Tanggal Rilis: 17 Jan 2023 | 19:00
Tags: Mitigasi
Penulis: Monika Gian Asti
Seperti yang sudah kita pelajari sejak kecil. Secara geografis, Indonesia berada di wilayah yang rawan bencana alam. Sepanjang tahun 2022, Indonesia tak lepas dari berbagai bencana alam. Menurut BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), setidaknya ada 22 gempa bumi yang melanda sepanjang tahun 2022.
Sayangnya tidak semua masyarakat di seluruh daerah Indonesia paham dengan apa yang harus dilakukan ketika dihadapkan pada situasi bencana. Kebanyakan dari mereka justru panik. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan eduksi soal mitigasi bencana kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana.
Maka dari itu, mitigasi bencana menjadi hal penting yang bisa membantu kita untuk mengurangi kerugian bencana alam. Salah satu cara mengurangi kerugian bencana alam adalah dengan mengadakan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya mitigasi bencana. Namun, apa arti sebenarnya mitigasi bencana itu?
Menurut laman resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemerintah Kabupaten Bogor, Jumat, (6/1/2023). Mitigasi adalah upaya yang dilakukan untuk mengurangi risiko bencana. Bisa dikatakan, mitigasi bencana adalah segala upaya mulai dari pencegahan sebelum suatu bencana terjadi, sampai dengan penanganan usai suatu bencana terjadi.
Hal terkait mitigasi juga diatur dalam UU Nomor 24 Tahun 2007. Undang-Undang tersebut juga memuat definisi tentang mitigasi. Menurut UU 24 Tahun 2007, mitigasi adalah serangkaian upaya untuk mengurangi resiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana.
Mitigasi bencana sering kali dikaitkan dalam teori persepsi risiko. Dilansir dari Kumparan (6/1/2023) teori persepsi risiko merupakan teori yang berpandangan bahwa perilaku manusia ditentukan oleh persepsinya masing-masing. Mudahnya, semua tindakan kita akan ditentukan oleh sudut pandang kita sendiri.
Berkaitan dengan teori tersebut, jika kita mempunyai persepsi risiko atau tingkat kewaspadaan yang tinggi terhadap bencana alam. Alhasil kita menyadari suatu bencana alam berisiko untuk diri kita, maka kita akan lebih mudah untuk mengubah perilaku kita dan mempersiapkan diri akan bencana alam yang akan datang.
Share this Articles
Villa Hejo Kiarapayung, Kp. Kiarapayung, RT 004 RW 004, Desa/Kec. Panggarangan, Kab. Lebak, Banten - 42392
Copyright 2025, GMLS. All Rights Reserved.