugusmitigasibaksel), YouTube (Gugus Mitigasi Lebak Selatan), dan Facebook (Gugus Mitigasi Lebak Selatan).
Share this Events
Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten - 42392
Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.